p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LaGeografiA AMI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FENOMENA POST-TRUTH DAN TANTANGAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA PADA GENERASI Z Arnia Fenti Rosari
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya pada Generasi Z yang dikenal sebagai digital native. Kemudahan akses informasi tidak selalu diikuti oleh kemampuan literasi digital yang memadai, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap hoaks, disinformasi, dan berbagai bentuk manipulasi informasi. Kondisi tersebut mendorong munculnya fenomena post-truth, yaitu situasi ketika opini publik lebih dipengaruhi oleh emosi dan keyakinan pribadi dibandingkan fakta objektif. Fenomena ini menimbulkan kegelisahan akademik karena berpotensi memengaruhi proses internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara pada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fenomena post-truth, mengidentifikasi tantangan penguatan ideologi Pancasila, serta merumuskan strategi yang relevan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z di era digital. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai post-truth, media sosial, Generasi Z, dan Pancasila yang diperoleh dari berbagai basis data akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena post-truth pada Generasi Z ditandai oleh tingginya ketergantungan terhadap media sosial, kecenderungan mempercayai informasi viral, munculnya echo chamber, dan rendahnya verifikasi informasi. Tantangan penguatan ideologi Pancasila meliputi rendahnya pemahaman nilai Pancasila, menurunnya nasionalisme, hoaks dan disinformasi, radikalisme digital, polarisasi politik, serta pengaruh budaya global. Adapun strategi yang dapat dilakukan meliputi penguatan literasi digital, transformasi pendidikan Pancasila, pemanfaatan media digital edukatif, dan peningkatan civic engagement. Dengan demikian, penguatan ideologi Pancasila perlu dilakukan secara adaptif dan kontekstual agar mampu membangun ketahanan ideologis Generasi Z dalam menghadapi dinamika era post-truth.
Implementasi Peran Kelompok Tani Padi Sawah Irigasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Desa Sidomukti: Perspektif Kajian Geografi Pertanian Muhamad Rizal; Nadya Fariha Istiqamah; Arnia Fenti Rosari
LaGeografia Vol 25, No 1 (2026): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v25i1.83266

Abstract

Agriculture is an important sector for rural communities, particularly for farming families who depend on rice production as their primary source of income. The farmers group in Sidomukti Village plays a strategic role in coordinating irrigation management, production activities, and cooperation among farmers in order to improve family welfare. This study aims to describe the roles and implementation strategies of the farmers group in enhancing the welfare of farming families. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation involving purposively selected informants. The findings indicate that the farmers group performs three main roles: as a learning forum, a cooperation forum, and a production unit, supported by additional roles such as strengthening administrative management, building partnership networks, and developing social capital. Through the implementation of these roles, the farmers group has been able to improve farmers’ capacity, production efficiency, market access, and family economic resilience. Overall, the farmers group makes a significant contribution to increasing agricultural productivity, income stability, and family welfare.