Hikam Firmansyah
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum bagi Kreditur dalam Kontrak yang Melibatkan Jaminan Fidusia Revian Jedha Arhansyah; Hikam Firmansyah; Ifyar Aztyardi Anhar; Mohamad Febri Pribadi; Zhafif Hylmi Yulianto
Mahalini: Journal of Business Law Vol. 1 No. 1 (2024): Mahalini: Journal of Business Law
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mjbl.v1i1.11074

Abstract

This research analyzes the defence of creditors legally under credit agreements containing fiduciary assurances. A fiduciary guarantee gives the creditor a security right over an object that remains in the debtor's possession. The purpose of this research is to evaluate the application and problems of legal protection against the debtor in the context of the agreement. The study method adopted was normative juridical, with a statute and case-based approach. The results show that legal protection of debtors can be seen from material and formal aspects. The material aspect involves the balance of rights and obligations between the creditor and the debtor, the limitation of the value of the fiduciary guarantee, and the dispute resolution mechanism. Meanwhile, the formal aspects include notarial deeds, registration, and fiduciary guarantee certificates. Problems that arise include misuse of the collateral by the debtor, disputes over the rights to the collateral, mismatch between the value of the collateral and the debt, and difficulties in determining the location of the collateral.. It is hoped that this research will contribute to the development of legal knowledge, provide feedback to associated parties., and offer solutions to problems faced in the context of fiduciary assurances attached to credit agreements.
Penerapan Bahasa Hukum Sederhana (Plain Language) dalam Perancangan Kontrak dan Pengaruhnya terhadap Asas Kebebasan Berkontrak serta Kepastian Hukum di Indonesia Nadhil Najwan Putra Cahya; Ifyar Aztyard Anhar; Hikam Firmansyah; Rayi Kharisma Rajib
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 2 (2025): November: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/dfdna029

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan bahasa hukum sederhana (plain language) dalam perancangan kontrak serta pengaruhnya terhadap asas kebebasan berkontrak dan kepastian hukum di Indonesia. Praktik perancangan kontrak yang masih didominasi bahasa teknis, panjang, dan sarat istilah asing berpotensi menimbulkan ketidakpahaman para pihak terhadap isi perjanjian, yang pada akhirnya berimplikasi pada sengketa hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konsep, serta analisis putusan pengadilan terkait bahasa kontrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan plain language mampu meningkatkan kualitas kesepakatan karena para pihak dapat memahami secara utuh hak dan kewajiban yang diperjanjikan. Kejelasan bahasa juga memperkuat asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, karena kehendak para pihak terbangun atas dasar pemahaman yang utuh, bukan sekadar formalitas penandatanganan. Dari sisi kepastian hukum, kontrak yang disusun dengan bahasa sederhana terbukti lebih mudah dilaksanakan, memiliki daya bukti yang kuat, serta meminimalkan penafsiran ganda. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan plain language tidak hanya bersifat teknis, melainkan merupakan kebutuhan yuridis untuk mewujudkan kontrak yang adil, transparan, dan melindungi kepentingan hukum para pihak.