Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Belajar Taufik Taufik; Andang Andang; M.Nur Imansyah
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v2i03.35

Abstract

Pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar. Guru diharuskan memiliki keterampilan untuk menyusun modul ajar secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tentang Analisis Kesulitan Guru Dalam Menyusun Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 2 Woja Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh guru ketika menyusun modul ajar. Ada tiga kriteria kesulitan yang diidentifikasi dalam penelitian ini, yaitu: (1) sebanyak 30% guru memahami modul ajar beserta komponennya; (2) sebanyak 25% guru memahami modul ajar namun kurang memahami komponennya; dan (3) sebanyak 45% guru tidak memahami modul ajar beserta komponennya. Menghadapi kondisi seperti ini, setiap guru yang mengalami kesulitan dalam pemahaman modul ajar menjadi tanggung jawab sekolah untuk memberikan bimbingan dan pendampingan, karena kualitas guru memiliki dampak signifikan terhadap implementasi kurikulum merdeka belajar.
Keterbatasan PjBL Konvensional dalam Kelas Pemrograman yang Padat Andi Prayudi; Supriyaddin Supriyaddin; M.Nur Imansyah; Burhanuddin Burhanuddin; Mahdin Mahdin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12140

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang banyak diterapkan dalam pendidikan tinggi karena mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Namun, implementasi PjBL pada mata kuliah pemrograman masih menghadapi berbagai tantangan akibat karakteristik materi yang kompleks, membutuhkan latihan berulang, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai keterbatasan penerapan Project-Based Learning (PjBL) konvensional pada pembelajaran pemrograman di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Semester IV yang mengikuti mata kuliah pemrograman. Data diperoleh melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan dosen dan mahasiswa, serta dokumentasi hasil belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi PjBL konvensional masih menghadapi beberapa kendala, yaitu rendahnya penguasaan logika pemrograman mahasiswa, keterbatasan waktu pelaksanaan proyek, ketimpangan kontribusi dalam kerja kelompok, rendahnya capaian hasil belajar individu, serta tingginya kebutuhan pendampingan dosen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa PjBL konvensional belum sepenuhnya mampu mengakomodasi karakteristik pembelajaran pemrograman yang memerlukan latihan bertahap, umpan balik cepat, dan evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi model pembelajaran yang mampu mengombinasikan keunggulan Project-Based Learning dengan pendekatan lain agar pembelajaran pemrograman menjadi lebih efektif.