Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efektivitas Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan terhadap Stabilitas Sistem Perbankan di Indonesia Periode 2021–2023 Anisa Nur Shafana; Dinda Aulia; Lentiona Ropika Siallagan; Nadin Azira; Rini Siregar; Vincencius Maruli Tua Malau
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga stabilitas sistem perbankan di Indonesia selama periode 2021–2023. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal nasional, laporan resmi, serta peraturan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawasan OJK, baik melalui mekanisme on-site maupun off-site, berperan penting dalam mempertahankan stabilitas perbankan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Kondisi ini tercermin dari ketahanan sektor perbankan dalam menghadapi tekanan ekonomi global setelah pandemi. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kompleksitas sektor keuangan, keterbatasan sumber daya, serta potensi risiko sistemik. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas pengawasan, peningkatan sinergi antar lembaga, serta penyesuaian terhadap perkembangan teknologi keuangan guna memastikan stabilitas sistem perbankan tetap terjaga secara berkelanjutan.
Pengaruh Inflasi dan Pengangguran terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2004-2024 Dinda Aulia; Zahra Fadilah; Dina Aulia Sari; Munadya Salsabila Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.3885

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat pengangguran terbuka terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2004-2024 dengan memperbaiki konsistensi data dan memperluas pembahasan terhadap perubahan struktur ekonomi. Data tahunan diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan publikasi ekonomi internasional, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji stasioneritas, regresi Ordinary Least Squares pada level, regresi perubahan tahunan, serta pengujian sensitivitas menggunakan variabel dummy pandemi COVID-19. Hasil deskriptif memperlihatkan bahwa inflasi rata-rata sebesar 5,30 persen, tingkat pengangguran terbuka 6,97 persen, dan pertumbuhan ekonomi 4,97 persen. Model pada level memiliki daya jelas terbatas karena inflasi dan pengangguran menunjukkan karakter tidak stasioner serta terdapat guncangan besar pada 2020. Model perubahan tahunan memberikan hasil yang lebih informatif: kenaikan satu poin persentase perubahan pengangguran berkaitan dengan penurunan pertumbuhan sekitar 1,97 poin persentase, sedangkan perubahan inflasi berkoefisien positif 0,15 dan signifikan pada taraf lima persen. Koefisien inflasi yang positif tidak berarti inflasi tinggi mendorong pertumbuhan, tetapi menunjukkan bahwa pada rentang inflasi rendah-menengah, pemulihan permintaan dan penyesuaian harga dapat berlangsung bersamaan dengan ekspansi output. Setelah dummy pandemi dimasukkan, besaran koefisien kedua variabel melemah, sementara dampak pandemi terbukti dominan. Temuan menegaskan bahwa penciptaan pekerjaan produktif, stabilitas harga yang fleksibel, koordinasi fiskal-moneter, dan kebijakan penanganan guncangan struktural harus dijalankan secara terpadu.
Pengaruh Instabilitas Ekspor terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia: Analisis Time Series 1990-2023 Dina Aulia Sari; Dinda Aulia; Munadya Salsa Billa Lubis; Zahra Fadila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh instabilitas ekspor terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang selama periode 1990–2023. Fluktuasi nilai ekspor dapat menimbulkan ketidakpastian pada penerimaan devisa, pendapatan nasional, investasi, kapasitas produksi, dan perencanaan pembangunan, terutama pada negara berkembang yang struktur ekspornya masih bergantung pada komoditas primer. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data deret waktu tahunan yang mencakup nilai ekspor, tingkat instabilitas atau volatilitas ekspor, dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto riil sebagai indikator pembangunan ekonomi. Instabilitas ekspor diukur menggunakan koefisien variasi dan model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk menangkap perubahan volatilitas dari waktu ke waktu. Hubungan antarvariabel dianalisis melalui regresi deret waktu, pengujian stasioneritas, pengujian asumsi model, dan uji kausalitas Granger. Hasil analisis menunjukkan bahwa instabilitas ekspor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Volatilitas yang tinggi cenderung menurunkan konsistensi pertumbuhan melalui ketidakpastian pendapatan ekspor, melemahnya investasi, terganggunya aktivitas produksi, dan berkurangnya kemampuan pemerintah menyusun kebijakan pembangunan. Uji kausalitas menunjukkan bahwa perubahan instabilitas ekspor mendahului perubahan pertumbuhan ekonomi, sedangkan arah sebaliknya tidak memperoleh dukungan empiris yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa ketergantungan pada komoditas dan guncangan eksternal menjadi sumber kerentanan struktural. Oleh karena itu, diversifikasi produk dan pasar ekspor, penguatan industri bernilai tambah, serta peningkatan ketahanan sektor eksternal diperlukan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.