Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDEKATAN NATURAL LANGUAGE PROCESSING PADA HASIL EKSTRAKSI FONEM UNTUK KOREKSI UCAPAN BIBIR SUMBING Muhammad Imam Dinata; Anggreni Anggreni
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 2 (2026): EDISI 28
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i2.7547

Abstract

Gangguan bicara akibat bibir sumbing (cleft lip and/or palate) dapat memengaruhi kualitas komunikasi penderita karena menyebabkan perubahan pada artikulasi dan resonansi suara. Kondisi ini mengakibatkan ujaran yang dihasilkan menjadi kurang jelas sehingga berpotensi menimbulkan kesulitan dalam proses komunikasi sehari-hari. Metode Mel-Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) digunakan untuk mengolah data dan Support Vector Machine (SVM) digunakan untuk mengklasifikasikan data tersebut. Dataset yang digunakan merupakan data primer berupa 350 rekaman suara berformat WAV yang diperoleh dari penderita bibir sumbing. Proses klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma SVM dengan kernel Radial Basis Function (RBF), parameter C sebesar 10, dan gamma bernilai scale. Evaluasi performa model dilakukan menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model SVM berbasis fitur MFCC mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 73%. Kinerja terbaik diperoleh pada kelas vokal /e/ dengan nilai F1-score sebesar 83%, sedangkan performa terendah terdapat pada kelas vokal /i/ dengan nilai F1-score sebesar 25%. Selain itu, model menghasilkan nilai Weighted F1-score sebesar 71%. Temuan ini menunjukkan potensi pemanfaatan metode tersebut sebagai dasar pengembangan sistem pengenalan suara dan teknologi pendukung terapi wicara berbasis kecerdasan buatan bagi penderita bibir sumbing.
MODEL INTEGRASI USER EXPERIENCE DESIGN DALAM SOFTWARE DEVELOPMENT LIFECYCLE BERBASIS AGILE Arif Rahman; Anggreni Anggreni
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 1 (2026): EDISI 27
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i1.7347

Abstract

Transformasi digital dalam sektor transportasi menuntut pengembangan sistem yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki kualitas User Experience (UX) yang baik. Namun, integrasi UX dalam Software Development Lifecycle (SDLC) berbasis Agile masih belum terstruktur dan sering dilakukan secara terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi UX dalam SDLC berbasis Agile serta menguji kualitasnya dibandingkan dengan model non UX-Agile pada aplikasi tiket ferry. Metode yang digunakan adalah design research dengan tahapan observasi, wawancara, analisis kebutuhan, perancangan model, serta pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS), waktu penyelesaian tugas, dan error rate. Pengujian dilakukan terhadap 100 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model UX-Agile memiliki kualitas usability yang lebih baik dengan skor SUS sebesar 82,5 dibandingkan 67,0 pada model non UX-Agile. Selain itu, model UX-Agile lebih efisien dengan waktu penyelesaian tugas lebih cepat serta lebih efektif dengan tingkat kesalahan yang lebih rendah dan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Dengan demikian, integrasi UX secara iteratif dalam Agile terbukti meningkatkan kualitas sistem yang dikembangkan.
PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN ORGANISASI HIMPUNAN MAHASISWA SISTEM DAN TEKNOLOGI PELATIHAN DASAR BAGI HIMPUNAN MAHASISWA STI UNTUK PENGUATAN KAPASITAS ORGANISASI Muhammad Rizkillah; Muhammad Imam Dinata; Anggreni Anggreni; Fitri Astutik; Idham Idham
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36815

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Kepemimpinan merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa sebagai agen perubahan dalam organisasi kemahasiswaan. Namun, hasil observasi pada Himpunan Mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi (HIMASTI) Universitas Muhammadiyah Mataram menunjukkan rendahnya pemahaman dasar kepemimpinan, kepercayaan diri dalam memimpin, serta efektivitas komunikasi anggota organisasi. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan dasar kepemimpinan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengelola organisasi secara optimal. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari melalui metode partisipatif, meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi peran. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta refleksi akhir kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kepemimpinan peserta, termasuk kemampuan mengambil keputusan, bekerja sama, berkomunikasi dalam konteks organisasi serta menghasilkan rekomendasi perbaikan tata kelola organisasi. Secara keseluruhan, program pelatihan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa dan pembentukan karakter  organisasi yang lebih produktif. Pelatihan lanjutan disarankan agar pengembangan kepemimpinan dapat terus berkelanjutan.Kata kunci: Kepemimpinan; Organisasi Kemahasiswaan; Pelatihan Dasar; Soft Skills; HIMASTI.ABSTRACTLeadership is an essential capability that must be possessed by students as agents of change within student organizations. However, observations of the Student Association of Information Systems and Technology (HIMASTI) at Muhammadiyah University of Mataram indicate a low level of basic leadership understanding, limited self-confidence in leading, and ineffective communication among organization members. Therefore, a basic leadership training program was conducted to enhance students’ capacity to manage organizations more effectively.The training was carried out over two days using participatory methods, including interactive material delivery, group discussions, case studies, and role-playing simulations. The evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, as well as final reflections at the end of the program. The results of the training demonstrate improvements in participants’ leadership knowledge, attitudes, and skills, including decision-making abilities, teamwork, and communication within an organizational context, as well as the generation of recommendations for improving organizational governance. Overall, this training program contributes to strengthening students’ leadership capacity and fostering a more productive organizational character. Further training is recommended to ensure the sustainability of leadership development.Keywords: Leadership; Student Organization; Basic Training; Soft Skills; HIMASTI.