Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UMKM dan Pembangunan Nursani Alvia Siregar; Sabilla Cahya Kinanti
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 3 No 2 (2023): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) merupakan bidang yang mempunyai potensi besar. Sekitar 57.895.721 juta usaha yang mencakup sekitar 99,99% dari seluruh perusahaan di Indonesia, usaha mikro kecil dan menengah merupakan usaha terbanyak di Indonesia.Terkait ketenagakerjaan, pada tahun 2013 terdapat 114.144.082 lapangan kerja pada usaha mikro kecil dan menengah karyawan atau sekitar 96,99% penduduk bekerja di Indonesia, sedangkan 3% sisanya diserap oleh perusahaan. Jumlah ini meningkat sejak tahun 2012 yang melaporkan 107.657.509 karyawan. Saat ini hanya ada t perusahaan besar 4.986 (0,01%) dan menyerap karyawan sebanyak 3.150.645 (2,84%) pada tahun 2012 dan 5.066 (0,01%) masing-masing dengan orang karyawan 3.537.162 (3,01%) pada tahun 2013[1].. Jumlah usaha mikro kecil dan menengah di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 1.453.063 dan 698.666 usaha kecil. Perusahaan menengah memiliki 136.574 unit dengan 625. 954 orang karyawan.[2] Tujuan penelitian ini adalah mencari solusi untuk meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah. Mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan usaha mikro kecil dan menengah.Mengenali permasalahan usaha mikro kecil dan menengah serta strategi meningkatkan daya saing usaha mikro kecil dan menengah untuk mencapai daya saing yang lebih tinggi.Penelitian menggunakan metode deskriptif dan analisis SWOT untuk menyusun strategi peningkatan daya saing usaha mikro kecil dan menengah di masa pandemi Covid-19.
Empowerment Model for Pre-Prosperous Family Using Cibest Method in Serdang Bedagai Sabilla Cahya Kinanti; Yenni Samri Juliati Nasution; Ahmad Syakir
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i2.2722

Abstract

Poverty is a multidimensional problem that affects the welfare of poor families, especially in material and spiritual aspects. This objective aims to find out the empowerment model of underprivileged families using the cibest method in Serdang Bedagai Regency. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The CIBEST model divides welfare into four categories: Prosperous, materially poor, spiritually poor, and absolute poor. The results show that the majority of families are still in the absolute poor and material poor categories, despite having high spiritual resilience. The empowerment program conducted by the PKK, although not yet optimal, has had a positive impact through skills training and spiritual guidance. The constraints faced include budget limitations, lack of assistance, and lack of community participation. This research recommends strengthening the spiritual-based empowerment program and increasing economic capacity through sustainable training.