Fahmi Hidayati
Universitas Alma Ata

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Improvised Dialogue and Alliance of Religions in the Kenduri Tradition of Jatimulyo, Yogyakarta, Indonesia Lathifatul Izzah; Chahya Kusuma; Lukman Hakim; Ahmad Salim; Fahmi Hidayati
Jurnal Dialog Vol 49 No 1 (2026): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v49i1.1256

Abstract

This paper examines the role of the kenduri tradition as a medium for improvised interreligious dialogue and alliances in the multireligious community of Jatimulyo, Girimulyo Yogyakarta, Indonesia. Despite Indonesia's religious diversity and history of conflicts, kenduri persists as a way of life, fostering harmony amid differences in beliefs. The research problem centers on understanding why this community remains deeply rooted in kenduri and how it generates organic dialogue and cooperation across religions, addressing gaps in prior studies that overlook its improvisational aspects in building tolerance. Employing a qualitative ethnographic approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Findings reveal that Kenduri’s a culture and tradition that has become a way of life and even the life style of the community.  Based on its implementation, there are 3 types of kenduri, namely religious, traditional, and cultural. All three types of kenduri gave birth to a process of dialogue and alliance. Ultimately, kenduri serves as a powerful instrument for fostering interfaith harmony, presenting a compelling model for inclusive societies. It should therefore be deliberately integrated into multicultural policies and educational frameworks as a practical and culturally grounded approach to promoting social cohesion.
Harmoni Dalam Keragaman: Eksplorasi Interaksi dan Toleransi Lintas Agama di Sekolah Dasar di Malang dan Yogyakarta Muhammad Wafa'; Umi Faidhoh; Khanifudin Khanifudin; Fahmi Hidayati; Ahmad Salim; Imam Suyuti
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).94-115

Abstract

Penelitian ini berjudul “Harmoni dalam Keragaman: Eksplorasi Interaksi dan Toleransi Lintas Agama di Sekolah Dasar di Malang dan Yogyakarta” dan bertujuan untuk memahami bagaimana interaksi lintas agama di lingkungan sekolah dasar mempengaruhi pembentukan sikap dan nilai-nilai toleransi. Studi ini mengeksplorasi praktik pendidikan di sekolah-sekolah di Malang dan Yogyakarta, mengidentifikasi bagaimana mereka menangani keragaman agama dan budaya serta dampaknya pada pengalaman belajar siswa. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa sekolah yang berhasil mempromosikan toleransi interfaith menerapkan strategi pendidikan inklusif, memperhatikan keragaman agama, dan mengintegrasikan praktik toleransi dalam kurikulum dan aktivitas sehari-hari. Observasi dan wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan bahwa pendekatan inklusif ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan menghargai keragaman, memperkuat hubungan antar siswa dari berbagai latar belakang agama, dan mempersiapkan mereka untuk hidup dalam masyarakat yang beragam. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan inklusif dan toleran terhadap keragaman agama sebagai elemen kunci dalam membangun generasi masa depan yang empatik dan menghargai keberagaman. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan, guru, dan praktisi pendidikan dalam merancang dan menerapkan kurikulum serta metode pengajaran yang mendukung toleransi dan pemahaman lintas agama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting kepada literatur tentang pendidikan multikultural dan komunikasi antarbudaya. Kata Kunci: Toleransi Interfaith, Pendidikan Inklusif, Keragaman Agama, Sekolah Dasar, Malang, Yogyakarta. 
Improvised Dialogue and Alliance of Religions in the Kenduri Tradition of Jatimulyo, Yogyakarta, Indonesia Lathifatul Izzah; Chahya Kusuma; Lukman Hakim; Ahmad Salim; Fahmi Hidayati
Jurnal Dialog Vol 49 No 1 (2026): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v49i1.1256

Abstract

This paper examines the role of the kenduri tradition as a medium for improvised interreligious dialogue and alliances in the multireligious community of Jatimulyo, Girimulyo Yogyakarta, Indonesia. Despite Indonesia's religious diversity and history of conflicts, kenduri persists as a way of life, fostering harmony amid differences in beliefs. The research problem centers on understanding why this community remains deeply rooted in kenduri and how it generates organic dialogue and cooperation across religions, addressing gaps in prior studies that overlook its improvisational aspects in building tolerance. Employing a qualitative ethnographic approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Findings reveal that Kenduri’s a culture and tradition that has become a way of life and even the life style of the community.  Based on its implementation, there are 3 types of kenduri, namely religious, traditional, and cultural. All three types of kenduri gave birth to a process of dialogue and alliance. Ultimately, kenduri serves as a powerful instrument for fostering interfaith harmony, presenting a compelling model for inclusive societies. It should therefore be deliberately integrated into multicultural policies and educational frameworks as a practical and culturally grounded approach to promoting social cohesion.