Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN BUBUK JAHE SEBAGAI PRODUK BERNILAI TAMBAH BAGI MASYARAKAT DESA BAWOFANAYAMA Florentina Agusmawati Duha; Ayu Indah Purnama Mendrofa; Beril Fernanndo Zendrato; Karisman Putra Gulo; Dian Agung Sanora Larosa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3067-3074

Abstract

Jahe (Zingiber officinale) merupakan komoditas hortikultura unggulan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Desa Bawofanayama, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan. Selama ini petani cenderung menjual jahe dalam bentuk segar sehingga harga jual yang diterima relatif rendah dan mudah mengalami penyusutan mutu akibat masa simpan yang singkat. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi dan pelatihan pengolahan jahe menjadi bubuk jahe sebagai produk olahan bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Program Studi Agroteknologi Universitas Nias pada 27 Juni 2026 dengan pendekatan penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung bersama warga. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan aparat desa, penyiapan bahan dan alat, penyampaian materi tentang potensi ekonomi jahe, demonstrasi teknik pengolahan, praktik pembuatan dan pengemasan produk, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pemahaman peserta terhadap materi mencapai lebih dari 80 persen, kemampuan praktik membuat bubuk jahe di atas 75 persen, dan partisipasi peserta melampaui 75 persen dari target yang ditetapkan. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis olahan jahe sebagai sumber pendapatan tambahan. Keberlanjutan program disarankan melalui pendampingan usaha secara berkala, penguatan strategi pemasaran, dan pembentukan kelompok usaha bersama di tingkat desa
Kurangnya Unsur Hara pada Tanaman Cabai Merah serta Pemeliharaannya Nice Anjelin Gulo; Ayu Indah Purnama Mendrofa; Berliana Vivi Lestari Lase; Cynthia Florentina Mendrofa; Iman Viktor Telaumbanua; Irwan Saham Laia
Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan Vol. 1 No. 3 (2024): September : Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/tumbuhan.v1i3.112

Abstract

This research examines the causes of the lack of nutrients in red chili plants (Capsicum annuum L.) and how to properly maintain them. Using qualitative descriptive research methods, this study was conducted in Dahadano Botombawo Village, Hiliserangkai District, Nias Regency for 3 months. Research results show that deficiencies in key nutrients such as nitrogen, phosphorus, potassium, calcium and magnesium can cause various symptoms in chili plants, including stunted growth and reduced fruit quality. Factors such as environmental conditions, soil quality, pest and disease attacks, and inappropriate cultivation practices also contribute to delayed plant growth. Proper maintenance, including selecting quality seeds, good soil cultivation, appropriate fertilization, and integrated pest and disease control, is very important to increase the productivity of red chili plants.