Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Islamic Financial Literacy and Fintech Investment for Diaspora in Turkey Praswati, Aflit Nuryulia; Rahmatdi; Nandya Octanti Pusparini; Nurul Latifatul Inayati; Arief Dwi Saputra,; Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad
Abdi Psikonomi Vol 6, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v6i2.12742

Abstract

The Indonesian diaspora in Turkey, particularly students and migrant workers, continues to face challenges in Islamic financial literacy as well as limited access to information on investment opportunities in Indonesia through financial technology (fintech). Such conditions may hinder optimal financial management. To address these issues, this community engagement program was designed to equip the diaspora with an understanding of Islamic financial principles and provide education on investment opportunities through fintech platforms, both sharia-based and conventional. The activities were conducted through interactive seminars, discussions, and mentoring sessions delivered in both online and offline formats, in collaboration with PCIM Turkey, the PPI Turkey community, and Gelin as strategic partners. The program adopted a multidisciplinary approach by involving lecturers from the Faculty of Islamic Studies to deliver counseling on sharia aspects of investment. The implementation stages included program planning, partner coordination, site surveys, seminars, and evaluation through pre-tests and post-tests. The evaluation results demonstrated an increase in participants’ understanding of Islamic financial literacy and fintech utilization. Program documentation was disseminated through social media, the UMS news portal, and the Muhammadiyah news portal, while a social media group was established as a sustainable channel for communication and follow-up mentoring.
Sinergi Edukasi Literasi Keuangan Digital dan Peningkatan Fasilitas Masjid dalam Melindungi Jamaah dari Penipuan Online Fajar Kholillulloh; Nandya Octanti Pusparini; Bella Ananda Chairunnisa; Lego Waspodo; Dona Primasari; Trian Gigih Kuncoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5399

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan kemudahan transaksi keuangan masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai risiko kejahatan digital, khususnya penipuan online yang banyak menyasar kelompok lanjut usia dengan tingkat literasi digital yang masih rendah. Masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial memiliki potensi strategis untuk menjadi media edukasi berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital jamaah Masjid Baitul Muslim di Dusun Timbang, Desa Kebanggan, Kabupaten Banyumas, sekaligus meningkatkan kenyamanan beribadah melalui perbaikan fasilitas masjid. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk edukasi dan penyuluhan literasi keuangan digital yang dilengkapi dengan simulasi pengenalan modus penipuan online, serta pengadaan dan pemasangan karpet masjid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jamaah terhadap ciri-ciri penipuan digital, di mana sebagian besar jamaah mampu mengenali dan menyebutkan karakteristik utama modus penipuan online setelah kegiatan edukasi. Selain itu, peremajaan fasilitas masjid memberikan dampak positif terhadap kenyamanan jamaah dalam beribadah dan mendukung keberlangsungan kegiatan sosial keagamaan. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat yang adaptif terhadap tantangan era digital serta meningkatkan perlindungan masyarakat dari risiko penipuan online.