Maylina Surya Wirawati Pribadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan PMIK tentang Resume Medis dan Personal Health Record (PHR) Masyfufah, Lilis; Retnowati Prihandini; Bambang Nudji; Titin Wahyuni; Nadhila Listiawan; Maylina Surya Wirawati Pribadi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i2.679

Abstract

Resume medis adalah rangkuman dari keseluruhan riwayat perawatan pasien di suatu fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga data resume medis harus lengkap dan akurat. Adanya resume medis ini sangat berguna bagi pasien, maupun fasyankes untuk melacak riwayat kesehatan pasien khususnya apabila pasien menggunakan jaminan kesehatan. Salah satu fungsi lain dari pemanfaatan resume medis adalah dalam bentuk Personal Health Record (PHR) yang berisis sekelompok informasi atau catatan medis seseorang. Tujuan penelitian ini yaitu mendiskripsikan tingkat pengetahuan PMIK terhadap resume medis dan PHR. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang menjelaskan suatu kondisi secara objektif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat untuk mempresentasikan dan mendeskripsikan objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan PMIK mengenai resume medis dan PHR berada pada tingkat Penerapan dengan nilai 43,3% dan 33,3%. PMIK telah mampu menerapkan pengisian resume medis dan melaksanakan PHR dalam kegiatan di bidang rekam medis dan informasi kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan PMIK mengenai resume medis dan PHR berada pada tingkat penerapan dengan karakteristik laki-laki, berusia 17-25 tahun, dan bekerja di RS swasta. Perlu lebih lanjut ditingkatkan pengetahuannya sehingga lebih kompeten dalam pengoperasionalan khususnya pada PHR sehingga lebih bebas dalam mengaplikasikan dan membuat analisis.
Faktor Penghambat Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit: Narrative Review Magda Iftitah Khusful Laila; Maylina Surya Wirawati Pribadi; Okky Sandi Ariyanto; Priscilia Nanda Yunita; Shella Nanda Tri Rahayu; Waffa Kesa Andin Pujanggi; Diah Wijayanti Sutha
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v12i1.645

Abstract

Salah satu komponen kunci dari sistem informasi Fasyankes yang saling berhubungan adalah Rekam Medis Elektronik (RME). Tujuan dari pelaksanaan rekam medis berbasis elektronik adalah untuk menyimpan dan mengelola data kesehatan pasien secara elektronik, sehingga memungkinkan tim medis mengakses catatan dengan cepat dan tepat, namun beberapa fasilitas pelayanan kesehatan masih menghadapi hambatan dalam pelaksanaan rekam medis berbasis elektronik. Menemukan hambatan penggunaan rekam medis berbasis elektronik merupakan tujuan dari dilakukannya penelitian ini. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah studi literatur terbatas untuk menguji hambatan rekam medis berbasis elektronik di Rumah Sakit. Pencarian artikel dari basis data Google Scholar. Kata kunci yang digunakan “Rekam Medis Elektronik”, “Hambatan”, “Penyelenggaraan”, “Rumah Sakit”, “Indonesia”. Kriteria inklusi adalah naskah dalam bahasa Indonesia, periode publikasi tahun 2023. Dan sebagai kriteria eksklusi adalah lokasi penelitian merupakan fasilitas kesehatan selain Rumah Sakit, artikel tidak lengkap, dan artikel tidak dapat diunduh (close acces). Hasil penelitian menunjukan faktor penghambat pelaksanaan rekam medis berbasis elektronik adalah faktor Material yang merupakan hambatan yang paling banyak atau dominan, faktor Man sebagai faktor kedua dan terakhir adalah faktor Money. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penghambat dalam pelaksanaan rekam medis berbasis elektronik sebagian besar disebabkan oleh faktor Material.