Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Semangat Patriotisme dalam Karya Sastra Indonesia: Menelusuri Nilai-Nilai Kebangsaan Cerita Pendek dengan judul “Piloe” Kevin Pardede; Samuel Simamora; Rosmawaty Harahap
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6316

Abstract

Abtrak Artikel ini menelusuri nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan yang terkandung dalam cerita "Piloe" karya Soeman HS, seorang penulis sastra Indonesia. Dengan memperhatikan aspek-aspek kebersamaan, kejujuran, dan semangat keceriaan dalam cerita tersebut, artikel ini mengupas bagaimana karya sastra dapat memperkuat semangat cinta tanah air dan kebangsaan. Melalui analisis mendalam terhadap karakter-karakter dan alur cerita, artikel ini menjelaskan bagaimana cerita “Piloe” dapat menjadi cerminan dari nilai-nilai patriotisme dalam konteks sastra Indonesia. Artikel ini juga membahas bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam “Piloe” dapat memperkaya pemahaman akan semangat kebangsaan dan patriotisme di kalangan pembaca, khususnya generasi muda. Dengan menyoroti aspek-aspek kecil dalam cerita yang mencerminkan semangat persatuan, pengorbanan, dan kejujuran, artikel ini bertujuan untuk menggugah rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia. Diharapkan bahwa melalui analisis mendalam terhadap karya sastra, pembaca akan lebih memahami dan menghargai nilai-nilai kebangsaan yang terus relevan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Kata Kunci : Sastra, Patriotisme, Piloe
Persepsi Guru di SMP Negeri 35 Medan Terhadap Penggunaan Media Digital Dalam Pembelajaran Sastra Irma Yanti Sitorus; Kevin Pardede; Nanda Claudia Pardede; Yasinta Theresya Claudia Malau; Safinatul Hasanah Harahap
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru terhadap penggunaan media digital dalam pembelajaran sastra di SMP Negeri 35 Medan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan seorang guru Bahasa Indonesia dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pandangan positif terhadap integrasi media digital dalam pembelajaran sastra, yang dinilai mampu meningkatkan minat, partisipasi, dan kreativitas siswa. Media digital seperti video, aplikasi interaktif, dan platform multimedia memperkaya pengalaman belajar siswa serta memudahkan akses terhadap karya sastra. Namun, tantangan yang dihadapi dalam penerapan media digital meliputi keterbatasan akses siswa terhadap perangkat digital dan internet, serta kebutuhan peningkatan keterampilan teknis guru. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur dan pelatihan teknologi sangat diperlukan untuk memaksimalkan manfaat media digital dalam pembelajaran sastra.
Pemanfaatan Media YouTube untuk Pemerolehan Kosakata Dasar Pembelajar BIPA Pemula: Studi Literatur pada Video “Learn Indonesian in 20 Minutes – ALL the Basics You Need” di Kanal Learn Indonesian with IndonesianPod101.com Ezra Natasya Hutabarat; Kevin Pardede; Siti Fadilah Aini Siregar; Safinatul Hasanah Harahap
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8152

