Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERANCANGAN RUANG PUBLIK TERINTEGRASI WISATA SUSUR SUNGAI DI DESA BOJONG KULUR Dewi, Julia; Thiodore, Jacky; Amunisianto, Gregorius Anugrah Gegana; Prakoso, Susinety; Yosefanny, Felicia; Limas, Jessica Novia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i2.56850

Abstract

Desa Bojong Kulur merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Desa Bojong Kulur secara geografis diapit oleh dua buah sungai yaitu Sungai Cikeas di sisi sebelah barat dan Sungai Cileungsi di sisi sebelah timur. Potensi dan daya tarik alam pada sungai Cikeas menarik untuk dikembangkan sebagai wisata susur sungai. Pemerintah Desa mengembangkan Desa Bojong Kulur sebagai Desa Wisata dengan memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki. Selain potensi alam sungai, Desa Bojong Kulur juga memiliki populasi yang cukup tinggi sejumlah 70.156 jiwa. Populasi yang cukup tinggi juga menjadi potensi sumber daya manusia yang baik untuk pengembangan desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Bojong Kulur merupakan kerja sama Program Studi Arsitektur UPH dan Fakultas Pariwisata UPH dengan mitra Pemerintah Desa Bojong Kulur dan Kemenparekraf. Kegiatan PKM meliputi proses pengumpulan data melalui FGD dengan pemerintah dan masyarakat desa, observasi dan pemetaan site, dan proses desain. Kegiatan PKM di Desa Bojong Kulur ini berhasil merancang usulan pengembangan dan desain untuk ruang publik pada empat lokasi pengembangan wisata susur sungai yang menjadi bagian dari master plan Desa Wisata Bojong Kulur
CIPTA RUANG BERSAMA ANAK DALAM PERUMUSAN STRATEGI DESAIN HUNIAN RAMAH ANAK DI PANTI ASUHAN SANTO YUSUP SINDANGLAYA CIPANAS Prakoso, Susinety; Dewi, Julia; Handoyo, Andreas Dwiputro; Srinaga, Felia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.43773

Abstract

Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya Cipanas adalah panti asuhan yang diresmikan pada Tahun 1949 dan dikelola oleh Ordo Fransiskan, serta menampung sekitar 194 anak asuh usia pendidikan dasar hingga menengah. Sejalan dengan usianya yang sudah 75 tahun, maka ada kebutuhan untuk melakukan pemugaran dan perluasan bangunan, khususnya pada bangunan hunian atau wisma. Wisma Klara adalah salah satu wisma untuk 58 anak asuh putri kelas 7-9 (usia 12-15 tahun) di lingkungan panti asuhan yang mendesak untuk direnovasi guna menampung lebih banyak anak-anak asuh. Harapannya adalah menjadikan wisma Klara tidak hanya sebagai tempat berlindung secara fisik, namun sebagai model hunian bagi renovasi wisma-wisma lain selanjutnya di lingkungan panti asuhan. Kegiatan PKM ini merupakan bagian dalam upaya mewujudkan kebutuhan dan harapan panti asuhan. Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah pendekatan cipta ruang bersama anak. Pendekatan ini dipilih agar menghasilkan strategi desain renovasi Wisma Klara yang berkelanjutan dan ramah terhadap anak. Cipta ruang bersama anak menghasilkan rumusan strategi desain yang meliputi: integrasi ruang-ruang dengan kesamaan sifat, penyusunan ruang berdasarkan urutan aktivitas, pengaturan kejelasan pola sirkulasi, penyediaan ruang kreatif minat bakat yang meminimalkan gangguan antar aktivitas, keterbukaan ruang melalui penyediaan ruang terbuka hijau, serta penerapan aspek-aspek stimulasi lingkungan pada ruang.
PERANCANGAN RUANG PUBLIK TERINTEGRASI WISATA SUSUR SUNGAI DI DESA BOJONG KULUR Dewi, Julia; Thiodore, Jacky; Amunisianto, Gregorius Anugrah Gegana; Prakoso, Susinety; Yosefanny, Felicia; Limas, Jessica Novia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i2.56850

Abstract

Desa Bojong Kulur merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Desa Bojong Kulur secara geografis diapit oleh dua buah sungai yaitu Sungai Cikeas di sisi sebelah barat dan Sungai Cileungsi di sisi sebelah timur. Potensi dan daya tarik alam pada sungai Cikeas menarik untuk dikembangkan sebagai wisata susur sungai. Pemerintah Desa mengembangkan Desa Bojong Kulur sebagai Desa Wisata dengan memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki. Selain potensi alam sungai, Desa Bojong Kulur juga memiliki populasi yang cukup tinggi sejumlah 70.156 jiwa. Populasi yang cukup tinggi juga menjadi potensi sumber daya manusia yang baik untuk pengembangan desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Bojong Kulur merupakan kerja sama Program Studi Arsitektur UPH dan Fakultas Pariwisata UPH dengan mitra Pemerintah Desa Bojong Kulur dan Kemenparekraf. Kegiatan PKM meliputi proses pengumpulan data melalui FGD dengan pemerintah dan masyarakat desa, observasi dan pemetaan site, dan proses desain. Kegiatan PKM di Desa Bojong Kulur ini berhasil merancang usulan pengembangan dan desain untuk ruang publik pada empat lokasi pengembangan wisata susur sungai yang menjadi bagian dari master plan Desa Wisata Bojong Kulur
CIPTA RUANG BERSAMA ANAK DALAM PERUMUSAN STRATEGI DESAIN HUNIAN RAMAH ANAK DI PANTI ASUHAN SANTO YUSUP SINDANGLAYA CIPANAS Prakoso, Susinety; Dewi, Julia; Handoyo, Andreas Dwiputro; Srinaga, Felia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.43773

Abstract

Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya Cipanas adalah panti asuhan yang diresmikan pada Tahun 1949 dan dikelola oleh Ordo Fransiskan, serta menampung sekitar 194 anak asuh usia pendidikan dasar hingga menengah. Sejalan dengan usianya yang sudah 75 tahun, maka ada kebutuhan untuk melakukan pemugaran dan perluasan bangunan, khususnya pada bangunan hunian atau wisma. Wisma Klara adalah salah satu wisma untuk 58 anak asuh putri kelas 7-9 (usia 12-15 tahun) di lingkungan panti asuhan yang mendesak untuk direnovasi guna menampung lebih banyak anak-anak asuh. Harapannya adalah menjadikan wisma Klara tidak hanya sebagai tempat berlindung secara fisik, namun sebagai model hunian bagi renovasi wisma-wisma lain selanjutnya di lingkungan panti asuhan. Kegiatan PKM ini merupakan bagian dalam upaya mewujudkan kebutuhan dan harapan panti asuhan. Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah pendekatan cipta ruang bersama anak. Pendekatan ini dipilih agar menghasilkan strategi desain renovasi Wisma Klara yang berkelanjutan dan ramah terhadap anak. Cipta ruang bersama anak menghasilkan rumusan strategi desain yang meliputi: integrasi ruang-ruang dengan kesamaan sifat, penyusunan ruang berdasarkan urutan aktivitas, pengaturan kejelasan pola sirkulasi, penyediaan ruang kreatif minat bakat yang meminimalkan gangguan antar aktivitas, keterbukaan ruang melalui penyediaan ruang terbuka hijau, serta penerapan aspek-aspek stimulasi lingkungan pada ruang.