Triana Kartika Santi Santi
Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DINAMIKA ETNIS TIONGHOA DI KELURAHAN KARANGREJO KECAMATAN BANYUWANGI Siti Nurhidayah Nurhidayah; Triana Kartika Santi Santi; Mahfud Mahfud
JURNAL SANGKALA Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v3i2.264

Abstract

Etnis Tionghoa yang ada di Banyuwangi adalah suku Hokkian yang berasal dari Fukien Selatan. Hal tersebut dibuktikan dengan mata pencaharian mereka yang rata - rata adalah berdagang, sesuai dengan asal daerah mereka yang sifat perdagangannya sangat kuat. Tujuan penelitian ini mengetahui dinamika suku Tionghoa di Kelurahan Karangrejo Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi. Pendekatan penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel  purposive sampling dan snowball sampling.Hasil  penelitian terdapat pola  interaksi sosial  antara etnis Tionghoa dengan masyarakat pribumi di  Kelurahan Krangrejo agar usahanya bertahan dan mensejahterakan hidupnya dan keluarganya, sebagian besar etnis Tionghoa di karangrejo  menggantungkan hidupnya dalam sektor perdagangan.  Di Kelurahan Karangrejo terdapat Klenteng tertua dan menyimpan sejarah panjang etnis Tionghoa maka sangatlah wajar jika mereka memilih untuk tetap berdomisili diwilayah tersebut. Masyarakat Tionghoa di Karangrejo pada umumnya sudah lancar berbahasa jawa, dalam berkomunikasi dengan masyarakat pribumi bahkan dengan sesama Tionghoa sehari-hari sering menggunaakan bahasa jawa. Proses tersebut  dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi adanya perbedaan yang terdapat pada kedua individu atau kelompok sosial yang saling bersinggungan.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA DI MA DARUL LATIEF AR ROSYID KABAT KABUPATEN BANYUWANGI Ika Nur Rohmawati Rohmawati; Triana Kartika Santi Santi; Totok Hari Prasetiyo Prasetiyo
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): BIO EDUCATIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v3i2.218

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran biologi. Kesulitan belajar yang dialami oleh siswa yaitu kesulitan menetapkan penguasaan, kesulitan belum mencapai tingkat ketuntasan yang telah diharapkan, dan kesulitan tingkat penguasaan bahan yang rendah. Terdapat juga faktor kesulitan belajar siswa yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari aspek fisiologis dan faktor psikologis. Faktor eksternal terdiri dari faktor keluarga, faktor masyarakat dan faktor sekolah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data nya yaitu menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, yaitu guru mengatasi kesulitan belajar siswa dengan cara menggunakan strategi pembelajaran ekspository dan strategi pembelajaran kooperatif. Strategi tersebut digunakan agar memudahkan siswa untuk memahami materi, mempermudah pada pembelajaran, dan siswa dibangkitkan motivasinya dan diharapkan agar berpengaruh pada hasil belajar yang tinggi dan dapat mencapai tingkat ketuntasan belajar.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA RAUDLATUSSALAM KECAMATAN GLENMORE Siti Nailu Rochmah Rochmah; Triana Kartika Santi Santi; Candra Hermawan Hermawan
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): BIO EDUCATIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v3i2.219

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa berserta upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Biologi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kuisioner, wawancara, lembar observasi dan dokumen. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kuesioner terdiri dari 40 item dengan 8 indikator yaitu tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, menunjukkan minat, lebih senang bekerja mandiri, cepat bosan dengan tugas-tugas yang rutin, dapat mempertahankan pendapatnya, tidak mudah melepaskan hal yang diyakini dan senang mencari dan memecahkan masalah soal-soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang yang memiliki motivasi tinggi berjumlah 14%, sedangkan siswa yang memiliki motivasi sedang berjumlah 83%, untuk siswa yang memiliki motivasi rendah berjumah 3%. Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa SMA Raudlatussalam tergolong sedang. Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar ialah dengan memunculkan adanya kompetisi, pemberian angka, pujian, memberikan ulangan, mengetahui hasil pekerjaan, minat dan tujuan yang diakui.
PENERAPAN JELAJAH ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X 2 MAN 3 BANYUWANGI Dania Maia Indah Ayu Ayu; Triana Kartika Santi Santi
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2024): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v4i1.238

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kepercayaan secara penuh kepada guru dan siswa dalam proses pembelajaran. MAN 3 Banyuwangi telah menerapkan kurikulum merdeka belajar tahun ajaran 2022/2023, namun pembelajaran biologi masih berpusat pada guru sehingga menyebabkan hasil belajar masih dibawah KKM. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas x 2 MAN 3 Banyuwangi pada pelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) menggunakan pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) selama 2 siklus pada materi perubahan dan pelestarian lingkungan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa berdasarkan nilai kognitif siklus I sebesar 54,83% dan pada siklus II sebesar 83,33% , Pada nilai afektif mengalami kenaikan pada siklus I 43,75% dan pada siklus II sebesar 93,95% dan nilai psikomotorik pada siklus I sebesar 46,87% dan pada siklus II naik sebesar 78,12%.