Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN PEMBUATAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) DI DESA SITOLUBANUA Januari Dawolo; Agustinus Tafonao; Arni Lestari Waruwu; Elias Elwin Zalukhu; Elikana Lase; Faristina Laia; Nelceria Halawa; Nensia Natalia Waruwu; Tri Susanti Rahmadhani Nasution; Yakin Anugrah Laoli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3092-3100

Abstract

Menggunakan pestisida sintetis terus-menerus bisa memberikan dampak buruk pada lingkungan, kesehatan manusia, serta keseimbangan alam. Salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah menggunakan pestisida alami dari daun sirsak dan bawang putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat dalam membuat ekstrak daun sirsak dan bawang putih sebagai bahan pestisida alami. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest, yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui tes awal dan tes akhir kepada 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 58,40 pada awal tes menjadi 87,20 pada akhir tes, sehingga meningkat sebesar 49,32%. Selain itu, peserta dapat membuat ekstrak sendiri dan memahami cara menggunakannya pada tanaman. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan yang diimbangi dengan demonstrasi dan praktik langsung sangat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan bahan alami sebagai pestisida nabati. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu menerapkan pertanian yang lebih ramah lingkungan serta mengurangi penggunaan pestisida sintetis
Peran Teknologi dalam Meningkatkan Efisiensi Pertanian Julvin Saputri Mendrofa; Martirah Warni Zendrato; Nisiyari Halawa; Elias Elwin Zalukhu; Natalia Kristiani Lase
Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan Vol. 1 No. 3 (2024): September : Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/tumbuhan.v1i3.111

Abstract

Abstracts. This research examines the role of genetic technologies in the conservation of threatened marine species with a focus on the effectiveness of methods and the successful application of advanced techniques. The background of this research is driven by the biodiversity crisis affecting marine species, which requires innovative approaches for protection and recovery. The main objective of the study was to evaluate various genetic methods in improving the conservation of threatened species and determine their success in practice. The methods used included an in-depth literature review of genetic techniques, case studies of field applications, and analysis of results obtained from various sources. Findings suggest that genetic methods, such as CRISPR and DNA barcoding techniques, have significant potential to improve the effectiveness of marine species conservation by providing solutions to specific problems related to threatened species. Implications of this research include recommendations for the application of genetic techniques in conservation programs as well as encouragement for further research to address complex conservation challenges. This research contributes to the development of more effective genetics-based conservation strategies, offering practical guidance for future policies and actions.