Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN MANAJERIAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM RUJUKAN Harto Necsen Linelejan; Zaenal Aripin; Widjajanti Utoyo; Etty Sofia Mariati Asnar; Kosasih Kosasih; Debie K. R. Kalalo
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 2 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal masa pandemi terjadi kekacauan dalam sistem rujukan pasien Covid-19 dan pasien non Covid-19 di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia pada umumnya dan di Provinsi Sulawesi Utara pada khususnya karena Covid-19 merupakan penyakit baru yang belum diketahui cara penanganan dan pencegahannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka manajerial Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan upaya penataan kembali sistem rujukan dan memberikan pemahaman kepada tenaga kesehatan dan masyarakat terkait penanganan dan pencegahan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peran manajerial Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dalam sistem rujukan pasien Covid-19 dan non Covid-19 dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis SWOT sebagai rancangan analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara yang dilakukan kepada 6 (enam) orang responden yang terdiri dari 5 (lima) orang responden yang merupakan pejabat struktural di Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan 1 (satu) orang responden yang berasal dari luar Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini ARSADA wilayah Sulawesi Utara yang juga berperan sebagai expert judgement. Hasil penelitian menunjukkan posisi Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara berada pada kuadran I matriks SWOT yang berarti bahwa organisasi memiliki peranan yang sangat kuat dalam sistem rujukan pasien Covid-19 dan non Covid-19.
Peran Pelayanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) dan Kepuasan Pasien terhadap Kepatuhan Penggunaan Anti Retro Viral (ARV) Nina Risnawaty; Kosasih Kosasih; Etty Sofia Mariati Asnar; Chevie Wirawan; Farida Yuliaty
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 2 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan, dukungan dan pengobatan (PDP) merupakan komponen pelayanan perawatan dan pengobatan kepada ODHA secara komperhensif agar ODHA termotivasi kemudian pasien akan cenderung patuh dan taat terhadap perawatan yang telah disarankan atau disepakati. Kepatuhan ODHA dalam menjalani terapi dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan HIV AIDS. Selain itu, kepatuhan juga dapat dilihat dari kepuasaan pengobatan. Kepuasaan ODHA dapat dilihat berdasarkan persepsi ODHA terhadap kualitas pelayanan.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh PDP dan kepuasan pasien ODHA terhadap kepatuhan penggunaan ARV di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien ODHA yang datang ke RSUD Bayu Asih Purwakarta sebanyak 531 orang. Jumlah responden pada penelitian ini sejumlah 84 responden, ditentukan dengan simple random sampling. Variabel bebas adalah pelayanan perawatan dukungan pengobatan dan kepuasaan pasien. Variabel terikat adalah kepatuhan penggunaan ARV. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah Uji F dan Uji t. Berdasarkan analisis Uji t didapatkan hasil H1 ditolak (P value 0,208 > 0,05) dan H2 diterima (P value 0,007 < 0,05). H1 membuktikan bahwa PDP tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap kepatuhan penggunaan ARV dan kepuasan pasien memiliki pengaruh secara parsial terhadap kepatuhan penggunaan ARV. Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai signifikansi P value 0,000 artinya ada pengaruh secara simultan dari variabel PDP dan kepuasan pasien terhadap kepatuhan penggunaan ARV. Kepatuhan responden dalam meminum obat ARV dalam proses pengobatan tidak dipengaruhi oleh PDP namun tergantung pada responden itu sendiri. Kepatuhan juga dapat dipengaruhi oleh faktor kepuasaan terhadap kualitas pelayanan (service quality). Semakin puas pasien dengan terapi yang dilakukan, semakin patuh pasien untuk minum obat.
THE INFLUENCE OF BRAND IMAGE, TRUST, AND SERVICE QUALITY ON REVISIT INTENTION MEDIATED BY PATIENT SATISFACTION (CASE STUDY AT THE BHAYANGKARA HOSPITAL OF THE YOGYAKARTA SPECIAL REGION REGIONAL POLICE) Ahmad Syakur Banafif; Kosasih; Rulia; Etty Sofia Mariati Asnar; Farida Yuliaty; Vip Paramarta
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 3 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20968569

Abstract

This study aims to analyze the influence of Brand Image, trust, and service quality on patients’ revisit intention with patient satisfaction as a mediating variable at Bhayangkara Hospital, POLDA of the Special Region of Yogyakarta. The increasing competition among hospitals demands a comprehensive evaluation of the factors that shape patient loyalty. This research uses a quantitative approach with a survey method involving 250 patient respondents selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using Partial Least Square (PLS) with SmartPLS 4 software. The findings show that Brand Image, trust, and service quality have a positive and significant effect on patient satisfaction and revisit intention. Patient satisfaction is also proven to mediate the relationship between the three independent variables and revisit intention, as indicated by p-values below 0.05. These results confirm that a positive hospital image, trust in the competence of medical staff, and superior service quality create a satisfying patient experience, thus encouraging revisit behavior. Theoretically, this study strengthens the conceptual model that satisfaction is a key element bridging patients’ perceptions and loyalty in the healthcare sector. Practically, the findings provide implications for hospital management to enhance the synergy between image management, trust-building, and service quality improvement to create sustainable patient satisfaction and retention.