Ida Bagus Yoga Swadnyana
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Studi Literatur: Peran Satua Bali I Lutung teken I Kakua dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Siswa Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Made Putri Wijayanti; Ni Made Lisa Aprilia; Ni Made Yudhiasari Darma Putri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran satua Bali I Lutung teken I Kakua dalam mengembangkan pendidikan karakter siswa melalui kajian studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber pustaka yang relevan berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan satua Bali dan pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca, mencatat, dan mengelompokkan informasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa satua Bali I Lutung teken I Kekua mengandung nilai-nilai pendidikan karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, dan keadilan yang tercermin melalui alur cerita dan perilaku tokoh. Selain itu, penggunaan satua dalam pembelajaran dinilai efektif karena membantu siswa memahami nilai moral secara kontekstual, menumbuhkan empati, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah satua Bali I Lutung teken I Kekua efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan pendidikan karakter siswa karena memuat nilai moral yang jelas dan mudah dipahami serta relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Nilai Moral dalam Satua Sang Lubdaka dan Implikasinya terhadap Pendidikan Etika Siswa Sekolah Dasar Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Made Gita Aristyawati; I Wayan Gede P. Ariyasa; Ni Made Lia Oktaviani
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1189

Abstract

Dalam bahasa Indonesia Pendidikan di sekolah dasar merupakan fase krusial untuk membentuk karakter dan etika siswa sebagai landasan kehidupan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral dalam Satua Sang Lubdaka serta implikasinya terhadap pendidikan etika siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian literatur (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satua Sang Lubdaka mengandung nilai-nilai moral utama seperti pengendalian diri, kesadaran akan konsekuensi tindakan, ketulusan, dan kesempatan untuk perbaikan diri. Nilai-nilai ini mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam pembentukan karakter. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi satua Bali ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan muatan lokal merupakan strategi efektif untuk internalisasi nilai secara konkret dan kontekstual bagi siswa. Pendidik disarankan mengoptimalkan kearifan lokal ini secara sistematis dalam kurikulum guna memperkuat pendidikan karakter sejak dini.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Satua Bali “Pan Balang Tamak” dan Relevansinya bagi Siswa Sekolah Dasar Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Putu Ayu Nia Hati; Ni Made Aprinindia Prabawati Kepakisan; I Kadek Jonihartawan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1190

Abstract

Satua Bali merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang kaya nilai moral dan etika sosial serta berpotensi sebagai sumber belajar pendidikan karakter yang autentik. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam satua Bali Pan Balang Tamak, dan (2) menganalisis relevansi nilai-nilai tersebut terhadap pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library study) dengan pendekatan analisis konten terhadap sumber primer dan sekunder yang relevan terbit pada rentang 2016–2026. Hasil penelitian menunjukkan enam nilai karakter pendidikan dalam satua Pan Balang Tamak, yaitu kejujuran, kreativitas, keberanian, kemandirian, kepedulian sosial, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut dikemas dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila dan relevan diserap dalam pembelajaran SD melalui storytelling, diskusi reflektif, dan pembelajaran tematik integratif. Satua ini juga merefleksikan nilai Tri Hita Karana yang memperkuat pembentukan karakter secara holistik. Penelitian ini menegaskan bahwa satua Bali berpotensi menjadi media pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa Sekolah Dasar.
Pemanfaatan Satua Bali Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Made Ayu Estya Apsari; Ni Kadek Fanya Pertiwi Putri; Ni Luh Putu Amara Dharmayanti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Satua Bali sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa Satua Bali merupakan warisan budaya lokal berbentuk sastra lisan yang mengandung nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, toleransi, dan kepedulian lingkungan. Satua Bali memiliki relevansi yang kuat sebagai media pembelajaran karena sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar yang menyukai cerita dan pembelajaran kontekstual. Selain itu, pemanfaatannya dapat meningkatkan motivasi belajar, keterampilan literasi, serta pemahaman nilai moral dan budaya. Namun, pemanfaatan Satua Bali masih belum optimal akibat pengaruh globalisasi dan dominasi media modern. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif seperti mendongeng, bermain peran, pembelajaran berbasis proyek, serta penggunaan media digital interaktif untuk mengintegrasikannya secara efektif dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan demikian, Satua Bali berpotensi mendukung pembelajaran yang bermakna sekaligus pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.   
Media Komik Digital Berbasis Satua Bali ”Pan Balang Tamak” Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar I Made Suardinata; I Wayan Sujana; Ida Bagus Yoga Swadnyana; I Kadek Dharma Jaya; I Putu Restya Mandala Diputra
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114454

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran satua Bali yang masih disampaikan secara konvensional tanpa menggunakan media yang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa komik digital berbasis satua Bali “Pan Balang Tamak” serta mengetahui tingkat kelayakan dan respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli dan uji coba kepada siswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kualifikasi sangat baik berdasarkan hasil validasi ahli isi sebesar 92,3%, ahli desain pembelajaran sebesar 91,1%, dan ahli media sebesar 93,3%. Selain itu, hasil uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 92% dan uji coba kelompok kecil sebesar 91,7%, yang menunjukkan bahwa media mendapatkan respons positif dari siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media komik digital berbasis satua Bali “Pan Balang Tamak” layak digunakan dalam pembelajaran serta mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
E-Komik Edukatif Berbasis Satua Bali “Ni Diah Tantri” Sebagai Media Pembelajaran Nilai Karakter I Made Gde Darma Sanjaya; Ida Bagus Yoga Swadnyana; I Wayan Sujana; Kadek Helsa Kirana Apsari; Agnestia Arum Agata
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah dasar yang menyebabkan pembelajaran nilai karakter kurang menarik dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-komik edukatif berbasis Satua Bali Ni Diah Tantri yang disajikan dalam bentuk teks dan ilustrasi visual, serta memenuhi kriteria valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli isi muatan pelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran, serta siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media e-komik edukatif yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak berdasarkan penilaian para ahli dan sangat praktis berdasarkan hasil uji coba perorangan dan kelompok kecil. Media ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman terhadap nilai karakter, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Dengan demikian, media e-komik edukatif berbasis kearifan lokal layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Analisis Nilai Moral dalam Cerita I Cangak Untuk Mengenalkan Sikap Waspada Pada Anak Sekolah Dasar Ni Komang Nandini; I Wayan Sujana; Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Luh Rita Wulandari; Ni Putu Tika Widaputri
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114498

