Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Poster Tentang Pentingnya Pendidikan Di Media Massa: Kajian Semantik Leksikal Dan Gramatikal Debora; Rut Yemima Sitorus; Thria Damayanti Manullang; Yuni Yolanda Situmorang; Yuliana Sari
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2024): Mei: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i2.1174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna leksikal sebagai makna dasar yang terkandung dalam poster dan makna gramatikal sebagai makna yang hadir sebagai akibat adanya proses gramatikal seperti proses afiksasi, proses reduplikasi, dan proses komposisi yang terdapat dalam poster di media massa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian kualitatif berfokus pada data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, ungkapan narasi, dan gambar. Kajian penelitian berfokus pada pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan sesuatu hal secara sistematis. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu mengumpulkan beberapa poster yang termuat dalam media massa yang bertema pendidikan. Data yang ditemukan oleh peneliti sebanyak 6 poster yang akan dianalisis melalui kajian semantik leksikal dan gramatikal.
Praktik Kekuasaan: Studi Analisis Wacana Terhadap Pidato Megawati Soekarno Putri Rut Yemima Sitorus; Rindy Any Br Tarigan; Deby Yanti Nahampun; Friska Yani Natalia Hutasoit
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/86a1xr82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap praktik kekuasaan dalam pidato politik Megawati Soekarnoputri melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough. Dalam masyarakat demokratis, pidato politik tidak hanya menjadi media penyampaian gagasan, tetapi juga alat reproduksi ideologi dan legitimasi kekuasaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks pidato Megawati pada acara Trisakti Tourism Award 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga dimensi Fairclough: dimensi tekstual, praksis diskursif, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato Megawati mengandung berbagai strategi linguistik seperti penggunaan pronomina, diksi ideologis, repetisi, dan simbol historis untuk membangun citra diri sebagai pemimpin bermoral dan nasionalis. Secara praksis, pidato tersebut diproduksi dalam konteks politik pasca-Pemilu 2024, merepresentasikan suara institusional partai, dan disebarkan melalui media untuk memperluas pengaruhnya. Secara sosial, pidato ini menegaskan hegemoni ideologis yang menggabungkan nasionalisme, populisme, dan identitas perempuan dalam politik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa wacana politik merupakan arena penting dalam perebutan makna dan reproduksi kekuasaan.