Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengolahan Limbah Cair Tempe Pada Industri Skala Kecil Di Kepanjen, Kabupaten Malang Sonalitha, Elta; Hidayatulail, Basitha Febrinda; Arianto, Nur Alif; Nachrowie, Nachrowie; Rozaq, Rozaq; Bungalawele, Stepin Bless Etnaf
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i2.6086

Abstract

Limbah cair industri tempe adalah sisa cairan yang dihasilkan dari proses pembuatan tempe secara massal. Limbah ini umumnya mengandung air, bahan organik seperti protein dan karbohidrat, serta kadang-kadang senyawa nitrogen seperti amonia. Limbah cair ini perlu dikelola dengan baik karena dapat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan benar. Proses pengolahan limbah cair industri tempe umumnya terdiri dari filtrasi, oksidasi, dan pemurnian. Untuk mengurangi dampak limbah tempe terhadap lingkungan, penting untuk melakukan pengelolaan limbah yang baik, seperti pengolahan limbah sebelum dibuang, penggunaan kembali limbah sebagai pupuk cair organik dan penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam pengolahan limbah tempe. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pembekalan ketrampilan tentang lingkungan yang sehat, pengetempean pengolahan limbah tempe dan pemanfaatan cairan pengolahan limbah. Pelatihan implementasi program pengolahan limbah yang memadukan antara kegiatan ceramah dan praktek, penataan lingkungan produksi dan pengolahan limbah dengan harapan di masa yang akan datang terbangun Lingkungan yang sehat dan bersih. Ketercapaian target kegiatan yaitu pengetahuan lingkungan terhadap pengrajin tempe dusun legok kabupaten kepanjen meningkat, hal ini diketempei dari survey tentang lingkungan yang diaksanakan sebelum dan sesudah kegiatan. Tingkat ketercapaian ketepatan solusi antara persoalan, kebutuhan atau tantangan yang  ditangani dan metode yang diterapkan mendapatkan reaksi positif dari mitra.
Desain Sistem Perlindungan Motor Tiga Fasa dari Tegangan Lebih Berbasis Mikrokontroler Arduino Mega 2560 Tabri Maulidan; Subairi; Basitha Febrinda Hidayatulail
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 15 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v15n1.p46-53

Abstract

Motor listrik tiga fase penting untuk industri karena keandalan dan efisiensinya, namun tegangan berlebih dapat merusak isolasi dan umur motor. Penelitian ini mengembangkan sistem proteksi terjangkau menggunakan Arduino Mega 2560, sensor PZEM-004T, relai 5V, dan kontaktor magnetik. Sistem memantau tegangan, membandingkannya dengan ambang batas aman, dan merespons dalam 2070-2114 milidetik dengan tunda 2 detik, memutus sirkuit saat tegangan berlebih. Hasil uji menunjukkan kesalahan pengukuran 1,0% (tegangan) dan 1,3% (arus), masih dalam toleransi 2% dan 3%. Sistem ini efektif, ekonomis, dan cocok untuk industri kecil-menengah, menjaga keandalan dan umur motor.
Penerapan Welch Power Spectral Density untuk Menilai Aktivitas Listrik Lambung terhadap Stimulasi Air Bersoda Hidayatulail, Basitha Febrinda; Elta Sonalitha; Rizki Putri Intan Hafsari; Ananda Yoga Prasetya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i3.6027

Abstract

This study examines gastric slow-wave activity as recorded through electrogastrography (EGG), a non-invasive method for assessing gastric electrical rhythms that reflect underlying motility. Despite growing interest in understanding physiological responses to luminal stimuli, the specific spectral effects of carbonated water on Electrical Control Activity (ECA) remain underexplored, creating a gap in objective measurements of slow-wave modulation. The aim of this research is to evaluate how carbonated water influences dominant slow-wave frequency, power, and normogastric stability using a robust spectral estimation technique. A quasi-experimental pre–post design was conducted with ten healthy participants whose EGG signals were recorded across fasting, postprandial 1, and postprandial 2 phases. Signals underwent Butterworth filtering, Savitzky–Golay smoothing, and zero-phase processing before Welch Power Spectral Density (PSD) was applied to extract Dominant Frequency (DF), Dominant Power (DP), and Percent Normogastric Distribution (PND). Results showed a significant reduction in DF from fasting (0.049–0.050 Hz) to postprandial 1 (0.043–0.045 Hz, p < 0.05), while PND consistently declined across channels (fasting ≈63–65% vs. postprandial 1 ≈60–61% and postprandial 2 ≈62–63%, p < 0.05). DP exhibited an increasing trend, though only Channel 2 reached significance (p < 0.05). These findings indicate that carbonated water induces short-term modulation of slow-wave rhythmicity and redistributes spectral power away from the physiological 2–4 cpm band. In conclusion, carbonated water produces measurable alterations in gastric slow-wave activity, and Welch PSD proves effective for detecting subtle spectral changes in low-amplitude physiological signals.
POTENSI INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI JOMBANG UNTUK IMPLEMENTASI 5G MELALUI SIMULASI RF PLANNING A-TOLL Ulum, Maknazul; Aries Boedi Setiawan; Basitha Febrinda Hidayatulail
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i3.6190

