Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN IDENTIFIKASI BAHAYA PENILAIAN DAN PENGENDALIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PERKANTORAN (Studi Kasus Pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak Dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) Cepu Berdasarkan ISO 45001:2018 Di Era New Normal) M. Shohibul Jamil; Yudho Purnomo; Siti Malikhatun
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko merupakan salah satu bagian dari klausul perencanaan ISO 45001:2018 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terdapat pada klausul ke 6.1.2.1, 6.1.2.2, dan 6.1.2.3. Hal ini sangat penting untuk tercapainya klausul perencanaan dalam keselamatan dan kesehatan kerja. Rumusan masalah dan tujuan dari penelitian ini ialah terkait penerapan dan tingkat ketercapaian dari identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko dari keselamatan dan kesehatan kerja perkantoran pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) Cepu berdasarkan ISO 45001:2018 di era new normal. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman yang berarti analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data. Hasil penelitian didapatkan bahwa bahaya yang teridentifikasi berjumlah 18 aktivitas, Penilaian risiko bahaya dikategorikan dengan tingkatan 1 sangat jarang, 2 jarang terjadi, 3 kadang-kadang terjadi, 4 sering terjadi, dan 5 selalu terjadi. Pengendalian risiko dilakukan dengan cara 2 hirarki pengendalian yaitu secara administrasi dan secara rekayasa teknis. Tingkat ketercapaian dari penerapan tersebut secara keseluruhan sudah baik. Dari potensi bahaya yang ditemukan yang paling harus diperhatikan ialah potensi bahaya yang memiliki level risiko kategori high risk di era new normal ini yaitu terkait penyebaran virus Covid-19.
PENGARUH SALES PROMOTION, STORE ATMOSPHERE DAN POSITIF EMOTION TERHADAP IMPULSE BUYING M. Shohibul Jamil
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasingly fierce competition of batik clothing stores in Semarang today, requires companies to always pay attention to the needs and desires of consumers and try to meet consumer expectations by having a good sales promotion program, creating a good store atmosphere and creating positive emotion (positive emotions) then will be more interested in making purchases at the store so that impulse buying is created. This study aims to determine and analyze the effect of sales promotion, store atmosphere, and positive emotion on impulse buying. The population in this study were all customers of the Batik Maris Batik Shop in Gajah Mada Semarang from October 2019 to November 2019 whose numbers were not known with certainty. The number of samples used in this study were 100 respondents. The sampling technique is purposive sampling. The analytical tool used is multiple regression and hypothesis testing. Based on the results of data analysis it can be concluded; (1) There is a significant influence between Sales Promotion on Impulse Buying, (2) There is a significant influence between Store Atmosphere on Impulse Buying, (3) There is a significant influence between Positive Emotion on Impulse Buying, (4) and There is a significant influence between Sales Promotion, Store Atmosphere, and Positive Emotion for Impulse Buying simultaneously.
PERWUJUDAN GOOD GOVERNANCE SEBAGAI STRATEGI PENEGAKAN HUKUM DALAM UPAYA MENGURANGI TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS DAN MENINGKATKAN KETERTIBAN HUKUM MASYARAKAT M. Shohibul Jamil
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang dihimpun oleh Ditlantas Babinkum Polda Jateng memberikan gambaran bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas dan tingkat ketertiban masyarakat terhadap hukum lalu lintas sangat memprihatinkan, hal ini apabila tidak dilakukan langkah strategis guna mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan ketertiban hukum masyarakat maka akan menimbulkan kerugian yang sangat besar, bukan saja korban jiwa dan harta namun juga akan menimbulkan kerugian dibidang ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan-kebijakan yang sudah dilakukan Polri guna mewujudkan good governance, untuk mengetahui kinerja Polri dalam upaya mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan ketertiban hukum masyarakat serta untuk mengetahui konsep strategisnya. Penelitian ini bersifat analitis deskriptif jika dilihat dari tujuannya termasuk penelitian hukum yuridis empiris. Lokasi penelitian ini dilakukan di Satlantas Polda Jateng, dan masyarakat pengguna jalan . Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan penelitian kepustakaan baik buku-buku, peraturan perundang-undangan, hasil penelitian terdahulu. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil bahwa kecelakaan lalu lintas di Indonesia dapat digambarkan dalam data kurun waktu 2 tahun terakhir menunjukkan bahwa kecelakaan lalulintas yang terjadi di Indonesia telah merenggut korban jiwa rata-rata 10.000 per tahun. Penyebab kecelakaan yang terjadi didominasi oleh faktor manusia, kendaraan, faktor jalan, dan factor lingkungan. Maka untuk tujuan menciptakan masyarakat tertib hukum guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas dibutuhkan suatu strategi yaitu dengan melaksanakan prinsip-prinsip good governance yakni: partisipasi, transparansi, akuntabilitas, efektif dan efisien, penegakan hukum, responsif, konsensus,setara dan inklusif, yang kemudian strategi-strategi ini telah diejawentahkan ke dalam program-program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Program-program tersebut mengandung strategi tentang pendidikan masyarakat, tentang lalu lintas jalan dan peraturan lalu lintas, pemahaman terhadap visi dan misi penegak hukum di bidang lalu lintas, peningkatan kualitas aparat hukum di bidang lalu lintas, peningkatan sarana dan prasarana, mendayagunakan teknologi, manajemen dan rekayasa lalu lintas.
