Desa Sindangmekar merupakan salah satu desa di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital. Salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah sulitnya menyampaikan aspirasi dan pengaduan secara efektif karena laporan yang diajukan sering kali tidak memperoleh tindak lanjut yang jelas. Kondisi ini mendorong perlunya media digital yang mampu memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang User Interface (UI) aplikasi Go Call Village berbasis Android dan Website menggunakan metode Design Thinking. Metode ini terdiri atas lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang berfokus pada pemahaman kebutuhan pengguna serta pengembangan solusi yang berorientasi pada pengalaman pengguna (user-centered design). Hasil penelitian berupa rancangan antarmuka aplikasi yang mendukung fitur pelaporan pengaduan secara daring, pelacakan proses pengaduan, pemantauan status penyelesaian laporan, serta riwayat pengaduan. Rancangan UI yang dihasilkan mengutamakan kemudahan penggunaan, kenyamanan, dan navigasi yang intuitif sehingga masyarakat dapat menyampaikan dan memantau pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Dengan penerapan metode Design Thinking, aplikasi Go Call Village diharapkan mampu meningkatkan efektivitas interaksi digital antara pemerintah desa dan masyarakat serta mendukung pelayanan pengaduan yang lebih transparan, responsif, dan efisien di Desa Sindangmekar.Kata Kunci: Desa Sindangmekar, User Interface, Design Thingking, AplikasiGo Call Village, Layanan Pengaduan.