Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Minat Siswa SD Terhadap Extra Kurikuler Musik Melalui Implementasi Model Learning by Doing : Penelitian Tindakan Kelas Tomy Agung Sugito; Marda Putra Mahendra; Izzati Elvira Subianto; Arya Asna Lubbis
SCHOLASTICA JOURNAL JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN PENDIDIKAN DASAR (Kajian Teori dan Hasil Penelitian) Vol. 7 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/scholastica.v6i2.14719

Abstract

The initial interest of elementary school students towards extracurricular music shows a low percentage, which is 50.29%. Therefore, teachers need to make efforts to increase students' interest in that extracurricular music. The learning by doing method is applied to students to enhance their interest in extracurricular music. The methods used are qualitative descriptive and quantitative descriptive (mixing method). Data collection is conducted through questionnaires, observations, interviews, and documentation. The research results indicate that the learning by doing model can increase students' interest in extracurricular music by 90.73% and can foster student interest in the learning process as well as in music activities. In this effort, support from the school and teachers' facilities and infrastructure is needed, including increasing music activities (practice) in the process of learning music arts and requiring students to actively participate in the learning process such as asking questions, giving opinions, and engaging in music activities in the classroom.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN LAGU DAERAH DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SEKOLAH DASAR Chandra Ayu Proborini; Arda Cahyaning Prihantini; Galuh Tulus Utama; Iga Ayu Intan Candra; Marda Putra Mahendra
Mozaik : Journal of Art and Architecture Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/yep3d159

Abstract

Pembelajaran lagu daerah di sekolah dasar kerap terbatas pada aktivitas menyanyikan lagu tanpa pengkajian makna dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran lagu daerah dengan pendekatan deep learning, mengetahui nilai pendidikan yang terkandung dalam lagu daerah yang diimplementasikan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Subjek penelitain ini adalah guru dan siswa kelas III SDN Sukoreno 03 Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi terlaksana melalui tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan ketiga prinsip deep learning joyful learning, mindful learning, dan meaningful learning terwujud nyata dalam setiap kegiatan. Lagu Ampar-Ampar Pisang dan Cublak-Cublak Suweng terbukti mengandung nilai pendidikan meliputi kerja keras, kebersamaan, kejujuran, cinta budaya daerah, dan pelestarian tradisi. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa yang tinggi dan pendekatan guru yang komunikatif, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan kemampuan siswa dan belum tersedianya rubrik penilaian yang terstruktur. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning menjadikan pembelajaran lagu daerah lebih bermakna, menarik, dan mampu memperkaya pemahaman budaya siswa sekolah dasar.
Pelatihan Penulisan Notasi Balok melalui Penciptaan Lagu Anak pada Guru TK Se-Kecamatan Tandes Surabaya Marda Putra Mahendra; Dhani Kristiandri; Vivi Ervina Dewi; Agus Suwahyono; Moh. Sarjoko
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of teachers in learning music is very important to the development of children, especially in Early Childhood Education (PAUD). Education unit data of Tandes Surabaya sub-district has 116 schools that focus on Early Childhood Education (PAUD). In general, kindergarten teachers in the Tandes Surabaya area in the learning process use the learning model of listening and imitating videos on Youtube. This is a problem for kindergarten teachers in the Tandes Surabaya sub-district area. Kindergarten teachers in the Tandes Surabaya area should have competence in reading notation, writing notation, and making songs, especially children's songs. The purpose of the training on writing beam notation through the creation of children's songs for kindergarten teachers in Tandes Subdistrict is to improve teachers' competence in reading beam notation, writing beam notation and creating simple children's songs. This training was conducted in May-August 2024 through 4 stages, namely 1) Preliminary study and target audience; 2) Preparation of materials and small-scale trials; 3) Determination of activity schedule; 4) Activity implementation and; 4) Activity evaluation. The training participants were 53 kindergarten teachers in Tandes Sub-district, Surabaya. The results of this training are 5 children's songs created by kindergarten teachers in Tandes Surabaya District which are equipped with music notation and get Intellectual Property Rights (IPR).Keywords; community service; community; music; notation; song