Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Concept of Knowledge in the Qur'an: A Perspective from Majid Irsan al Kailany Sumarno Sumarno; Darmanto Darmanto; Khusna Zanuba Alfin
Al-Lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Vol 9 No 2 (2023): Al-Lubab
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Tempurrejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/al-lubab.v9i2.5725

Abstract

This paper delves into the concept of knowledge as portrayed in the Quran, utilizing the perspective of Majid Irsan al Kailany, a renowned Islamic scholar known for his profound works in philosophy and Islamic education. The primary objective is to elucidate the Quranic viewpoint on knowledge, its purpose, sources, and implications, as interpreted by Majid Irsan al Kailany. The study employs a qualitative approach, analyzing relevant Quranic verses and interpreting them through the lens of Majid Irsan al Kailany's scholarly works, particularly his treatise on Islamic philosophy and education. The analysis involves identifying key themes related to knowledge, exploring their significance, and understanding their implications in the context of Islamic teachings. The analysis reveals several key findings. Firstly, the Quran underscores the importance of knowledge as a means to draw closer to Allah, emphasizing its spiritual dimension. Secondly, the Quran is depicted as a comprehensive source of knowledge encompassing various aspects of life and the universe, beyond mere moral guidance. Thirdly, belief in Allah and the Quran is highlighted as a fundamental prerequisite for the pursuit and acquisition of knowledge. Lastly, a profound understanding and practical application of Quranic teachings are deemed essential in obtaining beneficial knowledge. The study concludes that according to Majid Irsan al Kailany's perspective, the Quran promotes knowledge as a spiritual endeavor to understand the greatness of Allah and His creation. It emphasizes the Quran's role as a multifaceted source of knowledge and underscores the importance of belief, deep understanding, and practical application of its teachings in acquiring beneficial knowledge for human life.
Peran Seni Hadroh dalam Meningkatkan Ketrampilan dan Karakter Anak di TPA Al-Barokah Nglantung Bangunrejo Muwahidah Nurhasanah; Khusna Zanuba Alfin; Abdul Jabar Idharudin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1222

Abstract

Seni hadroh merupakan bagian penting dari budaya Islam, terutama di masyarakat desa yang kental dengan nilai-nilai keagamaan. Seni hadroh berperan penting dalam meningkatkan keterampilan dan karakter anak melalui pengembangan nilai-nilai religius, disiplin, dan kerja sama. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan musikal, tetapi juga membentuk karakter positif yang mendukung pertumbuhan moral dan sosial anak. Keterampilan anak dalam seni hadroh berkembang melalui latihan rutin yang melibatkan berbagai aspek musikalitas, seperti ritme, melodi, dan harmoni. Dalam proses belajar, anak-anak diajarkan cara memainkan alat musik tradisional seperti rebana dan marawis, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan musikal mereka, tetapi juga melatih konsentrasi dan ketepatan. Selain itu, seni hadroh mendorong anak untuk berkolaborasi dalam kelompok, sehingga mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai pendapat orang lain. Melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya mengasah keterampilan seni, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan disiplin yang akan bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan seni hadroh sebagai media dakwah dan penguatan identitas budaya Islam di masyarakat desa. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pemain hadroh serta tokoh masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni hadroh tidak hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media dakwah yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam. Selain itu, praktik seni hadroh juga memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat identitas budaya Islam di masyarakat desa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan dan perhatian lebih lanjut terhadap pengembangan seni hadroh sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Islam di tingkat lokal.