Dwi Khairani
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Cabe Kering, Wortel, Sawi, dan Kol dalam Pembuatan Pupuk Organik pada Masyarakat Desa Merek Kabupaten Karo Muhammad Faisal; Rahmadina Rahmadina; Nazwa Ramadhona; Dwi Khairani; Widya Rahayu; Nurul Hafizah Hasanah; Anjelita Sinaga; Rimsa Desela Putri; Nabila Az-Zahra; Muhammad Syafi’i
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6418

Abstract

Pupuk merupakan salah satu elemen penting dalam pertanian, berfungsi untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Dalam upaya menuju pertanian yang lebih berkelanjutan, penggunaan pupuk organik semakin mendapatkan perhatian. Salah satu sumber pupuk organik yang potensial adalah limbah sayuran, seperti cabe kering, sawi, kol dan wortel. Penelitian ini dilakukan di Desa Merek, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembuatan pupuk organik dari olahan limbah sayuran, khususnya cabe kering, sawi, tomat, dan kol. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk organik dari limbah sayuran ini kaya akan unsur hara esensial seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, serta memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan pada daun. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah sayuran sebagai bahan baku pupuk organik tidak hanya mengurangi dampak limbah, tetapi juga berkontribusi pada praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
PERANAN MIKROORGANISME RHIZOPUS SP. DALAM PEMBUATAN TEMPE Niea Zahara Phonna; Wan Ridha Rasyida; Nazwa Ramadhona; Zahraa Zalikha; Serly Kusnia Handayani; Anjelita Sinaga; Dwi Khairani; Miftahul Khairani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11635

Abstract

Tempeh is a traditional Indonesian fermented food produced through the activity of microorganisms, particularly Rhizopus sp. This study aimed to analyze the role of Rhizopus sp. in the fermentation of soybeans into tempeh. This laboratory experimental research was conducted at the Biology Education Laboratory, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Fermentation was carried out at a temperature of 28–32°C for 36–48 hours using tempeh starter. The observed parameters included the growth of Rhizopus sp. mycelium and the physical characteristics of tempeh. The results showed that Rhizopus sp. played an important role in producing tempeh with a compact structure, bright white color, homogeneous texture, and characteristic aroma.