Abstract

Kemajuan teknologi telekomunikasi global telah mendorong percepatan adopsi jaringan 5G yang menawarkan kecepatan data sangat tinggi, latensi rendah, dan kapasitas konektivitas masif. Kabupaten Jombang sebagai wilayah berkembang di Jawa Timur menunjukkan peningkatan kebutuhan digital pada sektor pendidikan, layanan publik, dan ekonomi, namun hingga tahun 2025 belum terlayani jaringan 5G komersial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi infrastruktur telekomunikasi eksisting serta mengevaluasi kesiapan wilayah Jombang menuju implementasi 5G melalui simulasi Radio Frequency (RF) Planning menggunakan perangkat lunak Atoll. Pendekatan teknis-kuantitatif dilakukan dengan memanfaatkan data spasial berupa Digital Elevation Model (DEM), clutter, batas administrasi, serta data demografi. Simulasi menggunakan teknologi 5G NR band n78 (3,2 GHz) dengan model propagasi 3GPP TR 38.901 untuk kondisi suburban–urban, serta konfigurasi parameter teknis seperti EIRP, tinggi antena, shadow fading, dan ambang batas RSRP ≥ −90 dBm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan total 32 site, terdiri dari 12 site prioritas dan 20 non-prioritas, untuk mencapai cakupan optimal. Simulasi memperlihatkan bahwa sebagian besar kawasan perkotaan telah memenuhi standar kekuatan sinyal, kualitas SINR, dan kapasitas downlink. Temuan ini mengindikasikan bahwa Kabupaten Jombang memiliki potensi kuat untuk penerapan 5G yang didukung sebaran BTS eksisting, karakter topografi, serta kebutuhan demografis. Secara keseluruhan, hasil penelitian menjadi dasar teknis bagi pemerintah daerah dan operator telekomunikasi dalam merumuskan strategi pengembangan infrastruktur digital yang lebih efektif.
Comparative Evaluation of Support Vector Machine and Random Forest Algorithms for Heart Abnormality Detection Based on ECG Signals: Evaluasi Komparatif Algoritma Support Vector Machines (SVM) Dan Random Forest Untuk Deteksi Kelainan Jantung Berdasarkan Sinyal EKG Rizky Putri Intan Hafsari Hafsari; Basitha Febrinda Hidayatulail; Rahman Arifuddin
JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA) Vol. 10 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : Muhammadiyah University, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jeeeu.v10i1.1749

Abstract

Sinyal Elektrokardiogram (EKG) memuat informasi penting untuk mengidentifikasikan kelainan irama jantung dan dapat digunakan untuk menganalisis aktivitas listrik sinyal jantung dan menemukan kelainan irama pada sinyal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode Support Vector Machines (SVM) dan Random Forest untuk mengklasifikasikan sinyal pada kondisi normal, apnea, dan arrhytmia. Penelitian ini terdiri dari 20 rekaman EKG apnea dan 20 rekaman EKG arrhytmia yang diproses melalui rekaman tahap preposesing sinyal, deteksi R-Peak, perhitungan interval RR, ekstrasi filter, pembagian data pelatihan model dan evaluasi performa. Data apnea diperoleh dari database Apnea-ECG Physionet dan data Arrhythmia diperoleh dari MIT-BIH Arrythmia database yang tersedia di Physionet. Dataset dibagi menjadi dua bagian 80% data latihan dan 20% data uji untuk evaluasi performa model. Accuracy, precision recall, F1-score dan confusion matrix digunakan untuk membagi kedua bagian ini untuk klasifikasi kondisi, pada kondisi ini apnea Random Forest menunjukkan keakuratan 97.24% dan keakuratan Support Vector Machine 91.41% sementara klasifikasi arrhytmia Random Forest menunjukkan accurasi 97,67% sedangkan Support Vector Machine memperoleh accurasi 95.96% dari hasil tersebut menunjukkan bahwa Random Forest lebih unggul dan menghasilkan performa klasifikasi yang lebih efektif dibandingkan Support Vector Machine pada kedua pengujian. Dengan demikian Random Forest dinilai lebih efektif untuk klasifikasi kondisi normal, apnea, bradycardia, tachycardia dan normal dalam mengklasifikasikan pola sinyal EKG.