Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Sertifikasi Halal Jalur Sehati UKM Kecamatan Turen Kabupaten Malang Sebagai Bagian dari Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Anna Safitri; Sri Wardhani; Layta Dinira; Eko Waluyo; Rachmat Triandi Tjahjanto
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 2 JULI 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v8i2.21363

Abstract

Mahasiswa Membangun Desa (MMD) merupakan program Universitas Brawijaya dengan target 1000 desa di Jawa Timur. Program ini merupakan salah program yang didesain untuk meningkatkan keterlibatan perguruan tinggi melalui mahasiswa berperan aktif dalam kegiatan penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Pada kegiatan MMD di kecamatan Turen, kabupaten Malang, salah satu tema kegiatan adalah pendampingan sertifikasi halal dengan jalur sehati bagi pelaku UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di kecamatan Turen. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu para pelaku usaha yang tergabung dalam paguyuban UKM Maju Bersama dalam pengajuan sertifikat halal. Kegiatan dilaksanakan seiring dengan pelaksanaan kegiatan MMD di kecamatan Turen selama bulan Juli 2023, dengan tim pengabdian masyarakat merupakan DPL (dosen pembimbing lapang) MMD pada kecamatan Turen pada 10 desa. Metode kegiatan menggunakan model ABCD (asset-based community development), yaitu pemberdayaan masyarakat yang menekankan pada pemanfaatan aset dan potensi masyrakat. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah sebanyak 20 pelaku usaha telah melakukan pengajuan sertifikat halal untuk produknya, dan 12 telah mendapatkan sertifikat halal. Selain itu mahasiswa mendapatkan manfaat yaitu mendapatkan pengalaman sosial, berinteraksi dengan masyarakat secara langsung dan melakukan pendampingan pada masyarakat dalam pengajuan sertifikasi halal.
Pemberdayaan Desa Sidorahayu Kabupaten Malang melalui Inovasi Eco Enzim Anna Safitri; Arie Srihardyastutie; Sutrisno Sutrisno; Aulanni'am Aulanni'am; Ernawati Sukardi; Nur Yusrina; Wasino Wasino
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8457

Abstract

Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang menghadapi permasalahan pengelolaan sampah organik rumah tangga yang belum optimal, khususnya limbah kulit buah dan sayuran yang berpotensi mencemari lingkungan. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai guna menjadi permasalahan krusial yang memerlukan solusi aplikatif dan berkelanjutan. Program ini menawarkan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa inovasi eco enzim sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan produksi dan pemanfaatan eco enzim hingga tingkat dusun. Mahasiswa KKN Tematik berbobot 4 SKS dilibatkan sebagai fasilitator untuk mempercepat transfer pengetahuan dan meningkatkan partisipasi warga. Hasil evaluasi kegiatan semakin menegaskan efektivitas program, dengan 90% peserta menilai proses pembuatan eco enzim sangat mudah dan 88% menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, hal ini menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik sekaligus mengindikasikan peluang keberlanjutan program di tingkat komunitas. Selain itu, terbentuk kelompok warga pengelola eco enzim yang mulai memanfaatkan produk untuk kebutuhan rumah tangga dan kebersihan lingkungan. Program ini menunjukkan bahwa inovasi eco enzim efektif sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.