PENGARUH KUALITAS DAN HARGA PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PRODUK UMKM SIMBOK BAWANG GORENG Yani Susetyo; Siti Nurkhasanah; M. Shohibul Jamil
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada produk UMKM Simbok Bawang Goreng (Studi Kasus Pada Pasar Laut Indonesia Rest Area Km 260B Banjaratma) adapun faktor yangmempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu kualitas produk dan harga produk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Peneliti melakukan pengambilan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dan pengujian hipotesis. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling. Dengan metode pengumpulan datanya melalui observasi, tinjauan kepustakaan, dan juga angket (kuesioner). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada produk UMKMSimbok Bawang Goreng di Pasar Laut Indonesia Rest Area KM 260B Banjaratma. Hal ini terbukti dengan nilai t hitung 4,489 > t tabel 2,012 dan nilai sig. 0,000 < 0,05. Harga (X2) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada produk UMKM Simbok Bawang Goreng di Pasar Laut Indonesia Rest Area KM 260B Banjaratma. Hal ini terbukti dengan nilai t hitung 1,521 < t tabel 2,012 dan nilai sign. 0,135 > 0,05. Kemudian kualitas produk (X1) dan harga (X2) menunjukkan hasil yang simultan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini terbukti dengan nilai f hitung 11,505 > f tabel 3,191.
PENGARUH PENERAPAN AUTO GATE SYSTEM, KINERJA BONGKAR MUAT DAN LAPANGAN PENUMPUKAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENGIRIMAN BARANG DI TERMINALPETI KEMAS TANJUNG EMAS SEMARANG M. Shohibul Jamil; Dirgo Wahyono; Rifo Desga Kusuma
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki struktur pulau-pulau yang tersebar secara luas. Tingginya tingkat ekspor maupun impor yang terjadi maka dibutuhkan wadah untuk menangani hal tersebut. Terminal Peti Kemas Semarang merupakan perusahaan peti kemas yang menangani pelayanan gate dan pelayanan jasa bongkar muat untuk pengiriman suatu barang. Tujuan Penelitian iniadalah untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan autogate, kinerja bongkar muat, dan lapangan penumpukan terhadap Efektivitas pengiriman barang. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menganalisis data adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, studi pustaka, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS V.26. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis berganda dihasilkan persamaan:Y = -692 + 0,480X1+ 0,542X2 + 0,018X3 Berdasarkan hasil pengisian kuesioner dan hasil persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel penerapan auto gate system (X1) mempunyai (thitung 10.272 > ttabel 1,991), variabel kinerja bongkar muat (X2) mempunyai (thitung 11.296 > ttabel 1,991), dan variabel lapangan penumpukan (X3) mempunyai (thitung 632 < ttabel 1,991). Sedangkan nilai adjusted R2 = 0.909. Hal ini berarti 90.9% variasi variabel terikat (Y) yaitu efektivitas pengiriman barang dapat dijelaskan atau disebabkan oleh variabel bebas yaitu , penerapan auto gate system (X1), kinerja bongkar muat (X2,), lapangan penumpukan (X3),. Sedangkan sisanya 100% - 90.9%%=9.1%, dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain di luar variabel yang diteliti. Dengan demikian hasilpenelitian menunjukkan, penerapan auto gate system, kinerja bongkar muat, lapangan penumpukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitaspengiriman barang di TPK Semarang.