Ihdi Aini
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KAUSALITAS ANTARA INVESTASI DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA UTARA Saima Putri Siregar; Darwis Harahap; Ihdi Aini; Nur Mutiah
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v1i1.6621

Abstract

Kesejahteraan serta kemajuan suatu perekonomian ditentukan oleh besarnya petumbuhan yang ditujukkan oleh perubahan output nasional. Investasi merupakan salah satu komponen yang diperlukan dalam melanjutkan proses pembangunan ekonomi. Dimana manfaat yang diproleh dari investasi adalah untuk meningkatkan akumulasi modal yang dapat menambah produksi barang dan jasa sehingga dapat meningkatkan perumbuhan ekonomi. Di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 1999-2005 dan tahun 2011-2016 investasi yang mengalami peningkatan tidak diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Fenomena yang terjadi tidak sesuai dengan teori Harrod-Domar yang mengatakan bahwa investasi yang tinggi akan menambah stok modal barang dan jasa yang berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kausalitas antara investasi dengan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara.Adapun teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Teori-Teori Pertumbuahn Ekonomi, Faktor Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi dalam Islam, Pengertian Investasi, Jenis-Jenis Investasi, Investasi dalam Islam dan Hubungan Investasi dengan Pertumbuhan Ekonomi.Penelitian ini dilakukan di Provisi Sumatera Utara dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder jenis time series dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan investasi di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 1991-2020 yang diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik (www.bps.go.id), dengan menggunakan teknik sampel jenuh sebanyak 30 sampel dan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eviews versi 10 dengan menggunakan metode Grangger Causality Test.Kata Kunci : Kausalitas, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi
QUR'AN'S ETHOS OF JUSTICE ON WEALTH DISTRIBUTION THE TIME OF THE PROPHET AND COMPANIONS Desri Ari Enghariano; Ihdi Aini; Sawaluddin Siregar
Al FAWATIH:Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alfawatih.v7i1.18657

Abstract

Inequality in the distribution of wealth has been a structural problem since pre-Islamic times to the modern era, including in Indonesia, where wealth tends to be concentrated in elite groups. This study aims to examine historically and normatively the ethos of justice in the distribution of wealth during the time of the Prophet Muhammad PBUH and his companions as a conceptual model to formulate the principle of sustainable economic justice. The research uses a qualitative-descriptive approach with normative-historical analysis to trace the values, policies, and practices of justice applied in early Islamic societies. The results of the study show that the Prophet PBUH built the foundation for wealth distribution through zakat, the prohibition of usury and hoarding, as well as ethical market arrangement. While the Khulafaur Rasyidin developed the system through the supervision of official assets, strengthening the baitul mall, fiscal reform, and the principle of equitable distribution of public assets. The findings show that economic justice in Islam is structural and preventive, aiming to protect the weak and prevent the concentration of wealth. The implications of the study confirm that the value of the distribution of wealth during the time of the Prophet and his companions is relevant as an ethical framework and public policy in dealing with modern economic inequality.