Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN STAD DIPADUKAN DENGAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KONSEP SISTEM PERNAPASAN MANUSIA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI LATIHAN I AMBON Johanes Pelamonia; Anivera Barataman
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 10 No 1 (2022): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol10issue1page80-88

Abstract

Memberdayakan siswa berpikir dapat dilakukan dengan mengintegrasikan komponen-komponen berpikir pada setiap bahan pembelajaran maupun aktivitas siswa. Ketrampilan berpikir dan proses serta fungsi kognitif dapat dimediasi dan dikembangkan dengan memperluas cakupan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran model pembelajaran STAD dipadukan dengan Video Animasi untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD Negeri Latihan 1 Ambon. Pembelajaran dengan model STAD mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa selama proses pembelajaran. Dari keseluruhan siklus yang terdiri 4 pertemuan, diperoleh data peningkatan nilai tes persiklus. Hasil yang meningkat ini menunjukan bahwa guru sudah mampu menerapkan model Pembelajaran STAD dipadukan dengan Video Animasi untuk mengetahui hasil belajar IPA.
Pelatihan Desain Lembar Kerja Peserta Didik dengan Model Problem Based Learning di SD Inpres 19 Ambon Marleny Leasa; Albertus Fenanlampir; Johanes Pelamonia; Melvie Talakua; John Rafafy Batlolona
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.61298

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini memiliki tujuan untuk menghasilkan produk LKPD yang inovatif dengan pengembangan keterampilan hidup abad 21 terutama kemampuan pemecahan masalah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan guru pada kompetensi pedagogis ideal seiring dengan tuntutan globalisasi, serta membudayakan guru untuk aktif berperan dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan kreatif sesuai dengan karakteristik siswa SD. Calon mitra yang berperan sebagai subyek dalam kegiatan ini SD Inpres 19 Ambon. Mitra merindukan adanya evolusioner yang signifikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas yang masih didominasi dengan teacher centered learning. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini antara lain: Adapun metode pendekatan yang digunakan adalah: sosialisasi, workshop, dan praktik pembelajaran dengan menggunakan PBL. Sosialisasi untuk mendorong peserta memahami PBL dari aspek teoritis, workshop untuk pengembangan LKPD PBL, serta praktik pembelajaran dengan PBL. Diharapkan desain dan pola pembelajaran di kelas dengan PBL menjadi lebih berkualitas dan mampu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
Guided Inquiry-Based Learning to Enhance Elementary School Students’ Participation and Critical Thinking Lusiana Fernatubun; Marleny Leasa; Johanes Pelamonia; John Rafafy Batlolona
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 8, No 2 (2026): July
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v8i2.10662

Abstract

Elementary school students’ critical thinking skills remain relatively low, particularly in science learning, which tends to be teacher-centered and emphasizes rote memorization of concepts. This condition results in low student engagement in scientific thinking processes and less optimal learning outcomes. This study aims to analyze the effect of implementing the guided inquiry learning model on students’ scientific critical thinking skills. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The research subjects consisted of 28 fifth-grade students at SD Negeri 38 Ambon, who were divided into an experimental group and a control group. The research instruments included a critical thinking test (pretest and posttest), observation sheets, and documentation. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, and mean difference tests. The results showed that the average posttest score of critical thinking skills in the experimental group was higher than that of the control group. Statistical testing revealed a significant difference between the two groups, indicating that the implementation of the guided inquiry model had a positive effect on improving students’ critical thinking skills. Guided inquiry learning encourages students to actively engage in observing phenomena, formulating problems, developing hypotheses, conducting investigations, and drawing conclusions based on data. Therefore, it can be concluded that the guided inquiry learning model is effective as an alternative science learning strategy to enhance elementary school students’ critical thinking skills and to create more meaningful, student-centered learning.
Penerapan Unplugged Coding untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Peserta Didik Sekolah Dasar di SD Al Hilaal 5 Kranjang Eka Sriwahyuni; Melvie Talakua; Hiba Dertyana Siregar; Abdul Sofyan; Johanes Pelamonia; Ilin Detek; Suriba Ode Jaliy
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1943

Abstract

This community service activity was conducted at SD Al Hilaal 5 Kranjang to address limited technological facilities and students’ lack of experience in logical and systematic thinking activities. As a solution, the service team implemented the unplugged coding method, which introduces programming concepts without using computers through paper-based activities that are appropriate for the characteristics of elementary school students. The program was carried out over two days and involved 151 students from grades 1 to 6. The first day focused on students in grades 1–3 through basic logic activities, sequential instructions, and simple patterns. The second day was intended for students in grades 4–6 through a color multiplication coding activity. The implementation methods included socialization, training, technology application, mentoring, evaluation, and program sustainability. The results showed an improvement in students’ computational thinking skills across all assessed aspects. The highest increase was found in basic logical understanding, reaching 27%. These findings indicate that unplugged coding is effective, contextual, and sustainable for elementary school students.
PENGARUH MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA DI SD Imelda Uneputty; Dominggus Rumahlatu; Johanes Pelamonia; Eka Sriwahyuni
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14662

Abstract

Science learning on the material of changes in the state of matter in fourth grade is often considered abstract and boring due to the dominance of lecture methods, resulting in low student learning outcomes. This study aims to determine the effect of using pop-up book learning media on the science learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri 61 Ambon. This study employed a quantitative approach with a one group pretest-posttest design. The population and sample consisted of all 23 fourth-grade students at SD Negeri 61 Ambon. The sampling technique used total sampling (saturated sampling), in which all members of the population were included as research participants. Data were collected using tests in the form of pretest and posttest, as well as observation. Data analysis included descriptive analysis, normality test, homogeneity test, Paired Sample T-Test, and N-Gain analysis. The results showed that the students' average pretest score was 51.85 and increased to 69.67 in the posttest. The Paired Sample T-Test produced a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference in learning outcomes before and after the treatment. Furthermore, the N-Gain analysis yielded an average score of 0.4020, categorized as moderate. Therefore, the use of pop-up book media had a significant effect on improving science learning outcomes on the material of changes in the state of matter among fourth-grade students at SD Negeri 61 Ambon. The pop-up book media helps transform abstract concepts into more concrete and visual representations, thereby supporting students' understanding and engagement during the learning process. ABSTRAK Pembelajaran IPA materi perubahan wujud benda di kelas IV SD sering kali dianggap abstrak dan membosankan karena dominasi metode ceramah, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran pop-up book terhadap hasil belajar IPA materi perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SD Negeri 61 Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 61 Ambon yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling (sampel jenuh), yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest serta observasi. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 51,85 meningkat menjadi 69,67 pada posttest. Hasil Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,4020 dengan kategori sedang. Dengan demikian, penggunaan media pop-up book berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPA materi perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SD Negeri 61 Ambon. Media pop-up book membantu mengubah konsep yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret dan visual sehingga dapat mendukung pemahaman serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.