Yustin Prihandini
Universitas Borneo Lestari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Kualitas Pelayanan Gizi di RSD Idaman Banjarbaru Yustin Prihandini; Cast Torizellia; Adies Riyana; Nadia Susiana
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12443

Abstract

ABSTRACT Nutrition services in hospitals are one of ten facilities and services that must be available in hospitals. Identifying the description of respondents in terms of age, gender and occupation as well as a description of the quality of service at the inpatient hospital at Idaman Banjarbaru Hospital. This type of research is descriptive observational. The sample in this study was 60 inpatients at Idaman Hospital, Banjarbaru City. The sample in this study used an accidental sampling technique. Measuring tools/instruments with questionnaires distributed to the sample. Inpatients Have a High Level of Satisfaction with the Quality of Nutrition Services at RSD Idaman Banjarbaru. Keywords: Gizi, Pelayanan, Rumah Sakit  ABSTRAK Pelayanan Gizi di rumah sakit adalah satu dari sepuluh fasilitas dan pelayanan yang harus ada di rumah sakit. Mengidentifikasikan gambaran responden dari segi umur, jenis kelamin, dan pekerjaan serta gambaran kualitas pelayanan di rawat inap RSD Idaman Banjarbaru. Jenis penelitian ini adalah observasional yang bersifat deskriptif, Sampel dalam penelitian ini adalah 60 pasien rawat inap di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling   Alat ukur / Instrumen dengan kuesioner yang disebar pada sampel. Pasien Rawat Inap Memiliki Tingkat Kepuasan Yang Tinggi Terhadap Kualitas Pelayanan Gizi Di RSD Idaman Banjarbaru Kata Kunci: Nutrition, Service, Hospital
Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi Makro pada Menu Diet Tb Paru Berbasis Pangan Lokal di RSUD Ulin Banjarmasin Bandawati Bandawati; Yustin Prihandini; Aulia Ramadhani; Eka Rusliana
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20443

Abstract

ABSTRACT Tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease that requires nutritional therapy to accelerate the healing process and improve the nutritional status of patients. High protein intake and food that is easily accepted organoleptically are essential components in the diet of TB patients.This study aims to evaluate the macro nutrient content and the acceptance level (organoleptic test) of patin fish pepes as a local food-based diet menu at RSUD Ulin Banjarmasin. The research was conducted using a descriptive quantitative approach with laboratory analysis of the nutritional content and organoleptic testing by 30 respondents. The results of the analysis showed that patin fish pepes contained 35.22% protein, 23.33% carbohydrates, 12.38% fat, and 3.08% fiber. Meanwhile, the organoleptic test results showed a very high acceptance level for aroma (100%), color (96.7%), taste (93.3%), and texture (90.0%). The majority of respondents were in the young adult age group (21–45 years) and were male. These findings indicate that patin fish pepes is a nutritious, well-accepted menu option with local potential. This menu is recommended for implementation in hospital nutritional services as part of the dietary intervention for TB patients. Keywords: Tuberculosis, Patin Fish Pepes, Local Food, Nutritional Content, Organoleptic Test.  ABSTRAK Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi kronis yang memerlukan dukungan terapi gizi untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan status gizi pasien. Asupan protein yang tinggi serta makanan yang mudah diterima secara organoleptik menjadi komponen penting dalam diet pasien TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan gizi makro dan tingkat penerimaan (uji organoleptik) terhadap pepes ikan patin sebagai menu diet berbasis pangan lokal di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis laboratorium kandungan gizi serta uji organoleptik oleh 30 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa pepes ikan patin mengandung protein sebesar 35,22%, karbohidrat 23,33%, lemak 12,38%, dan serat 3,08%. Sementara itu, hasil uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan yang sangat tinggi terhadap aroma (100%), warna (96,7%), rasa (93,3%), dan tekstur (90,0%). Mayoritas responden berusia dewasa muda (21–45 tahun) dan berjenis kelamin laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa pepes ikan patin merupakan alternatif menu diet yang bernilai gizi tinggi, disukai secara sensorik, serta relevan dengan potensi lokal. Menu ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pelayanan gizi rumah sakit sebagai bagian dari intervensi diet pasien TB paru. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Pepes Ikan Patin, Pangan Lokal, Kandungan Gizi, Uji Organoleptik.