Muhammad Amirul Halim
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KATA TABU DALAM GUYUB TUTUR MASYARAKAT TAMBAKASRI Muhammad Amirul Halim; Dwi Alfiyatul Maulinah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i3.1433

Abstract

Kata tabu merupakan kata yang tidak boleh digunakan atau diucapkan. Kata tabu merupakan bentuk kebudayaan lisan yang telah diwariskan secara turun temurun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata-kata tabu yang dituturkan oleh guyup tutur Masyarakat Tambakasri. Sumber data penelitian ini adalah tuturan-tuturan yang dihasilkan oleh masyarakat Tambakasri. Peneliti mengggunakan Teknik observasi, simak catat, wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh berupa kata-kata tabu yang telah diklasifikasikan menjadi empat yaitu; kata tabu seks, kata tabu penghinaan, sirkumlokusi, dan kata tabu makian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata tabu yang digunakan oleh guyub tutur masyarakat Tambakasri merupakan kata tabu yang telah ada atau ditabukan sejak dahulu dan ada yang muncul akibat perkembangan zaman atau pengaruh lingkungan.
Pelatihan Membatik bagi Ibu-Ibu Glanggang, Pakisaji, Kabupaten Malang melalui Participatory Action Research Hadi Wardoyo; Suryantoro Suryantoro; Muhammad Amirul Halim; Maria Purnawati; Siane Herawati; Teguh Sulistyo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4117

Abstract

Batik tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya bangsa, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang dapat menopang kesejahteraan keluarga. Namun demikian, masih banyak masyarakat yang belum menyadari potensi ini. Untuk itulah pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan membatik dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan ibu-ibu Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, dan refleksi. Sebanyak sepuluh peserta mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di Griya Batik Sengguruh dalam empat kali pertemuan, mulai 20 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Materi pelatihan meliputi pengenalan alat dan bahan, perancangan motif, mencanting, pewarnaan alami, hingga proses finishing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menghasilkan kain batik pertama mereka dengan motif dan warna yang beragam. Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga menunjukkan perubahan sikap berupa meningkatnya rasa percaya diri, kebanggaan terhadap karya sendiri, serta tumbuhnya motivasi untuk menjadikan batik sebagai peluang usaha. Refleksi peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga membuka harapan baru terhadap kemandirian ekonomi keluarga. Kegiatan ini membuktikan bahwa mitra sudah berhasil membuat produksi taplak batik mereka sebagai rpduk awal sesuai dengan motif, desain, dan warna berdasarkan kesukaan masing-masing.
EKSPLORASI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH UMUM BAHASA INDONESIA BERBASIS LITERASI ARTIFICIAL INTELEGENCE  DI PERGURUAN TINGGI Riswanda Himawan; Muhammad Amirul Halim
JURNAL KOULUTUS Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/z9epqj96

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kebutuhan pengembangan bahan ajar Mata Kuliah Umum (MKU) Bahasa Indonesia berbasis literasi AI di perguruan tinggi. Penelitian merupakan tahap analisis kebutuhan dalam penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Data diperoleh melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara terhadap dua dosen pengampu serta sepuluh mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memanfaatkan AI dalam berbagai aktivitas perkuliahan, tetapi belum memiliki literasi AI yang memadai, terutama dalam aspek verifikasi informasi, berpikir kritis, dan etika penggunaan AI. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan bahan ajar yang mengintegrasikan keterampilan berbahasa, literasi akademik, dan literasi AI untuk mendukung pembelajaran yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi. Kata kunci: bahan ajar, Bahasa Indonesia, literasi AI, analisis kebutuhan, perguruan tinggi.