Albertus Fenanlampir
Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Desain Lembar Kerja Peserta Didik dengan Model Problem Based Learning di SD Inpres 19 Ambon Marleny Leasa; Albertus Fenanlampir; Johanes Pelamonia; Melvie Talakua; John Rafafy Batlolona
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.61298

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini memiliki tujuan untuk menghasilkan produk LKPD yang inovatif dengan pengembangan keterampilan hidup abad 21 terutama kemampuan pemecahan masalah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan guru pada kompetensi pedagogis ideal seiring dengan tuntutan globalisasi, serta membudayakan guru untuk aktif berperan dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan kreatif sesuai dengan karakteristik siswa SD. Calon mitra yang berperan sebagai subyek dalam kegiatan ini SD Inpres 19 Ambon. Mitra merindukan adanya evolusioner yang signifikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas yang masih didominasi dengan teacher centered learning. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini antara lain: Adapun metode pendekatan yang digunakan adalah: sosialisasi, workshop, dan praktik pembelajaran dengan menggunakan PBL. Sosialisasi untuk mendorong peserta memahami PBL dari aspek teoritis, workshop untuk pengembangan LKPD PBL, serta praktik pembelajaran dengan PBL. Diharapkan desain dan pola pembelajaran di kelas dengan PBL menjadi lebih berkualitas dan mampu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SPRINT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 35 MALUKU TENGAH Rahna Astrid Pawae; Albertus Fenanlampir; Johny Melvin Tahapary
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.12135

Abstract

Physical education plays an important role in developing students’ motor competence; however, sprint learning at SMP Negeri 35 Central Maluku still faces obstacles in the form of low learning outcomes and minimal active student involvement in the learning process. This study aims to describe and analyze the improvement of sprint learning outcomes among grade VII students through the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart spiral design, which consists of four stages, namely planning, acting, observing, and reflecting, conducted across two cycles. The research subjects comprised 18 students, consisting of 10 male students and 8 female students. Data were collected through performance tests, structured observation, written tests, and documentation, then analyzed using quantitative descriptive techniques. The results showed a significant improvement in learning mastery, increasing from 6% in the pre-action stage to 50% in cycle I, and reaching 100% in cycle II. The class average score also rose from 64 in the pre-action stage to 73 in cycle I and 78 in cycle II. Therefore, it can be concluded that implementing the cooperative Teams Games Tournament (TGT) learning model effectively improves sprint learning outcomes. ABSTRAK Pendidikan jasmani memegang peran penting dalam pengembangan kompetensi gerak peserta didik, namun pembelajaran lari sprint di SMP Negeri 35 Maluku Tengah masih menghadapi kendala berupa rendahnya hasil belajar serta minimnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan hasil belajar sprint siswa kelas VII melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa yang terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja, observasi terstruktur, tes tertulis, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar yang signifikan, yaitu dari 6% pada pra-tindakan menjadi 50% pada siklus I, dan mencapai 100% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas juga meningkat dari 64 pada pra-tindakan menjadi 73 pada siklus I dan 78 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar lari sprint pada siswa kelas VII SMP Negeri 35 Maluku Tengah secara menyeluruh dan berkelanjutan. Â