Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP PEMBIAYAAN UMKM DI INDONESIA Abdul Karim; Evi Sirait; Toto Heru Dwihandoko; Jarul Mustajirin; Junus Paulus Patty
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13763

Abstract

Abstrak Financial technology menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, yang melibatkan pembacaan literatur dari berbagai sumber termasuk laporan, buku, artikel dan jurnal dengan menggunakan pendakatan kualitatif dan deduktif. Temuan dalam peneltian ini adalah financial technology memilik peran yang sangat krusial terhadap pembiayaan UMKM di Indonesia. Peran financial technology terhadap perkembangan UMKM di Indonesia sangat banyak antara lain sebagai layanan keuangan pembiayaan, pembuka lapangan pekerjaan baru, dan memudahkan dalam bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai. Financial technology juga sangat berperan penting dalam pembiayaan modal, meningkatkan inklusi keuangan UMKM, meningkatkan literasi keuangan UMKM dan meningkatkan kinerja UMKM. Financial technology memberikan dampak positif terhadap UMKM di Indonesia dan memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha dalam meningkatkan volume penjualan, mempermudah promosi produk, mempercepat kegiatan transaksi dan lain-lain. Kata Kunci: Financial Technology and UMKM
PERAN PEREMPUAN DALAM PERBERDAYAAN UMKM MELALUI DIGITALISASI Putri, Nia Rifanda; Latifah; Mustajirin , Jarul; Cahyono, Ari Nugroho
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan perempuan dalam sektor Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi telah menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era teknologi informasi. Di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, perempuan pelaku Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi tantangan dalam pemasaran produk dan penggunaan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital perempuan Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan penggunaan media sosial dan platform e-commerce. Metode pelaksanaan melibatkan pemetaan kebutuhan, pelatihan digital, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan implementasi yang efektif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pemasaran digital peserta, dengan banyak di antaranya mulai mengelola media sosial dan toko online secara mandiri. Meskipun terdapat kendala terkait infrastruktur internet dan multitasking, pendampingan yang intensif berhasil membantu peserta mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan visibilitas produk mereka. Program ini berhasil memberdayakan perempuan pelaku UMKM dan dapat dijadikan model pemberdayaan digital untuk pengembangan ekonomi lokal di daerah lain.
PERAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP PEMBIAYAAN UMKM DI INDONESIA Karim, Abdul; Sirait, Evi; Dwihandoko, Toto Heru; Mustajirin, Jarul; Patty, Junus Paulus
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13763

Abstract

Abstrak Financial technology menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, yang melibatkan pembacaan literatur dari berbagai sumber termasuk laporan, buku, artikel dan jurnal dengan menggunakan pendakatan kualitatif dan deduktif. Temuan dalam peneltian ini adalah financial technology memilik peran yang sangat krusial terhadap pembiayaan UMKM di Indonesia. Peran financial technology terhadap perkembangan UMKM di Indonesia sangat banyak antara lain sebagai layanan keuangan pembiayaan, pembuka lapangan pekerjaan baru, dan memudahkan dalam bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai. Financial technology juga sangat berperan penting dalam pembiayaan modal, meningkatkan inklusi keuangan UMKM, meningkatkan literasi keuangan UMKM dan meningkatkan kinerja UMKM. Financial technology memberikan dampak positif terhadap UMKM di Indonesia dan memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha dalam meningkatkan volume penjualan, mempermudah promosi produk, mempercepat kegiatan transaksi dan lain-lain. Kata Kunci: Financial Technology and UMKM
Mewujudkan Keuangan ke Masyarakat dengan Fintech P2P Lending di Desa Pilangsari Sayung Demak Mustajirin, Jarul; Infitharina, Erna; Nugroho, Ari Cahyono; Syuhada, Esa Arung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 3 (2024): JPMII - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.475

Abstract

Desa Pilangsari Kabupaten Demak belum merasakan kemudahan dari fintech dalam setiap transaksi terutama ibu rumah tangga, mendapatakan sumber pembiayaan dari fintech sebagian besar penduduknya bergantung pada Bank Perkreditan Rakyat atau Perbankan. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini untuk menyosialisasikan layanan keuangan berbasis teknologi bagi warga Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Metode pelaksanaan dilakukan yaitu prasurvei, pembentukan tim, koordinasi tim PKM, dan persiapan sarana dan prasarana kegiatan dan materi. Peserta sosialisasi terdiri dari ibu rumah tangga, mahasiswa, dan siswa di Desa Pilangsari. Hasil dari program ini adalah tahap prasurvei dilakukan melihat kondisi warga sekitar akan literasi keuangan, tahap pembentukan tim dilakukan pembuatan tim yang terdiri dari 4 dosen dengan program studi yang berbeda, tahap koordinasi tim PKM dilakukan dengan menginformasikan dan tindak lanjut pemberian tugas terkait dengan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pilangsari, selanjutnya tahap persiapan yaitu  persiapan materi, lokasi PKM, dan lain-lain, dan Ketiga tahap evaluasi program melalui diskusi dan tanya jawab. Kesimpulan dari program pengabdian masyarakat dapat memberikan pengetahuan tentang manfaat layanan jasa P2P Lending dengan menggunakan platform Dana Syariah, meningkatkan keterampilan dan peluang dalam menambah pendapatan di luar pendapatan sebelumnya serta berdasarkan hasil pretest diperoleh nilai rata-rata 32 persen dan posttest diperoleh nilai rata-rata 75 persen hasil yang cukup baik dari sebelum materi yang disampaikan dengan sesudah materi disampaikan.
Penguatan Kapasitas Perempuan UMKM Pangan melalui Pemasaran Digital dan Edukasi Manajemen Lingkungan Berkelanjutan Nia Rifanda Putri; Ari Nugroho Cahyono; Latifah; Jarul Mustajirin; Dian Islamiyati; Muhammad Abdul Latif; Ana Luthfiyanah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20345

Abstract

Perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat. Namun, keterbatasan literasi digital serta rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan lingkungan berkelanjutan masih menjadi kendala dalam pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan UMKM pangan melalui pelatihan pemasaran digital dan edukasi manajemen lingkungan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal dengan melibatkan 50 perempuan pelaku UMKM pangan. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, sosialisasi program, pelatihan pemasaran digital, edukasi manajemen lingkungan berkelanjutan, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran produk. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 52 pada saat pre-test menjadi 86 pada saat post-test. Selain itu, peserta mulai menerapkan praktik usaha yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan kemasan yang lebih berkelanjutan, pengelolaan limbah usaha, serta efisiensi penggunaan sumber daya. Program ini menunjukkan bahwa integrasi pemasaran digital dan edukasi manajemen lingkungan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan kapasitas perempuan UMKM pangan, memperluas peluang pasar, serta mendukung pengembangan usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kata Kunci: Perempuan UMKM; Pemasaran Digital; Media Sosial; Manajemen Lingkungan Berkelanjutan; Pemberdayaan Masyarakat