Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dimensi Sosial Dan Regulasi Fiskal: Studi Kualitatif Tentang Perpajakan Di Yayasan Sosial Antonius Anton; Khristina Yunita; Nina Febriana Dosinta
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 11, No 1 (2026): Journal Akuntansi Manajerial
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v11i1.8994

Abstract

This study aims to explore how the management of social foundations serving children with physical disabilities understand and manage their tax obligations, as well as how tax compliance contributes to organizational accountability and legitimacy. This research employs a qualitative approach through in-depth interviews, documentation, and non-participant observation to gain a comprehensive understanding of the experiences and practices of foundation managers in responding to fiscal demands. The findings show that the managers’ understanding of taxation remains limited and does not fully cover the technical aspects required for withholding, depositing, and reporting taxes. Limited human resources, manual administrative systems, and the lack of training create challenges that slow down the compliance process. The study also identifies a dilemma between fulfilling social service needs and meeting fiscal obligations due to budget constraints and administrative capacity. Nevertheless, tax compliance enhances accountability and strengthens public trust in the foundation. The study concludes that tax compliance is not only a formal requirement but also an essential component of good governance and organizational legitimacy. The implications suggest the need for improved tax literacy, the development of stronger administrative systems, and continuous technical support to enable foundations to meet their fiscal responsibilities more effectively and sustainably.
Analisis Implementasi Coretax Sebagai Administrasi Perpajakan Di Sektor Perkebunan Kelapa Sawit Agus Wijayanto; Elok Heniwati; Khristina Yunita; Nina F Dosinta
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025): Journal Akuntansi Manajerial
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.8797

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Core Tax Administration System (CoreTax) sebagai instrumen administrasi perpajakan pada sektor perkebunan kelapa sawit yang memiliki kompleksitas fiskal tinggi. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Manajer Keuangan, Staf Akuntansi serta analisis laporan keuangan dan dokumen perpajakan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CoreTax berada pada tahap transisi dimana sebagian kewajiban perpajakan seperti PPN, PPh Badan dan withholding tax telah terintegrasi, namun masih terdapat proses paralel dengan sistem manual. Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi di wilayah Perkebunan kelapa sawit, rendahnya literasi digital pegawai akuntansi serta gangguan sistem yang mengakibatkan keterlambatan pelaporan. Perusahaan merespons hambatan tersebut melalui strategi adaptasi bertahap termasuk pelatihan internal, pendampingan konsultan pajak dan penerapan pencatatan ganda. Meskipun menghadapi kendala, penerapan CoreTax memberikan manfaat signifikan berupa peningkatan efisiensi waktu, akurasi pelaporan fiskal serta transparansi administrasi perpajakan. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi perpajakan bukan sekadar perubahan teknis, melainkan proses sosio-teknis yang membutuhkan kesiapan organisasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Secara akademis penelitian ini memperkaya literatur akuntansi perpajakan dengan perspektif sektoral pada industri kelapa sawit, sedangkan secara praktis hasilnya memberikan rekomendasi bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan pemanfaatan CoreTax untuk meningkatkan kepatuhan dan efektivitas administrasi fiskal di Indonesia.