Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Media Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri Cibeunying Adinda Jamustika Jaisy; Agus Muharam; Ihsan Rizali; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3004

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Cibeunying melalui penggunaan media flash card. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir, observasi, angket, dan wawancara, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 56 pada pra tindakan menjadi 72 pada siklus I dan 83 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 56% menjadi 67% dan mencapai 89% pada siklus II. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Dengan demikian, media flash card efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Annisa Nurfitriani; Asep Nurhuda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31088

Abstract

Students' mathematical comprehension ability is an important ability to be mastered well by students, the factor that influences the ability of mathematical comprehension is mathematical anxiety. Based on that, this study aims to determine the relationship between mathematical anxiety and mathematical comprehension ability. The research instrument is in the form of test and non-test questions. The test questions are in the form of a mathematical comprehension ability test consisting of 5 fill-in questions. The non-test questions are in the form of a mathematical anxiety questionnaire consisting of 14 points filled in by students who answer the mathematical comprehension questions. This study uses a quasi-experimental quantitative method with a Pretest-Posttest control-group design. Data analysis used by researchers, namely using correlation test analysis obtained from the results of the relationship between mathematical anxiety and the ability to understand mathematical concepts. This study was conducted on 14 5th grade students. The results showed that for the mathematical anxiety variable, a correlation value of 0.098 was obtained, greater than α = 0.05, so there was no relationship between the level of mathematical anxiety and the ability to understand mathematical concepts.
Penerapan Media Big Book untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Kelas III di Sekolah Dasar Desi Wulansari; Agus Muharam; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SD melalui penerapan media Big Book. Metode yang digunakan adalah tindakan kelas yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Media Big Book dipilih karena memiliki tampilan visual menarik dengan teks besar dan ilustrasi yang mendukung isi cerita, sehingga dapat meningkatkan minat dan fokus siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan kemampuan pemahaman membaca, ditandai dengan bertambahnya jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan kemampuan siswa dalam menyebutkan tokoh cerita, mengenali masalah, serta menyimpulkan bacaan moral pesan. Media Big Book terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran yang komunikatif dan kontekstual untuk memperbaiki pemahaman membaca siswa kelas III SD
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media Komik Digital terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Sonia Kamelia; Agus Muharam; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas II SD Negeri 1 Pagerwangi melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media komik digital. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes membaca pemahaman, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbantuan komik digital mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman, motivasi, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 50 pada pretest menjadi 72 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 44%. Siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menemukan informasi penting, memahami urutan peristiwa, menjawab pertanyaan berdasarkan bacaan, serta menceritakan kembali isi teks. Dengan demikian, model CTL berbantuan komik digital efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Penerapan Metode Think Pair Share  (TPS) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Isnaeni Perwitasari; Asep Nurhuda; Maman Johari
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar pada materi pola bilangan dan pola gambar melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TPS mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 37,04% pada Siklus I menjadi 85,19% pada Siklus II dengan 23 siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Nilai rata-rata siswa pada Siklus II mencapai 83,74. Tahapan berpikir, berpasangan, dan berbagi membantu siswa memahami konsep secara mandiri, berdiskusi secara kolaboratif, serta mengomunikasikan ide matematis. Dengan demikian, model TPS efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar
Penggunaan Cerita Digital Interaktif untuk Mendukung Pembelajaran Literasi Membaca di SDN III Cikampek Barat Trisna Aolia Meiliawati; Asep Nurhuda; Maman Johari
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas pemanfaatan cerita interaktif digital dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar. Literasi membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan akademik dan pengembangan kognitif anak. Melalui penggunaan media cerita digital interaktif yang menggabungkan elemen visual, audio, dan interaktivitas, diharapkan dapat meningkatkan minat baca, pemahaman teks, dan penguasaan pengetahuan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas IV SDN Cikampek Barat III. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi membaca siswa setelah menggunakan media cerita digital interaktif, baik dari segi pemahaman bacaan maupun minat membaca. Temuan ini mengindikasikan bahwa cerita interaktif digital dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menunjang literasi membaca pada pendidikan dasar. Oleh karena itu, implementasi media interaktif ini direkomendasikan untuk digunakan secara lebih luas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Firman Hidayatullah; Agus Muharam; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Panundaan berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, tes berpikir kritis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari pra-siklus hingga siklus II. PBL terbukti mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan evaluatif, serta meningkatkan hasil belajar IPAS. Dengan demikian, PBL dapat dijadikan alternatif pembelajaran kontekstual dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Media Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri Cibeunying Adinda Jamustika Jaisy; Agus Muharam; Ihsan Rizali; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3004

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Cibeunying melalui penggunaan media flash card. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir, observasi, angket, dan wawancara, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 56 pada pra tindakan menjadi 72 pada siklus I dan 83 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 56% menjadi 67% dan mencapai 89% pada siklus II. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Dengan demikian, media flash card efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.