Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal CARE

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN CENDEKIA KIDS SCHOOL MADIUN DAN IMPLIKASINYA PADA LAYANAN KONSELING Saputra, Wahyu Nanda Eka; Setianingrum, Indah
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu berpotensi mengalami masalah. Anak usia dini adalah salah satu individu yang memiliki potensi memiliki masalah. Salah satu masalah pada anak usia dini adalah perkembangan motorik halus. Perkembangan motorik halus berkaitan dengan perkembangan kemampuan dalam menggunakan jari-jari tangan untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti gerakan dalam menjimpit, menggenggam, menulis, memotong, menggunting, dan lain-lain. Permasalahan perkembangan motorik halus ditemukan pada anak usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain Cendekia Kids School Madiun. Anak mengalami masalah dalam mengerjakan kolase dan menyusun balok. Salah satu usaha yang bisa dilaksanakan adalah melakukan layanan bimbingan dan konseling. Layanan bimbingan dan konseling yang dapat diterapkan adalah layanan konsultasi dan bimbingan dengan metode bermain.  Kata kunci: anak usia dini, motorik halus, bimbingan dan konseling
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELOMPOKBERMAIN CENDEKIA KIDS SCHOOL MADIUN DAN IMPLIKASINYA PADA LAYANAN KONSELING Wahyu Nanda Eka Saputra; Indah Setianingrum
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.207 KB)

Abstract

Setiap individu berpotensi mengalami masalah. Anak usia dini adalah salah satuindividu yang memiliki potensi memiliki masalah. Salah satu masalah pada anakusia dini adalah perkembangan motorik halus. Perkembangan motorik halusberkaitan dengan perkembangan kemampuan dalam menggunakan jari-jaritangan untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti gerakan dalam menjimpit,menggenggam, menulis, memotong, menggunting, dan lain-lain. Permasalahanperkembangan motorik halus ditemukan pada anak usia 3-4 tahun di KelompokBermain Cendekia Kids School Madiun. Anak mengalami masalah dalammengerjakan kolase dan menyusun balok. Salah satu usaha yang bisadilaksanakan adalah melakukan layanan bimbingan dan konseling. Layananbimbingan dan konseling yang dapat diterapkan adalah layanan konsultasi danbimbingan dengan metode bermain.
Pengaruh Pemahaman Guru PAUD terhadap Pembelajaran Coding Anak Usia Dini Indah Setianingrum; Avita Febri Hidayana
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i1.22004

Abstract

Pembelajaran yang digunakan saat ini menggunakan teknologi digital, termasuk dalam pembelajaran coding untuk anak usia dini. Guru harus megupgrade kemampuan dalam menggunakan teknologi digital. Mengingat dalam pembuatan perencanaan baik dalam program pembelajaran, pembuatan media, pembuatan bahan ajar, dan fasilitas pendukung menggunkan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemahaman Guru PAUD tentang pembelajaran coding. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru TK yang berjumlah 30 orang. Adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan angket. Untuk teknik analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana berbantuan program SPSS 25. Berdasarkan perhitungan pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemahaman guru PAUD terhadap pembelajaran coding sebesar 81,5% atau berpengaruh cukup tinggi sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi pembelajaran coding anak usia dini adalah pemahaman guru itu sendiri mengenai teori tentang pembelajaran coding.