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan video “Learn Indonesian in 20 Minutes – ALL the Basics You Need” di kanal YouTube Learn Indonesian with IndonesianPod101.com sebagai media pemerolehan kosakata dasar bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula. Penelitian menggunakan metode kajian literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi terhadap delapan sumber literatur primer yang dipilih secara selektif berdasarkan relevansi tematis. Hasil kajian mengungkapkan lima tema utama: (1) YouTube sebagai media pembelajaran BIPA yang layak secara pedagogis dan teknis; (2) empat jenis kosakata dasar yang termuat dalam video IndonesianPod101.com, meliputi kosakata sapaan, perkenalan diri, tematik sehari-hari, dan fungsional, serta 47 kosakata budaya yang terkategorisasi; (3) ketercapaian keempat aspek kompetensi BIPA Level A1 secara integratif melalui mekanisme multimodal; (4) manfaat dan tantangan penggunaan video dalam pembelajaran BIPA; serta (5) peran metode penerjemahan adaptif dan multimodalitas visual-verbal dalam meningkatkan efektivitas pemerolehan bahasa. Pembahasan menunjukkan bahwa video IndonesianPod101.com secara konsisten merespons keterbatasan konten YouTube umum melalui desain pedagogis terstruktur, penggunaan bahasa Indonesia baku, tempo bicara yang terukur, scaffolding bilingual, serta integrasi multimodal yang terbukti mendukung ketercapaian seluruh aspek kompetensi berbahasa BIPA A1. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video IndonesianPod101.com tidak hanya layak, tetapi direkomendasikan sebagai model media pemerolehan kosakata dasar sekaligus pengenalan budaya bagi pemelajar BIPA pemula secara mandiri maupun dalam setting formal.
Busana Tradisional Pakpak sebagai Identitas Budaya: Kajian Semiotik: Pakpak Traditional Clothing as a Cultural Identity: A Semiotic Study Daniela Maretty Situmorang; Fenny Yuliani Pasaribu; Irzi Armando Panjaitan; Nanda Claudia Pardede; Kevin Pardede; Tri Indah Prasasti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara kerja tanda dalam busana tradisional Pakpak serta menjelaskan kontribusinya dalam pembentukan dan peneguhan identitas budaya. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik. Semiotika Roland Barthes digunakan sebagai kerangka utama untuk membaca lapisan denotasi, konotasi, dan mitos budaya, sedangkan semiotika Charles Sanders Peirce digunakan sebagai kerangka pendukung untuk mengklasifikasikan tanda ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Sumber data berupa dokumen akademik, artikel penelitian, deskripsi visual busana adat Pakpak, dan dokumentasi budaya yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi dokumenter, dan pencatatan unsur visual busana, kemudian dianalisis melalui identifikasi tanda, pengodean denotatif, klasifikasi tanda Peircean, interpretasi konotatif, pembacaan mitos budaya, dan penarikan makna identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baju Merapi-api, bulang-bulang, oles, borgot, rante abak, saong, leppa-leppa, rempu riar, ucang, tongket, serta kombinasi warna hitam, merah, dan putih bekerja sebagai sistem tanda yang menandai kehormatan, kewibawaan, kesantunan, status sosial, relasi adat, dan kesinambungan tradisi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa busana tradisional Pakpak merupakan medium komunikasi budaya yang menghubungkan tubuh, adat, memori, dan identitas etnik.
Semangat Patriotisme dalam Karya Sastra Indonesia: Menelusuri Nilai-Nilai Kebangsaan Cerita Pendek dengan judul “Piloe” Kevin Pardede; Samuel Simamora; Rosmawaty Harahap
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6316

Abstract

Abtrak Artikel ini menelusuri nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan yang terkandung dalam cerita "Piloe" karya Soeman HS, seorang penulis sastra Indonesia. Dengan memperhatikan aspek-aspek kebersamaan, kejujuran, dan semangat keceriaan dalam cerita tersebut, artikel ini mengupas bagaimana karya sastra dapat memperkuat semangat cinta tanah air dan kebangsaan. Melalui analisis mendalam terhadap karakter-karakter dan alur cerita, artikel ini menjelaskan bagaimana cerita “Piloe” dapat menjadi cerminan dari nilai-nilai patriotisme dalam konteks sastra Indonesia. Artikel ini juga membahas bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam “Piloe” dapat memperkaya pemahaman akan semangat kebangsaan dan patriotisme di kalangan pembaca, khususnya generasi muda. Dengan menyoroti aspek-aspek kecil dalam cerita yang mencerminkan semangat persatuan, pengorbanan, dan kejujuran, artikel ini bertujuan untuk menggugah rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia. Diharapkan bahwa melalui analisis mendalam terhadap karya sastra, pembaca akan lebih memahami dan menghargai nilai-nilai kebangsaan yang terus relevan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Kata Kunci : Sastra, Patriotisme, Piloe