Chrystian Rambe
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN PERMAINAN TENIS LAPANGAN BAGI MAHASISWA M. Fahri Arridho; Nurkadri; Mufti Abdillah; Chrystian Rambe; Angga Ardiansyah; Elpindo Supahman Padang
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan model pembelajaran keterampilan groundstroke pada mahasiswa pemain tenis pemula. Populasinya adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Pelatih Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, Fakultas Ilmu Keolahragaan, angkatan 2001 dan 2002 yang telah menyelesaikan mata kuliah wajib Tenis Lapangan. Sampelnya terdiri dari 22 siswa yang dipilih secara acak dari angkatan 2002 dan 26 siswa yang dipilih secara acak dari angkatan 2001 yang berjumlah 48 siswa. Mahasiswa pada tahun ajaran 2001–2002 mengikuti mata kuliah yang menggunakan model pembelajaran terbuka, sedangkan mahasiswa pada tahun ajaran 2002–2003 mengikuti mata kuliah yang menggunakan model pembelajaran tertutup. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) pemain tenis yang belajar menggunakan model terbuka dan yang belajar menggunakan model tertutup tidak memiliki perbedaan keterampilan groundstroke; dan (2) pemain dengan kemampuan koordinasi tinggi mempunyai kemampuan groundstroke yang lebih unggul dibandingkan pemain dengan kemampuan koordinasi tinggi. kemampuan koordinasi yang rendah, dan (3) pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan groundstroke siswa tidak dipengaruhi oleh kemampuan koordinasi.
MODEL PEMBELAJARAN PERMAINAN TENIS LAPANGAN BAGI MAHASISWA M. Fahri Arridho; Nurkadri; Mufti Abdillah; Chrystian Rambe; Angga Ardiansyah; Elpindo Supahman Padang
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan model pembelajaran keterampilan groundstroke pada mahasiswa pemain tenis pemula. Populasinya adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Pelatih Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, Fakultas Ilmu Keolahragaan, angkatan 2001 dan 2002 yang telah menyelesaikan mata kuliah wajib Tenis Lapangan. Sampelnya terdiri dari 22 siswa yang dipilih secara acak dari angkatan 2002 dan 26 siswa yang dipilih secara acak dari angkatan 2001 yang berjumlah 48 siswa. Mahasiswa pada tahun ajaran 2001–2002 mengikuti mata kuliah yang menggunakan model pembelajaran terbuka, sedangkan mahasiswa pada tahun ajaran 2002–2003 mengikuti mata kuliah yang menggunakan model pembelajaran tertutup. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) pemain tenis yang belajar menggunakan model terbuka dan yang belajar menggunakan model tertutup tidak memiliki perbedaan keterampilan groundstroke; dan (2) pemain dengan kemampuan koordinasi tinggi mempunyai kemampuan groundstroke yang lebih unggul dibandingkan pemain dengan kemampuan koordinasi tinggi. kemampuan koordinasi yang rendah, dan (3) pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan groundstroke siswa tidak dipengaruhi oleh kemampuan koordinasi.
POLA RELASI MAHASISWA PEREMPUAN DENGAN DOSEN DAN MAHASISWA LAKI-LAKI DALAM DOMINASI MASKULIN M. Fahri Arridho; Mufti Abdilah; Chrystian Rambe; Angga Ardiansyah; Nurkadri
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3468

Abstract

Penelitian ini melihat interaksi antara mahasiswi Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan dengan mahasiswa laki-laki. Teori Struktural Anthony Giddens digunakan dalam analisis penelitian ini. Selain itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan desain penelitian deskriptif untuk lebih memahami cara mahasiswa perempuan berinteraksi dengan instruktur laki-laki dan sesama mahasiswa. Pengumpulan data berlangsung dengan wawancara mendalam digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tampaknya terdapat pola yang seimbang dalam interaksi antara dosen perempuan dan mahasiswi selama perkuliahan. Meskipun demikian, pola hubungan yang timpang antara mahasiswi dengan dosen pembimbing nampaknya masih terjadi karena mahasiswa merasa terbebani dan terintimidasi selama proses pembimbingan skripsi. Sementara itu, terlihat adanya pola interaksi yang tidak merata antara siswa laki-laki dan perempuan saat belajar di kelas. Dapat dikatakan bahwa interaksi mahasiswa perempuan dengan mahasiswa dan dosen laki-laki dipengaruhi oleh faktor pemungkin dan penghambat.
PERAN FILSAFAT OLAHRAGA DALAM MEMBENTUK IDENTITAS PROFESIONAL PELATIH OLAHRAGA Chrystian Rambe; Ahmad Avandi; Basyaruddin Daulay; Ghozi Indra Waskita
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v12i1.6316

Abstract

This study aims to analyze the role of sports philosophy in shaping the professional identity of sports coaches through the integration of ontological, epistemological, and axiological dimensions. The background of the study is based on the tendency of coaching practices to emphasize technical and managerial aspects, while the philosophical foundation has not been studied comprehensively. The study uses a literature review approach with an analytical-conceptual design through the stages of identification, selection, evaluation, and synthesis of relevant scientific sources. The results of the study indicate that the ontological dimension shapes coaches' awareness of the nature of sport as a process of developing a whole person; the epistemological dimension emphasizes the importance of integrating scientific knowledge and critical reflection in coaching practice; while the axiological dimension emphasizes the internalization of ethical values, sportsmanship, and moral responsibility. The discussion emphasizes that the professionalism of coaches is not only determined by technical competence, but also by the consistency of values ??and philosophical reflection that underlie their practice. This study concludes that sports philosophy plays a fundamental role in building a professional identity of coaches oriented towards character, integrity, and social responsibility.
PERAN FILSAFAT OLAHRAGA DALAM MEMBENTUK IDENTITAS PROFESIONAL PELATIH OLAHRAGA Chrystian Rambe; Ahmad Avandi; Basyaruddin Daulay; Ghozi Indra Waskita
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v12i1.6316

Abstract

This study aims to analyze the role of sports philosophy in shaping the professional identity of sports coaches through the integration of ontological, epistemological, and axiological dimensions. The background of the study is based on the tendency of coaching practices to emphasize technical and managerial aspects, while the philosophical foundation has not been studied comprehensively. The study uses a literature review approach with an analytical-conceptual design through the stages of identification, selection, evaluation, and synthesis of relevant scientific sources. The results of the study indicate that the ontological dimension shapes coaches' awareness of the nature of sport as a process of developing a whole person; the epistemological dimension emphasizes the importance of integrating scientific knowledge and critical reflection in coaching practice; while the axiological dimension emphasizes the internalization of ethical values, sportsmanship, and moral responsibility. The discussion emphasizes that the professionalism of coaches is not only determined by technical competence, but also by the consistency of values ??and philosophical reflection that underlie their practice. This study concludes that sports philosophy plays a fundamental role in building a professional identity of coaches oriented towards character, integrity, and social responsibility.