Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ETIKA KOMUNIKASI DALAM DAKWAH MODERN adhi kusuma; Nida’an Khofia; muhammad nur
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6442

Abstract

Da’wah is an integral part of Islamic teachings that aims to spread the values of truth and goodness. In an increasingly complex and digital world, the methods and approaches of da’wah have also changed. This article comprehensively reviews how the principles of ethics and communication science are applied in the context of modern da’wah. By combining textual approaches from the Qur’an and Hadith and contemporary communication theory, this article offers a new perspective on how to da’wah that is more humane, contextual, and relevant to the needs of the times. It also emphasizes the importance of digital literacy, inclusive attitudes, and cultural awareness as part of today’s da’wah strategy.
Teknik Penulisan Naskah Radio dan Televisi dalam Produksi Program Penyiaran: Penelitian Ilyas Kamilul Insan; Adhi Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan teknik penulisan naskah radio dan televisi dalam produksi program penyiaran, menguraikan perbedaan karakteristik penulisan naskah pada kedua media, serta menunjukkan pentingnya naskah sebagai pedoman kerja dalam proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari buku, jurnal akademik, artikel penelitian, dan sumber pustaka lain yang relevan dengan bidang penyiaran dan penulisan naskah media. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, yaitu dengan mengidentifikasi, membaca, mencatat, dan mengevaluasi berbagai referensi yang berkaitan dengan naskah radio, naskah televisi, proses produksi program siaran, serta peran penulis naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah memiliki fungsi penting sebagai pedoman dalam tahap praproduksi, produksi, hingga pascaproduksi. Naskah radio lebih menekankan pada kekuatan audio, pilihan kata, intonasi, jeda, musik, dan efek suara, sehingga harus ditulis secara sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami pendengar. Sementara itu, naskah televisi menuntut keterpaduan antara unsur audio dan visual, seperti dialog, narasi, gambar, adegan, serta petunjuk teknis produksi. Dengan demikian, teknik penulisan naskah radio dan televisi harus disesuaikan dengan karakteristik masing-masing media agar pesan dapat disampaikan secara efektif kepada audiens.
Dinamika Komunikasi Persuasif Pendakwah di Platform Video Pendek Tiktok: Tinjauan Pustaka: Penelitian Artika Sari; Lufita Lufita; Adhi Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6937

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika komunikasi persuasif penceramah agama di platform TikTok melalui pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR). Berdasarkan sintesis tematik terhadap publikasi akademik lima tahun terakhir dari Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital tidak mengalami degradasi, melainkan berevolusi menyesuaikan logika algoritma dan ekonomi atensi. Para penceramah merekonstruksi retorika klasik (etos, patos, logos) dengan menanggalkan atribut formal demi autentisitas personal, memadukan penceritaan emosional dengan elemen audio-visual populer, serta menyederhanakan teologi kompleks menjadi solusi pragmatis-terapeutik. Transformasi ini berhasil membangun ikatan parasosial yang kuat dan partisipasi audiens yang aktif. Namun, mediatisasi agama tingkat lanjut ini juga memunculkan problematika etis ketika pesan sakral keagamaan terkomodifikasi oleh infiltrasi praktik komersial. Kajian ini memberikan landasan teoretis baru bagi diskursus sosiologi media dan komunikasi agama di era siber.
Framing pesan dakwah motivasi dan spiritualitas dalam konten Instagram Binar Putra Ramadhan; Adhi Kusuma
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 4 (2025): Fourteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i4.933

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola penyampaian dakwah Islam dari metode konvensional ke ranah digital. Instagram menjadi salah satu platform yang efektif dalam menyebarkan pesan dakwah, khususnya bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pesan dakwah motivasi dan spiritualitas dalam konten Instagram @kata_uha yang dikelola oleh Ustaz Hanan Attaki pada periode 2024 hingga Februari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh melalui observasi daring terhadap sepuluh konten video reels dengan jumlah penonton terbanyak, kemudian dianalisis menggunakan teknik pengkodean untuk mengidentifikasi tema dan makna pesan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten @kata_uha didominasi oleh pesan motivasi dan spiritualitas yang dibingkai secara humanis, emosional, dan kontekstual dengan problematika kehidupan remaja, seperti kelelahan hidup, luka batin, trauma, dan percintaan. Framing tersebut menjadikan pesan dakwah lebih mudah diterima serta berfungsi sebagai penguatan mental dan spiritual audiens. Dengan demikian, dakwah digital melalui Instagram @kata_uha terbukti efektif dalam membangun kedekatan emosional dan kesadaran spiritual generasi muda.