Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Reciproal Teaching Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Kelas 4 Fadhi Dzil Ikrom; Ajat Sudrajat; Mia Jumiah; Tsani Karman Billah
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa SD kelas 4 melalui penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan mencari jurnal yang sudah ada kemudian membandingkannya. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Kesimpulan utama adalah bahwa pendekatan ini dapat menjadi alternatif yang berharga dalam upaya meningkatkan literasi bacaan di tingkat dasar.
Implementasi Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Kelas IV SDN Padek 1 Tsani Karman Billah; Sastra Wijaya; Maulina Rahayu
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di SDN Padek 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, ditandai dengan keaktifan dalam eksplorasi, diskusi, serta pemecahan masalah. Proses pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa. Selain itu, suasana belajar yang interaktif dan kolaboratif turut mendorong terjalinnya komunikasi dan kerjasama antar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, sekaligus mempersiapkan siswa menjadi pembelajar aktif, kritis, dan mandiri.