Lutfan Makmun
Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

TINGKAT INFEKSI CACING FASCIOLA PADA TERNAK DOMBA DI DESA GIRIKULON KECAMATAN SECANG KABUPATEN MAGELANG: The Infection Rate of Fasciola Worms in Sheep in Girikulon Village, Secang District, Magelang Regency Edi Purwono; Wida Wahidah Mubarokah; Ferdian Achmad; Riyadi; Lutfan Makmun; Siti Mustamimah
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2950

Abstract

Sektor peternakan memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian secara keseluruhan dan memiliki peluang pasar yang baik dan cukup menjanjikan. Namun, dalam proses budidayanya, banyak faktor yang menjadi kendala, salah satunya adalah penyakit cacingan. Penyakit cacingan ini sering menyerang ternak domba dan menyebabkan pertumbuhan ternak menjadi terganggu, hewan tampak kurus, produktivitas turun, dan tidak jarang berujung dengan kematian ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat infeksi cacing Fasciola sp. yang diduga menginfeksi ternak domba di Desa Girikulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang serta menentukan seberapa besar tingkat prevalensinya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan 50 sampel feses domba. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif dengan mengambil feses segar domba langsung dari rektum domba menggunakan metode palpasi atau dengan menampung feses yang baru keluar. Sampel kemudian dimasukkan ke dalam wadah bersih, diberi label, dan segera dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan metode uji sedimentasi. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil uji sedimentasi menunjukkan bahwa 4 sampel dari total 50 sampel feses domba yang diperiksa dengan menggunakan uji sedimentasi dinyatakan positif terinfeksi cacing Fasciola sp. dengan derajat infeksi ringan. Tingkat prevalensi cacing Fasciola sp. pada ternak domba di Desa Girikulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang diketahui sebanyak 8% dari total populasi sampel. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ternak domba di Desa Girikulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, positif terinfeksi cacing Fasciola sp. derajat ringan dengan tingkat prevalensi tergolong rendah.   Kata kunci: cacing, domba, Fasciola sp., infeksi, prevalensi
Pengaruh Pemberian Kecambah Kacang Hijau (Virginia radiata L) Umur Tiga Hari Terhadap Kualitas Sperma Domba Ekor Tipis Edi Purwono; Anisa Nur Savita Dewi; Wida Wahidah Mubarokah; Mukzizat Akbarriski; Lutfan Makmun
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1442

Abstract

Domba Ekor Tipis merupakan domba lokal asli Indonesia dan banyak ditemui pada peternakan rakyat. Keunggulan domba ini adalah mampu beradaptasi pada kondisi iklim tropis, memiliki sifat seansonal polyestrus yang dapat kawin sepanjang tahun, serta merupakan domba penghasil daging sehingga cocok untuk dijadikan calon induk pejantan pada program IB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari terhadap kualitas sperma domba ekor tipis. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan total sampel sebanyak 16 ekor domba jantan. P0 digunakan sebagai kontrol atau tanpa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari, P1 diberi perlakuan penambahan kecambah kacang hijau umur tiga hari sebanyak 4 gram/kg BB, P2 sebanyaak 5 gram/kg BB dan P3 sebanyak 6 gram/kg BB. Variabel yang diamati meliputi konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa. Data yang diperoleh selanjutnya akan ditabulasi dan di analisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA), dan jika hasil uji ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan maka akan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari mampu memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas sprematozoa, konsentrasi spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari mampu meningkatkan kualitas sperma domba ekor tipis.
Pengaruh Penyuluhan Pengobatan Penyakit Haemonchosis Pada Domba Menggunakan Serbuk Daun Mangga Terhadap Adopsi Peternak Melalui Video Motion Grafis Di Desa Ngipik Kecamatan Pringsurat Mukhammad Farkhan Ma’mun; Nurdayati Nurdayati; Muzizat Akbarrizki; Wida Wahidah Mubarokah; Edi Purwono; Lutfan Makmun
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1446

Abstract

Tugas Akhir (TA) dilaksanakan di Desa Ngipik, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung. Pengkajian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pengobatan penyakit haemonchosis pada domba menggunakan serbuk daun mangga terhadap adopsi peternak melalui video motion grafis di Desa Ngipik, Kecamatan Pringsurat. Responden yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sejumlah 35 orang dari peternak domba yang ada di Desa Ngipik diambil dengan metode purposive sampling. Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design dalam mengukur pengaruh yang diambil data pretest sebelum penyuluhan dan diambil data posttest setelah dilakukan penyuluhan dengan cara anjangsana, pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi dengan alat bantu kuisioner, Jenis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Nilai efektivitas penyuluhan dalam pembuatan serbuk daun mangga untuk penyakit haemonchosis melalui video motion grafis sebesar 68,15 pada kategori efektif, sedangkan nilai efektivitas perubahan perilaku peternak domba sebesar 33,83 pada kategori cukup efektif. Hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa terjadi perubahan tahap adopsi (minat, sadar, menilai, mencoba, dan menerapkan) peternak secara sangat signifikan (p<0,01) sebelum dan sesudah penyuluhan dalam pembuatan serbuk daun mangga untuk pengobatan haemonchosis pada domba melalui video motion grafis di Desa Ngipik Kecamatan Pringsurat.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Terhadap Produktivitas Telur Tetas Ayam Strain Lohmann Brown Dengan Ayam Bangkok Melalui Inseminasi Buatan Wida Wahidah Mubarokah; Muhammad Iqbal Rizky Muzaka; Aan Awaludin; Andang Andiani Listyowati; Lutfan Makmun; Edi Purwono; Muzizat Akbarrizki
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level yang tepat dalam pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap produktivitas telur hasil persilangan ayam strain Lohmann Brown dengan ayam Bangkok melalui inseminasi buatan. Penelitian ini dilakukan selama 10 minggu. Bahan penelitian meliputi 72 ekor induk ayam ras petelur, pejantan ayam Bangkok, dan ekstrak daun kemangi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 (tanpa pemberian perlakuan), P1 (2,5 ml ekstrak daun kemangi), P2 (5 ml ekstrak daun kemangi), P3 (7,5 ml ekstrak daun kemangi). Variabel yang diamati adalah produksi telur dan berat telur tetas. Metode analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produktivitas yaitu produksi telur dan berat telur tetas. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dengan dosis 5 ml dapat meningkatkan produktivitas meliputi produksi telur dan berat telur tetas.
Minat Wanita Tani Sekar Melati Terhadap Pembuatan Es Lilin Yoghurt di Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Dewi Sarah Azzahra; Sunarsih Sunarsih; Muzizat Akbarrizki; Wida Wahidah Mubarokah; Haris Triwibowo; Lutfan Makmun; Edi Purwono
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1481

