Jumani Jumani
Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Hotspot Pada Kawasan Konservasi Di Cagar Alam Muara Kaman Sedulang Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021-2023 Zainul Robiansyah; Heni Emawati; Jumani Jumani; Ismail Ismail; Maya Preva Biantary
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i2.9246

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu kejadian alam yang rutin terjadi di Indonesia dan selalu menjadi masalah serius yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah titik hotspot dan mengidentifikasi lokasi rawan kebakaran hutan dari sebaran titik hotspot di Cagar Alam Muara Kaman Sedulang dalam 3 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan data titik hotspot dari pantauan website SiPongi milik Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021-2023. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif, yakni dengan cara memaparkan data dan informasi akurat yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan dan pengolahan data. Hasil penelitian ini adalah akumulasi jumlah titik hotspot setiap tahunnya dari data tiga tahun terakhir di kawasan Cagar Alam Muara Kaman Sedulang yaitu pada tahun 2021 sebanyak 1 titik hotspot, tahun 2022 sebanyak 7 titik hotspot dan tahun 2023 sebanyak 644 titik hotspot, dimana desa yang paling sering terdeteksi titik hotspot yaitu Desa Liang Buaya 213 titik hotspot, Desa Muara Kaman Ulu 144 titik hotspot, Desa Sedulang 129 titik hotspot dan Desa Tunjungan 87 titik hotspot. Sedangkan desa yang tidak terdapat titik hotspot dalam 3 tahun terakhir adalah Desa Ngayau, Desa Muara Bengkal Ilir, Desa Kelinjau Ulu dan Desa Senyiur. Hasil observasi lapangan menunjukkan lokasi-lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan pada kawasan Cagar Alam Muara Kaman Sedulang berada pada tutupan lahan rawa, baik itu rawa yang berhutan, rawa semak dan rawa berair. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi semua merupakan tipe kebakaran permukaan sehingga cepat kembali pulih secara alami pada saat musim hujan.
KEBERHASILAN HIDUP STEK PUCUK MERAWAN (Hopea odorata Roxb.) DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA KONSENTRASI ROOTONE-F Agustinus Frederiku Hirung; Jumani Jumani; Legowo Kamarubayana; Muhammad Rizyan Anggra Hidayat
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.9014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Rootone-F untuk kemampuan berakar stek pucuk merawan dan lama perendaman Rootone-F untuk memperolah kemampuan berakar stek pucuk merawan yang terbaik. Penelitian mwnggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) pola factorial 3 x 10 x 48 dan didalam masing-masing ulangan berisi 10 stek pucuk dengan perlakuan konsentrasi Rootone-F (Kontrol, 200 ppm, 350 ppm, 500 ppm) dan lama perendaman (kontrol, 8 jam, 16 jam, dan 24 jam). Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hidup tanaman tertinggi sebesar 81,25 % pada ulangan 1. Hasil sidik ragam persentase hidup dari perlakuan dosis hormon dan lama perendaman memberikan pengaruh yang signifikan terhadap interaksi kombinasi pemberian dosisi Rootone-F dengan perlakuan lama perendaman. Sedangkan parameter tunas baru, daun baru, panjang akar dan jumlah akar hasil sidik ragam tidak signifikan atau tidak berbeda nyata.
BUDAYA KERJA KARYAWAN DI CV WANA KARYA SAMARINDA DENGAN PENERAPAN MENAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Masitah Indriani; Fenny Fajriani; Zuhdi Yahya; Ismail Ismail; Zikri Azham; Tazri Amrullah; Jumani Jumani
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v3i2.9054

Abstract

Perkembangan industri kayu di Indonesia memiliki resiko kecelakaan walaupun dalam skala kecil dibanding pertambangan. Industri kayu merupakan salah satu industri kehutanan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan utamanya. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek fundamental dalam industri dan organisasi modern, yang berkaitan dengan menjaga karyawan tetap sehat, aman, dan produktif. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Juli 2025 mulai jam 8.00 Wita pagi sampai selesai, di CV Mana Karya Samarinda. Peserta adalah karyawana CV Wana Karya, Dosen dan mahasisswa Fakultas Pertanian Untag 1945 Samarinda.  Metode dalam abdimas ini adalah memberikan materi berupa slide (ceramah), kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang dicapai dalam abdimas ini adalah memberikan masukan betapa pentingnya keselamtan dan kesehtan kerja bagi karyawan CV Wana Karya Samarinda. Hasil diskusi dengan karyawan langsung masih ada yang belum disiplin dalam penggunaan masker dan sepatu standar. CV Wana Karya telah menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja namun masih kurang disiplin dalam pemakaian sepatu, pelindung suara dan masker kerja.