Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE AHP DALAM PENUNJANG KEPUTUSAN PEREKRUTAN TRAINER NOOR KUSERI SPORTS CENTER Lena Magdalena; Mesi Febima; Marsani Asfi; Unang Solihin; Stefanny Christina
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v16i1.478

Abstract

Noor Kuseri Sports Center merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyewaan peralatan fitness. Permasalahan yang dihadapi adalah proses perekrutan trainer yang masih dilakukan secara subjektif dan belum menggunakan metode yang terstruktur, sehingga menyulitkan dalam menentukan kandidat terbaik secara objektif. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar tetap dapat berolahraga di rumah, Noor Kuseri Sports Center berupaya menambah jumlah trainer yang kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam penunjang keputusan perekrutan trainer pada Noor Kuseri Sports Center. Metode AHP digunakan untuk membantu proses pengambilan keputusan secara lebih sistematis dan objektif berdasarkan beberapa kriteria, yaitu sertifikasi, pengalaman, postur tubuh, dan umur. Alternatif yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 kandidat calon trainer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode AHP mampu menghasilkan perangkingan kandidat trainer berdasarkan nilai bobot prioritas. Kandidat dengan nilai tertinggi adalah Igas dengan bobot 0,4218, diikuti Jhony dengan bobot 0,3131 dan Tony dengan bobot 0,2222. Dengan demikian, implementasi metode AHP dalam penunjang keputusan perekrutan trainer dapat membantu Noor Kuseri Sports Center dalam menentukan trainer terbaik sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan secara lebih efektif, objektif, dan terstruktur.Kata kunci: AHP, Perekrutan Trainer, Perangkingan, Keputusan
PERANCANGAN UI APLIKASI GO CALL VILLAGE UNTUK LAYANAN PENGADUAN DESA MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINGKING Mesi Febima; Dennis Cesar Alhafidz; Muhammad Nur Fauzi; Wiwiek Nurkomala Dewi; Lena Magdalena
Jurnal Grafis Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Grafis Volume 5, Nomor 1
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sindangmekar merupakan salah satu desa di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital. Salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah sulitnya menyampaikan aspirasi dan pengaduan secara efektif karena laporan yang diajukan sering kali tidak memperoleh tindak lanjut yang jelas. Kondisi ini mendorong perlunya media digital yang mampu memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang User Interface (UI) aplikasi Go Call Village berbasis Android dan Website menggunakan metode Design Thinking. Metode ini terdiri atas lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang berfokus pada pemahaman kebutuhan pengguna serta pengembangan solusi yang berorientasi pada pengalaman pengguna (user-centered design). Hasil penelitian berupa rancangan antarmuka aplikasi yang mendukung fitur pelaporan pengaduan secara daring, pelacakan proses pengaduan, pemantauan status penyelesaian laporan, serta riwayat pengaduan. Rancangan UI yang dihasilkan mengutamakan kemudahan penggunaan, kenyamanan, dan navigasi yang intuitif sehingga masyarakat dapat menyampaikan dan memantau pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Dengan penerapan metode Design Thinking, aplikasi Go Call Village diharapkan mampu meningkatkan efektivitas interaksi digital antara pemerintah desa dan masyarakat serta mendukung pelayanan pengaduan yang lebih transparan, responsif, dan efisien di Desa Sindangmekar.Kata Kunci: Desa Sindangmekar, User Interface, Design Thingking, AplikasiGo Call Village, Layanan Pengaduan.
Sistem Pendukung Keputusan Pemeliharaan Mesin Menggunakan RCM dan Fuzzy FMEA di PG Rajawali II Unit Tersana Baru Sinsin Kuraesin; Lena Magdalena; Mesi Febima
Jurnal Teknologi Sistem Informasi Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Teknologi Sistem Informasi (on Process)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jtsi.v7i2.17358

Abstract

Pemeliharaan mesin pada proses giling tebu memerlukan prioritas yang terukur karena kegagalan satu komponen dapat menghentikan rangkaian produksi. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan berbasis web untuk mengolah catatan downtime menjadi urutan risiko dan rekomendasi pemeliharaan dengan mengintegrasikan Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA). Data penelitian mencakup lima stasiun produksi pada musim giling 2024 dan 2025. Sebanyak 73 kejadian tahun 2024 dikelompokkan menjadi 50 mode kegagalan, sedangkan 83 kejadian tahun 2025 menjadi 56 mode kegagalan. Fuzzy FMEA menghasilkan prioritas berdasarkan Severity, Occurrence, Detection, nilai FRPN, defuzzifikasi, dan MTTR. Proporsi mode berisiko tinggi meningkat dari 2% menjadi 18%. Matriks RCM berisi 27 kombinasi menghasilkan Scheduled On-Condition Task, Scheduled Restoration Task, atau Scheduled Discard Task; tindakan restorasi mendominasi sebesar 62% pada 2024 dan 70% pada 2025. Sistem REMIND (Recommendation Maintenance Decision System) dibangun menggunakan Laravel, MySQL, dan Python. Pengujian black-box terhadap 67 skenario pada akses Admin Maintenance dan Supervisor seluruhnya valid. Sistem mampu menyajikan prioritas dan rekomendasi secara konsisten sebagai dasar keputusan pemeliharaan pada masa off-season.
Pengembangan Sistem E-Musrenbang Berbasis Arsitektur Enterprise TOGAF untuk Mendukung Layanan Digital di Bappeda Kabupaten Grobogan Mesi Febima; Lena Magdalena
Jurnal Paradigma Grobogan Vol. 2 No. 2 (2025): December : Jurnal Paradigma Grobogan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/paradigma.v2i2.95

Abstract

Bappeda of Grobogan Regency is a local government institution responsible for assisting the Regent in managing governmental affairs related to regional planning, research, and development. One of the key instruments in the planning process is the Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) or Development Planning Deliberation, which serves as a forum for public participation in submitting development proposals from the village to the regency level. Based on the targets outlined in the Grobogan Regency Medium-Term Development Plan (RPJMD) 2021–2026, particularly in the fourth mission, the government is committed to enhancing the implementation of integrated e-government systems. However, the current Musrenbang process still faces several challenges, such as manual proposal submissions, limited transparency, and lack of data integration across administrative levels and government agencies (Organisasi Perangkat Daerah or OPD).To address these issues, digital transformation is required to make the Musrenbang process more effective, efficient, transparent, and participatory. The objective of this research is to design an Enterprise Architecture model using the TOGAF framework for developing a web-based e-Musrenbang System that enables citizens and stakeholders to submit, monitor, and evaluate development proposals digitally. The research results in a system architecture design that supports an integrated process of proposal submission, validation, and evaluation. The implementation of the e-Musrenbang system is expected to improve the efficiency of planning processes, strengthen stakeholder coordination, and realize transparent, accountable, and digitally driven governance.