Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai Akhlak dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Quran Pada Generasi Alpha Muhammad Akmal Pratama; Novianto Ade Wahyudi; Leonardho Bimo Ardhian; Muhlisin Muhlisin; Abul Mafaakhir
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6231

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan moral Generasi Alpha yang tumbuh dalam ekosistem digital dengan paparan teknologi, media sosial, dan kecerdasan buatan yang sangat intensif. Kondisi tersebut menuntut pembelajaran tahfidz Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada hafalan tekstual, tetapi juga pada internalisasi nilai akhlak Qur’ani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai akhlak dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an bagi Generasi Alpha serta merumuskan strategi pendidikan yang relevan dengan karakteristik anak digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif noninteraktif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis isi dan analisis wacana terhadap literatur pendidikan Islam, tahfidz, dan perkembangan Generasi Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai muraqabah, tabayyun, tawadhu’, amanah, sabar, dan tanggung jawab berperan penting sebagai fondasi spiritual sekaligus etika digital peserta didik. Pembelajaran tahfidz yang hanya menekankan hafalan mekanis berisiko mengabaikan pemahaman, penghayatan, dan pembentukan karakter. Guru memiliki peran strategis sebagai murabbi dan uswah hasanah yang membimbing peserta didik secara moral, spiritual, dan emosional. Strategi integratif dapat dilakukan melalui tadabbur singkat, pembiasaan adab, pemanfaatan media digital secara proporsional, serta kolaborasi lembaga tahfidz dan orang tua. Dengan demikian, tahfidz Al-Qur’an berimplikasi pada pembentukan Generasi Alpha yang religius, berakhlak, adaptif, dan bijak bermedia.Jumlah kata kunci 3-5 kata.
Perlindungan Privasi Peserta Didik dalam Konten Edukasi Tiktok: Analisis Perspektif Kode Etik Guru dan Regulasi Perlindungan Data Pribadi Firyala Meitsa Mona; Nurul Awwaliyatus Saadah; Dewi Sarah; Muhlisin Muhlisin; Abul Mafaakhir
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bentuk pelanggaran privasi dalam konten edukasi TikTok oleh guru dan menganalisisnya melalui perspektif Kode Etik Guru Indonesia guna menjamin keselamatan digital peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri yang didukung oleh teknik dokumentasi empat tahap sistematis. Teknik analisis data melibatkan analisis isi dan perbandingan terhadap berbagai literatur serta regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk pelanggaran privasi, mencakup eksploitasi identitas visual, pemanfaatan kerentanan emosional siswa demi interaksi (engagement), serta penyalahgunaan fasilitas sekolah untuk keuntungan pribadi. Fenomena ini mencerminkan paradoks privasi di mana inovasi digital sering kali mengabaikan perlindungan data sensitif anak. Pelanggaran ini didorong oleh kombinasi faktor, yakni keinginan monetisasi digital melalui fitur hadiah platform, tekanan algoritma TikTok yang mengutamakan konten emosional demi engagement, serta masih terbatasnya pengetahuan pendidik mengenai aspek etis dan regulasi terkait kewajiban perlindungan data anak. Simpulan penelitian menegaskan bahwa perlindungan privasi peserta didik merupakan inti tanggung jawab etik guru. Pendidik diwajibkan menerapkan prinsip kehati-hatian, seperti anonymization dan informed consent, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman di ruang digital selaras dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.