Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar IPA Azizah Thalib; Ega Trisnawati; Rosnadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.21968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V SDN 5 Labuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 5 Labuan. Pengambilan data menggunakan instrumen angket. Analisis data menggunakat uji t. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata pretest 75,45 dan posttest sebesar 93,18. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifikasi (0,000) ≥ 0,05 maka Ho ditolak, artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar IPA siswa sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran atau tidak ada pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar IPA siswa.
Diseminasi Buku Ajar NAPANDE Berbasis Budaya Sulawesi Tengah untuk Mendukung Pembelajaran IPAS Fase B di Sekolah Dasar Abdul Rahman; Azizah; Sinta Satria Dewi Pendit; Mas'adi; Rosnadi
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i2.1677

Abstract

Keterbatasan bahan ajar yang menghubungkan konsep IPAS dengan budaya lokal menjadi kendala guru dalam menerapkan culturally responsive teaching (CRT). Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendiseminasikan Buku Ajar NAPANDE berbasis budaya Sulawesi Tengah serta mendukung kesiapan guru menggunakannya dalam pembelajaran IPAS Fase B. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 dan 6 Agustus 2026 di SD Inpres 1 Tatura, Kota Palu, dengan melibatkan 15 guru. Pendekatan andragogi diterapkan melalui pemaparan materi, diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik penggunaan buku yang diakses melalui kode pindai. Evaluasi menggunakan kuesioner setelah kegiatan dan umpan balik peserta yang dianalisis secara deskriptif. Tujuh aspek evaluasi memperoleh skor 85,33–92,00% dan seluruhnya berkategori sangat baik. Manfaat buku memperoleh skor tertinggi, yaitu 92,00%, sedangkan kemudahan penggunaan terendah, yaitu 85,33%. Guru mengusulkan penambahan arti dan panduan pelafalan istilah daerah serta pengembangan buku untuk Fase C. Hasilnya menunjukkan bahwa Buku Ajar NAPANDE memperoleh respon positif, memudahkan guru menerapkan CRT, dan membantu menyampaikan materi IPAS secara lebih kontekstual.