Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Penggunaan E Commerce untuk Mempeluas Pangsa Pasar pada UMKM Makanan Olahan Ali Imron; M. Iqbal Notoatmojo; Rizka Ariyanti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rnd8hb30

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the processed food sector in Pekalongan Regency to utilize e-commerce as a strategy to expand their market reach. The main issues identified include low digital literacy and suboptimal use of digital platforms for product marketing. Through an action-based learning approach, the program was implemented through structured training and mentoring activities focused on social media utilization, marketplace registration, and the creation of digital promotional content. The results indicate an improvement in participants’ skills in managing social media accounts, registering on marketplaces, and producing engaging promotional materials. The long-term outcomes of the program include increased sales volume, higher income, and sustainable digital business practices among MSMEs. Additionally, the program produced scientific publications, video documentation, and a replicable training module. This community service initiative contributes to strengthening the competitiveness of MSMEs in the digital economy era.  
Model Literasi Keuangan–Business Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM Efriyani Sumastuti; C. Tri Widiastuti; Ika Indriasari; Antono Herry Purnomo Adhi; Ali Imron; Rizka Ariyanti
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14105

Abstract

UMKM sering menghadapi keterbatasan pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan, dan kesiapan adopsi digital, sehingga rentan terhadap guncangan dan penurunan keberlanjutan usaha. Studi ini penting dilakukan karena intervensi yang dirancang perlu berbasis bukti mengenai mekanisme yang paling berpengaruh, agar program peningkatan literasi dan digitalisasi  dapat dioperasionalkan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model literasi keuangan–business saving sebagai dasar penyusunan blueprint intervensi digital UMKM. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh dari pelaku UMKM melalui survei kuesioner. Literasi keuangan diukur melalui kemampuan memisahkan keuangan pribadi dan usaha, melakukan pencatatan transaksi, merencanakan arus kas, menyusun anggaran, serta memahami pemanfaatan produk keuangan manual maupun digital. Business saving merepresentasikan kebiasaan menyisihkan dana usaha, pembentukan dana cadangan, penetapan target jumlah yang ditabung, aturan penggunaan, dan orientasi reinvestasi. Adopsi digital keuangan mengukur penggunaan pembayaran dan transfer digital serta pencatatan digital sederhana dalam aktivitas usaha. Keberlanjutan usaha menggambarkan ketahanan terhadap guncangan, stabilitas operasional, kemampuan adaptasi, serta orientasi keberlanjutan. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antar konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berperan penting dalam mendorong business saving dan memperkuat keberlanjutan usaha, dan business saving menjadi jalur mediasi utama bagaimana literasi keuangan dapat meningkatkan ketahanan usaha. Adopsi digital keuangan tidak selalu berkorelasi positif terhadap keberlanjutan, sehingga penerapan aspek digital perlu mempertimbangkan kesiapan dan konteks operasional UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa blueprint intervensi sebaiknya memprioritaskan literasi keuangan terapan dan pembentukan tabungan usaha, sedangkan komponen digital diposisikan sebagai enabler sederhana untuk monitoring dan pencatatan agar tidak menambah beban kompleksitas serta biaya bagi UMKM.
Pengaruh Kemudahan, Kepercayaan, Manfaat dan Keamanan terhadap Minat Penggunaan E-Wallet Dana pada Mahasiswa ITSNU Pekalongan Kurnia Dwi Hartanti; Ali Imron
Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce Vol. 5 No. 3 (2026): September : Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/digital.v5i3.7889

Abstract

This study aims to analyze the effect of perceived ease of use, trust, usefulness, and security on the intention to use the DANA e-wallet among students of the Faculty of Creative Design and Digital Business, ITSNU Pekalongan, both partially and simultaneously. This research employs a quantitative approach, with a population of 277 students and a sample of 73 respondents selected using purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires based on a Likert scale and analyzed using SPSS version 26. The results of the t-test indicate that perceived ease of use has a positive and significant effect on usage intention, as evidenced by a t-value of 4.641 > t-table of 1.667 and a significance value of 0.000 < 0.05. Trust also shows a positive and significant effect, with a t-value of 2.599 > 1.667 and a significance value of 0.011 < 0.05. Similarly, perceived usefulness has a positive and significant effect, with a t-value of 2.851 > 1.667 and a significance value of 0.006 < 0.05. Security also has a positive and significant effect on usage intention, with a t-value of 3.939 > 1.667 and a significance value of 0.000 < 0.05. Furthermore, the results of the F-test show that all independent variables simultaneously have a significant effect on the intention to use the DANA e-wallet, with an F-value of 42.635 > F-table of 2.507 and a significance value of 0.000 < 0.05. The Adjusted R Square value of 0.698 indicates that 69.8% of the variation in usage intention can be explained by the variables of perceived ease of use, trust, usefulness, and security, while the remaining 30.2% is influenced by other factors outside this research model.