Tetep
Institut Pendidikan Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dampak Lingkungan Sosial Sekolah Terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa SDN 3 Kersamenak Sipa Anggraeni; Tetep; Karantiano Sadasa Putra; De Budi Irwan Taofik
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial sekolah terhadap perilaku sopan santun peserta didik kelas V SDN 3 Kersamenak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto kausal. Sampel penelitian berjumlah 42 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup skala Likert dan dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27 melalui uji normalitas, homogenitas, linearitas, korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan sosial sekolah dan perilaku sopan santun peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar 0,512 yang termasuk kategori sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,262 menunjukkan bahwa lingkungan sosial sekolah memberikan kontribusi sebesar 26,2% terhadap perilaku sopan santun peserta didik. Dengan demikian, lingkungan sosial sekolah berperan dalam membentuk perilaku sopan santun peserta didik
APPLICATION OF DIGITAL COMICS TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES IN SOCIAL STUDIES LEARNING Enung Aprilianti; Tetep; Lili dianah
SAHUR Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/sahur.v4i2.2722

Abstract

Penelitian ini merupakan penerapan komik digital yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk desain One Group Pretest-Postest. Sumber data pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas IX MTs Persis Lempong. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa komik digital efektif untuk meningkatkan hasil belajar dengan perolehan N-Gain sebesar 0,45 dengan kategori sedang. Adapun hasil hipotesis pada penelitian ini menunjukkan hasil nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebelum penggunaan komik digital dan sesudah penggunaan komik digital pada pembelajaran IPS.
Penerapan Metode Problem Based Learning dalam Pembelajaran PKn untuk Membangun Budaya Demokrasi Peserta Didik Ramdan Darmawan; Sri Devi Rahmawati; Rifqi Fadli Robby Al-Fathy; Endang Dimyati; Tetep; Cecep Kuswara
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v6i1.629

Abstract

The problem of students' democratic culture is often caused by the learning process that is still dominated by the teacher. This study aims to assess the extent to which the Problem Based Learning (PBL) method in Civics learning is effective in building students' democratic culture. The approach used in this research is classroom action research (PTK) using the Kemmis & Taggart model consisting of two cycles with two meetings, where each cycle goes through four stages, namely (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. The research sample was determined through purposive sampling technique, with class IX-A as the research object. Data were collected through interviews, observations and documentation. Data analysis was carried out using descriptive percentage techniques in accordance with Civics learning outcomes. The results of hypothesis testing show that the application of PBL method in Civics learning has a positive influence on the development of students' democratic culture. This increase can be seen from the increase in each cycle, in terms of student participation experiencing an average increase of around 20%, an increase in student confidence in expressing opinions increased by 37.5%, and also mutual respect with an average increase of around 22.5%, meaning that this can be said to have met the specified target. Based on these results, it can be concluded that the Problem Based Learning (PBL) method in Civics learning has proven effective in building a culture of democracy in students. 
Implementasi Game-Based Learning Berbasis Kartu Domino untuk Meningkatkan Pemahaman Materi pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammad Nasrul Rojab; Milda Maulida; Indah Darmayani; Tetep; Anita Murdayanti
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v6i1.630

Abstract

Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning is often considered abstract and less interesting by students, especially in understanding the concept of diversity within the framework of Bhinneka Tunggal Ika. Learning innovation is needed so that the material can be understood contextually and enjoyably. This study aims to implement a Game-Based Learning model based on domino cards to improve the understanding of grade IX students of SMP Negeri 5 Tarogong Kidul on the material of diversity within the framework of Bhinneka Tunggal Ika. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method of the Dave Ebbutt model which is cyclical. The study was conducted in two cycles, each including the planning, action, observation, and reflection stages. The research instruments included observation, questionnaires, interviews, and comprehension tests. Data were analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that the use of domino cards as a game-based learning medium can increase students' active involvement, critical thinking, and understanding of the values of diversity. The average understanding score increased from 78.9 in cycle I to 86.7 in cycle II. This means that implementing game-based learning using domino cards has proven effective in improving student understanding. This model aligns with the characteristics of active and kinesthetic students and supports meaningful and contextual PPKn learning.
IMPLEMENTATION OF THE RECIPROCAL TEACHING LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITIES IN THE PPKN SUBJECT AT SMAN 18 GARUT Tiara Azrin Karimah; Tetep; Ade Suherman
Journal Civics And Social Studies Vol. 9 No. 2 (2025): Vol 9 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v9i2.3484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Reciprocal Teaching dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 18 Garut. Model pembelajaran Reciprocal Teaching dipilih karena diyakini mampu mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan reflektif melalui kegiatan seperti diskusi, penyusunan pertanyaan, klarifikasi konsep, dan prediksi terhadap materi. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana model tersebut mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, yang merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai pretest peserta didik adalah 50,77 dan meningkat menjadi 75,87 pada posttest, dengan penurunan standar deviasi dan varians yang menunjukkan peningkatan hasil belajar lebih merata. Hasil analisis N-Gain menunjukkan rata-rata sebesar 0,4945 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Sementara itu, kelas kontrol menunjukkan N-Gain negatif atau sangat rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model Reciprocal Teaching efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam mata pelajaran PPKn. Kata kunci: Reciprocal Teaching, berpikir kritis, PPKn, model pembelajaran, peserta didik.
Dampak Lingkungan Sosial Sekolah Terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa SDN 3 Kersamenak Sipa Anggraeni; Tetep; Karantiano Sadasa Putra; De Budi Irwan Taofik
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial sekolah terhadap perilaku sopan santun peserta didik kelas V SDN 3 Kersamenak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto kausal. Sampel penelitian berjumlah 42 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup skala Likert dan dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27 melalui uji normalitas, homogenitas, linearitas, korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan sosial sekolah dan perilaku sopan santun peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar 0,512 yang termasuk kategori sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,262 menunjukkan bahwa lingkungan sosial sekolah memberikan kontribusi sebesar 26,2% terhadap perilaku sopan santun peserta didik. Dengan demikian, lingkungan sosial sekolah berperan dalam membentuk perilaku sopan santun peserta didik