Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Kredit pada Bank Pembangunan Daerah: Studi Kasus Dugaan Kredit Fiktif Bank Jatim 2023–2025 Septriani Theresia Siagian; Reisya Andini; Mutia Sugianto; Andina Febriana Lubis; Diaz Ayudis; Zahra Fadila; Joy Datista Siregar
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8163

Abstract

Penelitian ini menganalisis kegagalan manajemen risiko kredit pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui studi kasus dugaan kredit fiktif di Kantor Cabang Jakarta periode 2023–2025. Pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi kasus digunakan untuk mengkaji data sekunder dari laporan keuangan resmi, keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dan dokumen hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit sebesar Rp569,42 miliar dicairkan kepada PT Indi Daya Group melalui skema perusahaan nominee menggunakan agunan fiktif dari BUMN. Kegagalan terjadi sistematis pada prinsip 5C dan Three Lines of Defense. Dampak finansial mencakup penurunan laba bersih 12,86%, lonjakan CKPN 25,38%, dan kenaikan NPL dari 2,49% menjadi 4,10%. Penelitian ini merekomendasikan penguatan verifikasi agunan independen dan penerapan four-eyes principle.
Pengaruh Instabilitas Ekspor terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia: Analisis Time Series 1990-2023 Dina Aulia Sari; Dinda Aulia; Munadya Salsa Billa Lubis; Zahra Fadila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh instabilitas ekspor terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang selama periode 1990–2023. Fluktuasi nilai ekspor dapat menimbulkan ketidakpastian pada penerimaan devisa, pendapatan nasional, investasi, kapasitas produksi, dan perencanaan pembangunan, terutama pada negara berkembang yang struktur ekspornya masih bergantung pada komoditas primer. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data deret waktu tahunan yang mencakup nilai ekspor, tingkat instabilitas atau volatilitas ekspor, dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto riil sebagai indikator pembangunan ekonomi. Instabilitas ekspor diukur menggunakan koefisien variasi dan model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk menangkap perubahan volatilitas dari waktu ke waktu. Hubungan antarvariabel dianalisis melalui regresi deret waktu, pengujian stasioneritas, pengujian asumsi model, dan uji kausalitas Granger. Hasil analisis menunjukkan bahwa instabilitas ekspor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Volatilitas yang tinggi cenderung menurunkan konsistensi pertumbuhan melalui ketidakpastian pendapatan ekspor, melemahnya investasi, terganggunya aktivitas produksi, dan berkurangnya kemampuan pemerintah menyusun kebijakan pembangunan. Uji kausalitas menunjukkan bahwa perubahan instabilitas ekspor mendahului perubahan pertumbuhan ekonomi, sedangkan arah sebaliknya tidak memperoleh dukungan empiris yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa ketergantungan pada komoditas dan guncangan eksternal menjadi sumber kerentanan struktural. Oleh karena itu, diversifikasi produk dan pasar ekspor, penguatan industri bernilai tambah, serta peningkatan ketahanan sektor eksternal diperlukan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Pengaruh Suku Bunga BI Rate dan Pertumbuhan Ekonomi pada FDI Indonesia Triwulanan 2015-2022 Lara Nauly Lubis; Posma Esveransa Sihombing; Rifani Enjelita Purba; Rini Siregar; Zahra Fadila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7631

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh suku bunga BI Rate dan pertumbuhan ekonomi terhadap investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) di Indonesia pada periode 2015–2022. Data yang digunakan berupa data sekunder dalam bentuk time series triwulanan sebanyak 32 observasi yang bersumber dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda (Ordinary Least Square/OLS) yang didahului dengan pengujian asumsi klasik guna memastikan kelayakan model. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara bersama-sama BI Rate dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap FDI di Indonesia. Namun, secara individu, BI Rate tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap FDI meskipun memiliki hubungan negatif sebagaimana dijelaskan dalam teori ekonomi. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja ekonomi mampu mendorong masuknya investasi asing. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 48,74% variasi FDI dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi, khususnya pertumbuhan ekonomi, lebih berperan dalam menarik investasi asing dibandingkan kebijakan suku bunga. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kebijakan yang tidak hanya berfokus pada stabilitas moneter, tetapi juga pada peningkatan kualitas iklim investasi guna mendukung pertumbuhan FDI yang berkelanjutan di Indonesia.