Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identification of Operational Risks in Improving the Quality of Education Dhea Aulia Shofitri; Wahyu Hidayat; Novia Yanti; M. Hidayat Ediz
Ri'ayatu Al-Qur'an: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): January
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu Al-Qur`an Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62990/rajupi.v6i1.26

Abstract

The main discussion of this research is identifying operational risks in improving the quality of education at Madrasah Tsanawiyah as well as how to control and evaluate these risks. Madrasah or other educational institutions that have the same eligibility requirements as any organization. Operational risk control is a way of managing risk that goes hand in hand with various aspects of the company, where risks can be managed or reduced until the amount of risk cannot be completely eliminated. This research uses qualitative research methods through a descriptive approach. This research aims to determine and describe operational risks in improving the quality of education at Madrasah Tsanawiyah, as the results of the author's research conclude that there are several operational risks identified and the institution already knows how to control and evaluate to follow up on these matters.
Penguatan Majelis Taklim Surau Talang Melalui Pengajian Berbasis Al-Qur’an dalam Pemberdayaan Lansia di Aur Malintang, Padang Pariaman Roni Faslah; Marfiyanti Marfiyanti; Novia Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4554

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran Majelis Taklim Surau Talang dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an serta pemberdayaan lansia di Aur Malintang, Padang Pariaman. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada dominasi jamaah lansia dengan pola pembelajaran yang masih bersifat pasif, sehingga kemampuan membaca Al-Qur’an belum berkembang secara optimal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan tartil, ceramah motivasi spiritual, serta praktik tilawah lansia. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 dalam suasana Ramadhan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta mampu memperbaiki kesalahan mendasar dalam bacaan Al-Fatihah, meningkatnya motivasi spiritual jamaah, serta tumbuhnya kepercayaan diri lansia dalam membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan religius berbasis partisipatif efektif dalam pemberdayaan lansia. Program ini juga mendorong pembelajaran sepanjang hayat (long life learning) bagi jamaah usia 45 tahun ke atas.