Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Web Forum Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Dompu Andi Prayudi; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v2i03.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah forum online yang nantinya mempermudah para pendidik untuk berdiskusi permalahan pendidikan khususnya di Kabupaten Dompu. Metode penelitian menggunakan model Waterfall (air terjun). Hasil pengujian program dilakukan oleh 2 (dua) validator yaitu ahli media dan Ahli Website. Pada ahli media mendapatkan persentasi penilaian sebesar 85% sedangkan ahli website mendapatkan persentasi sebesar 90% maka rata-rata nilai persentasinya adalah 87,5% dengan kriteria sangat baik.
Tindakan dan Sikap Terhadap Perilaku Cyberbullying Supriyaddin Supriyaddin; Andi Prayudi; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v1i1.55

Abstract

Penggunaan teknologi dan internet yang dilakukan oleh para remaja tidak dapat dihindari dari adanya resiko atau dapat disebut dengan cyberbullying. Cyberbullying merupakan perilaku yang dilakukan secara berulang kali dengan tujuan untuk menyakiti melalui sosial media. Faktor –faktor yang dapat mempengaruhi perilaku cyberbullying salah satunya adalah faktor internal, yaitu dalam penelitian ini adalah regulasi diri. Regulasi diri merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, perasaan serta tindakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMP berusia 12-15 tahun dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala regulasi diri yang diadaptasi dandisusun berdasarkan aspek –aspek yang telah dijelaskan oleh Zimmerman. Skala perilaku cyberbullying diadaptasi dan disusun berdasarkan aspek menurut Langos. Metode analisis data menggunakan metode regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif dan signifikan antara regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying. Adapun kontribusi regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying sebesar 52.6%
Keterbatasan PjBL Konvensional dalam Kelas Pemrograman yang Padat Andi Prayudi; Supriyaddin Supriyaddin; M.Nur Imansyah; Burhanuddin Burhanuddin; Mahdin Mahdin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12140

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang banyak diterapkan dalam pendidikan tinggi karena mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Namun, implementasi PjBL pada mata kuliah pemrograman masih menghadapi berbagai tantangan akibat karakteristik materi yang kompleks, membutuhkan latihan berulang, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai keterbatasan penerapan Project-Based Learning (PjBL) konvensional pada pembelajaran pemrograman di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Semester IV yang mengikuti mata kuliah pemrograman. Data diperoleh melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan dosen dan mahasiswa, serta dokumentasi hasil belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi PjBL konvensional masih menghadapi beberapa kendala, yaitu rendahnya penguasaan logika pemrograman mahasiswa, keterbatasan waktu pelaksanaan proyek, ketimpangan kontribusi dalam kerja kelompok, rendahnya capaian hasil belajar individu, serta tingginya kebutuhan pendampingan dosen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa PjBL konvensional belum sepenuhnya mampu mengakomodasi karakteristik pembelajaran pemrograman yang memerlukan latihan bertahap, umpan balik cepat, dan evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi model pembelajaran yang mampu mengombinasikan keunggulan Project-Based Learning dengan pendekatan lain agar pembelajaran pemrograman menjadi lebih efektif.