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan cerita rakyat sebagai media pendidikan karakter bagi anak sekolah dasar. Cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai moral yang dapat membantu anak memahami perilaku baik dan buruk dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cerita rakyat Bali yang memiliki nilai edukatif adalah cerita I Cangak. Cerita ini memuat pesan tentang pentingnya sikap waspada agar seseorang tidak mudah tertipu oleh penampilan, perkataan, dan bujukan pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam cerita I Cangak serta relevansinya dalam mengenalkan sikap waspada pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, kalimat, peristiwa, tindakan tokoh, dan pesan moral yang terdapat dalam teks cerita I Cangak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi teks, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita I Cangak mengandung nilai moral sikap waspada, seperti berhati-hati terhadap perubahan perilaku orang lain, tidak mudah percaya, memeriksa kebenaran informasi, mengenali tanda bahaya, dan mengambil keputusan secara bijaksana. Dengan demikian, cerita I Cangak relevan digunakan sebagai media pembelajaran karakter berbasis budaya lokal bagi siswa sekolah dasar. 
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SATUA BALI I LACUR DALAM PEMBENTUKAN BUDI PEKERTI SISWA SD Ida Bagus Yoga Swadnyana; Made Wahyu Jayanthi; Ni Putu Dian Pita Yanti; Ni Kadek Ginantri Setiari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13237

Abstract

This study aims to analyze the character education values contained in the Balinese satua (traditional folktale) entitled "I Lacur" and their relevance to the formation of elementary school students' moral character. The research uses a qualitative descriptive method with a literary study approach. Data were collected through document study by reading, noting, and analyzing the content of the satua "I Lacur" systematically. The results show that the satua "I Lacur" contains at least six dominant character education values, namely: (1) religious values; (2) honesty; (3) perseverance and hard work; (4) social care; (5) responsibility; and (6) humility. These values are embedded through narrative elements such as characters, plot, and moral messages in the story. The satua "I Lacur" is relevant as a local wisdom-based learning medium to strengthen the character of elementary school students because it contains moral messages that are contextual, culturally rich, and easily internalized by children. This study contributes to the development of character education based on Balinese local wisdom in elementary school contexts, especially in supporting the implementation of the Merdeka Curriculum.
ANALISIS CERITA I LUTUNG TEKEN I KAKUA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI ANAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA BALI I Wayan Sujana; Ni Luh Ketut Ary Maharani; Ida Bagus Yoga Swadnyana; Komang Wida Yuniati; I Putu David Smarananda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13417

Abstract

This study was conducted in response to the low literacy skills of elementary school students and the limited integration of local wisdom in Balinese language learning. The study aimed to analyze the literacy values contained in the folktale I Lutung teken I Kakua and examine its use as a learning medium in Balinese language learning at elementary schools. This study employed a qualitative descriptive approach using a literature review method. The primary data source was the folktale I Lutung teken I Kakua by I Nengah Tinggen, supported by various relevant studies on literacy and Balinese folktales. Data were collected through documentation techniques and analyzed descriptively through data reduction, data classification, and conclusion drawing. The results indicate that the folktale contains literacy values that support the development of listening, speaking, reading, writing, and critical thinking skills among students. In addition, the story presents moral and cultural values that contribute to character building and the preservation of local culture. Therefore, Balinese folktales serve as effective, contextual, and innovative literacy learning media in Balinese language learning at elementary schools.
STORYBOOK DIGITAL INTERAKTIF BERMUATAN KEARIFAN LOKAL KISAH MAYADENAWA BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING. Ida Bagus Yoga Swadnyana; I Wayan Sujana; Anak Agung Ratih Prabaswari; I Komang Agun Diantara; Ni Luh Putu Girad Giriastana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13432

Abstract

This study aimed to develop an interactive digital storybook based on the local wisdom of the Mayadenawa folklore using a deep learning approach, as well as to examine its feasibility and practicality in elementary school learning. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall model, which consists of ten systematic stages from needs analysis to product dissemination. The participants involved experts in development, instructional design, content, and media, as well as third-grade elementary school students for product trials. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive quantitative techniques with a Likert scale and Benchmark Reference Assessment (PAP). The results show that the developed media is highly valid, as indicated by expert validation scores of 94% (development), 88.5% (instructional design), 90.6% (content), and 87.1% (media). In addition, the practicality test reaches 95% in both individual and small group trials, indicating very high practicality and positive student responses. These findings indicate that the interactive digital storybook is valid and practical for use in learning. Furthermore, the integration of a deep learning approach enables students to not only understand the story at a surface level but also analyze and relate its values to their daily lives, fostering critical and reflective thinking. Therefore, this media serves as an innovative and meaningful learning tool that enhances student engagement while supporting the preservation of local cultural values.