p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Amin Kiswantoro
Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Magis KopiKlotok: Analisis Persepsi Wisatawan terhadap Elemen Kuliner, Atmosfer Lokasi, dan Kekuatan Digital Word-of-Mouth Khaerul Mukminin; Nining Yulianti; Amin Kiswantoro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18746

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana wisatawan domestik membangun persepsi mereka tentang Pengalaman Wisata Berkesan (Memorable Tourism Experience/MTE) di Warung Kopi Klotok, Yogyakarta. Di tengah tren pergeseran menuju ekonomi berbasis pengalaman, Kopi Klotok telah muncul sebagai daya tarik wisata fenomenologis unik yang tidak hanya menjual makanan tradisional, tetapi juga memproyeksikan "fenomena magis" yang berakar kuat dalam otentisitas pedesaan Jawa. Dengan menggunakan Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann (Eksternalisasi, Objektifikasi, dan Internalisasi), studi kualitatif ini mengeksplorasi bagaimana wisatawan menginternalisasi elemen sensorik dari lingkungan fisik situs (servicescape/foodscape) dan bagaimana Word-of-Mouth digital (e-WOM) memperkuat ekspektasi awal mereka. Temuan menunjukkan bahwa keterikatan yang kuat terhadap tempat (place attachment) dan identitas tempat yang khas diciptakan bersama melalui pengalaman multisensori, termasuk estetika arsitektur warisan Jawa, aroma masakan tradisional yang dimasak dengan kayu bakar, dan interaksi makan bersama, yang secara kolektif mengatasi ketidakpuasan operasional negatif seperti antrean panjang dan kepadatan pengunjung yang berlebihan.
Analisis Pemangku Kepentingan Dalam Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat : Studi Kasus Goa Lawah Lombok Barat Nusi Usmanda; Dwiyono Rudi Susanto; Amin Kiswantoro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.20063

Abstract

Pengembangan ekowisata berbasis masyarakat melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan peran, kepentingan, dan tingkat pengaruh yang berbeda, sehingga pemetaan yang akurat menjadi prasyarat penting untuk menghindari konflik dan memastikan distribusi manfaat yang adil. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran, kepentingan, dan potensi konflik antarpemangku kepentingan dalam pengelolaan ekowisata Goa Lawah di Desa Wisata Lembah Sempaga, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik stakeholder analysis (identifikasi aktor, matriks pengaruh-kepentingan) yang didukung observasi lapangan, wawancara dengan pengelola dan masyarakat, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi sembilan kategori aktor utama, meliputi pemerintah kabupaten, pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), masyarakat lokal termasuk Kelompok Wanita Tani, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, akademisi, pelaku usaha pariwisata, wisatawan, serta media sosial dan komunitas digital. Ditemukan pula lima pola potensi konflik yang bersumber dari kesenjangan distribusi manfaat, tumpang tindih kepentingan konservasi dan pemanfaatan wisata, ancaman pengambilalihan pengelolaan oleh investor eksternal, perbedaan norma budaya antara wisatawan dan warga, serta konflik internal kelembagaan Pokdarwis. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan forum koordinasi multipihak dan penyusunan Peraturan Desa tentang pengelolaan ekowisata sebagai instrumen mitigasi konflik dan penguatan tata kelola kolaboratif berbasis masyarakat.