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang pada tanggal April-Juni 2025. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui minat wanitiYani terhadap inovasi es lilin yoghurt susu sapi dengan penambahan perisa stroberi di Desa Kaponan Kecamatan Pakis. Responden yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sejumlah 35 orang dari anggota KWT Sekar Melati, yang diambil dengan menggunakan teknik sampel jenuh . Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Pengukuran perubahan perilaku diambil melalui data pretest sebelum penyuluhan dan diambil data posttest setelah penyuluhan dengan cara anjangsana, wawancara, dan observasi dengan alat bantu kuesioner. Hasil pengkajian terhadap minat inovasi es lilin yoghurt susu sapi dengan penambahan perisa stroberi adalah “Sangat tinggi". Efektivitas penyuluhan berada pada kategori “Sangat Efektif" dengan nilai 90,63% dan efektivitas perubahan perilaku berada pada kategori “Efektif” dengan nilai 64,28%, dengan peningkatan pengetahuan , sikap positif terhadap pengolahan susu, serta keterampilan dalam praktik pembuatan es lilin yoghurt. Inovasi inii diharapkan dapat menjadi solusi altematif dalam meningkatkan nilai tambah produk susu sapi dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Wanita Tani terhadap Pengolahan Kefir Susu Kambing dengan Penambahan Perisa Buah di Desa Mejing Kecamatan Candimulyo Muh Nur Khamid; Nurul Fajar Sulistiawati; Yudiani Rina Kusuma; Wida Wahidah Mubarokah; Lutfan Makmun; Edi Purwono; Muzizat Akbarrizki
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat wanita tani serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan kefir susu kambing dengan penambahan perisa buah. Penelitian dilakukan pada kelompok wanita tani (KWT) Dewi Sri dengan jumlah responden sebanyak 35 orang yang diambil secara sensus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre Test Post Test dan One Shot Case Study. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat wanita tani dalam pengolahan kefir susu kambing berada pada kategori sangat tinggi sebesar 94,2% dan faktor-faktor seperti usia, tingkat pendidikan, pengalaman mengolah susu, dan jumlah ternak secara simultan berpengaruh sangat signifikan (p < 0,01) terhadap minat. Secara parsial, usia, tingkat pendidikan, pengalaman mengolah susu, dan jumlah ternak berpengaruh sangat signifikan (p < 0,01). Efektivitas penyuluhan sebesar 80,2% dengan kategori efektif dan efektivitas perubahan perilaku sebesar 58,2% dengan kategori cukup efektif.
Pengaruh Pemberian PGF2α Komersial Terhadap Kualitas Estrus Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) Krisna Handhikapoor; Edi Purwono; Muh Nur Khamid; Wida Wahidah Mubarokah; Mukzizat Akbarriski; Lutfan Makmun
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian PGF2α komersial terhadap kualitas estrus dan keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada 16 ekor sapi PFH yang dibagi dalam empat kelompok perlakuan: kontrol (tanpa hormon), Dinoprost, Cloprostenol, dan D-Cloprostenol. Perlakuan hormon diberikan dengan metode injeksi ganda dengan interval 11 hari. Parameter yang diamati meliputi intensitas estrus, kecepatan munculnya estrus, dan keberhasilan inseminasi buatan yang diukur melalui cek urin, palpasi rektal, dan Non Return Rate (NRR). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan Chi-Square, serta uji Mann-Whitney sebagai uji lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGF2α komersial memiliki pengaruh nyata (p < 0,05) dalam meningkatkan intensitas estrus dan mempercepat kemunculan estrus pada sapi PFH dibandingkan dengan kontrol. Namun, pengaruh pemberian PGF2α terhadap keberhasilan kebuntingan tidak signifikan (p > 0,05). Tidak terdapat perbedaan nyata antar jenis PGF2α komersial yang diuji dalam hal efektivitas untuk semua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan PGF2α komersial efektif untuk meningkatkan manifestasi estrus yang dapat membantu dalam penentuan waktu inseminasi buatan, meskipun belum terbukti meningkatkan tingkat kebuntingan secara signifikan.