Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (Black Site) Pada Ruas Jalan H.T. Rizal Nurdin Kota Padangsidimpuan Raja Fauzi Siregar; Noni Paisah; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 1 , APRIL 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan berdasarkan data kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan H. T. Rizal Nurdin. Hasil analisismenunjukkan faktor penyebab kecelakaan terbesar adalah kecepatan tinggi sebesar 53,6%, kurang konsentrasi 36,6%, kurang antisipasi 5%, dan tidak jaga jarak 2,4%. Tingkat kecelakaan lalu lintas terbesar yaitu kecelakaan berat 48,8%, sedang 34,2% dan ringan 17%. Berdasarkan jenis pengguna jalan terlibat kecelakaan yang tertinggi adalah sepeda motor yaitu 62,3% mobil pribadi 11,7%, pejalan kaki 9,1%, truk 5,2%. Berdasarkan jumlah korban luka ringan (LR) berada paling tinggi yaitu 39,2%, meninggal dunia (MD) 33%, dan luka berat (LB) 27,8%. Konflik kecelakaan yang sering terjadi adalah depan–depan (D–D) 44%, depan–belakang (D–B) 31,7%, depan–samping (D–S) 12,2%, samping–samping (S–S) 7,3% dan tabrak beruntun (T – Br) 4,8%. Menurut waktu terjadinya kecelakaan persentase terbesar terjadi pada malam hari (18.00 – 24.00) 40,6%, siang hari (12.00 – 18.00) 38%, pagi hari (06.00 – 12.00) 19% dan dini hari (00.00 – 06.00) 2,4%. Menurut hari terjadinya kecelakaan hari sabtu merupakan hari paling tinggi yaitu 22,5% kemudian hari selasa 17,5%, senin 12.5%, rabu 12,5%, kamis 12.5% dan minggu 4%. Upaya penanggulangan kecelakaan lalu lintas di lokasi daerah rawan kecelakaan yaitu: Pada Km 04 + 500 upaya teknis dan upaya non teknis.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Parsalakan Angkola Barat Tapanuli Selatan Yusuf Pathuansyah; Rizky Mery Octavianna; Noni Paisah
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): JTPI - Juli
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/a1v3n357

Abstract

Efforts to empower the people of Parsalakan Village, West Angkola District, South Tapanuli have provided knowledge, awareness and full power to the people of Parsalakan Village, West Angkola District, South Tapanuli in achieving change to become a more independent society. This research uses qualitative methods, where the researcher is the key instrument. The data collection technique is carried out using triangulation (combination), the data is inductive, and the research results are focused on the core or meaning and not globally. Based on the place of implementation, this research is field research and literature. If viewed based on its use, this research is applied research. The research results show that creative economy-based community empowerment activities have gone through: 1) The creative economy-based community empowerment process is carried out through activities for making creative economy products in Parsalakan Village, West Angkola District, South Tapanuli, which includes implementation stages. 2) There is potential for natural resources, human resources and business potential in Parsalakan Village, West Angkola District, South Tapanuli, proven that the community is able to utilize and develop local potential. 3) By forming community groups, it will be easier to mobilize community empowerment, such as fishermen groups, GAPoktan, and others. 4) Community participation occurs by providing awareness. 5) Training has been provided, even in 1 year 4-5 times training. The hope is that after receiving training the results can be developed with their group friends.