Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Bisnis Melalui Bussines Model Canvas (BMC) untuk Inisiasi Usaha Mandiri Olahan Buah Lokal Di Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Jember Andi Eko Wiyono; Herlina Herlina; Elok Sri Utami; Muhammad Irfan Hilmi; Eko Priyantono; Yolanda Maulani Tiwakana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1109

Abstract

Salah satu buah lokal yang sangat melimpah saat musimnya tiba yaitu buah jeruk. Desa yang memiliki perkebunan jeruk yaitu Desa Mundurejo, kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Banyaknya hasil panen jeruk tidak luput dengan beberapa permasalahan yang muncul terutama pada perekonomian yang tidak stabil dan juga kurangnya pemanfaatan teknologi pada olahan buah jeruk. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu untuk mewujudkan legalitas produk dan usaha serta menyusun usaha yang komersial dengan Bussines Model Canvas (BMC) sebagai rintisan usaha mandiri masyarakat, selain itu juga dapat melakukan pengembangan ekonomi lokal berbasis olahan buah lokal agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan ialah pembekalan materi, praktek, pendampingan dan pemantauan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu masyarakat mengetahui bagaimana cara untuk membuat sebuah produk minuman serbuk milky orange dari buah jeruk lokal menggunakan Foam-mat Drying dan juga memahami bagaimana strategi bisnis pemasaran yang baik untuk digunakan melalui Bussines Model Canvas (BMC). Pemanfaatan dan pengenalan teknologi terbarukan dari tim pengabdian diharapkan dapat membantu perekonomian serta memberikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Mundurejo.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sidomulyo melalui Edukasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi menjadi Teh Cascara Mirriyadhil Jannah; Ahmad David Royyifi Arifin; Eko Priyantono; Intan Ria Neliana; Lita Meilina; Brihatsama; Nur Latifatul Qodriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee husk (cascara) is an agricultural waste that has not been optimally utilized by the community, despite its potential as a functional herbal beverage with economic value. This community engagement program aimed to enhance public knowledge regarding the benefits and potential of cascara through an educational approach. The activity was conducted in Sidomulyo Village, Silo Sub-district, Jember Regency, involving 20 participants from various community groups. The program was carried out in five stages: problem identification, pre-test, initial socialization, educational material delivery, and post-test. The results showed a significant increase in participants’ understanding, with the number of correct answers rising from an average of 5 to 16 respondents per question. This indicates that locally-based education is effective in raising awareness about coffee waste management. Such educational interventions can serve as an initial step toward community empowerment and the development of cascara-based microenterprises.