Noer, Nia Zulfa Septia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Manajemen Strategik dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMK YP79 Majalaya Kabupaten Bandung Silviani, Alien; Marisan, Susan; Yoseptry, Ricky; Noer, Nia Zulfa Septia; Ratnawulan, Teti
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v12i1.1173

Abstract

This research is motivated by educational problems faced by the Indonesian nation, namely the low quality of educational education at every level and educational unit. An education unit can be said to be of quality if it can deliver students in developing abilities and shaping the character and civilization of a dignified nation in order to educate the nation's life in accordance with the objectives of national education as stated in Law No. 20 of 2003 concerning the national education system (Sisdiknas) article 3. Strategic management is an important thing to do to improve the quality of education by analyzing internal and external factors through SWOT analysis. The purpose of this study is to obtain an overview of the Implementation of Strategic Management in Improving the Quality of Education. This research uses a qualitative approach with Descriptive Analytical method at SMK YP79 Majalaya, Bandung Regency. Strategic Implementation at SMK YP79 Majalaya implements Edward Deming's management function, namely the PDCA cycle (Plan, Do, Check. Act). The results of the study are: 1) SMK YP79 Majalaya applies strategic management according to the National Education Standard (SNP) in accordance with the characteristics of effective and quality-oriented schools, 2) In designing strategic education at SMK YP79 Majalaya is carried out by identifying the internal and external environment of the school using the SWOT analysis method, 3) SMK YP79 Majalaya involves all stakeholders both the role of the principal, teachers, and committees.
MANAJEMEN KELOMPOK BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Noer, Nia Zulfa Septia; Komara, Endang
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 02 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i02.8930

Abstract

Kepala sekolah memiliki peran sentral dalam meningkatkan kinerja guru, kualitas Latar Belakang Manajemen Kepala sekolah memegang peranan penting dalam peningkatan kinerja guru, mutu pembelajaran, dan supervisi akademik. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan seperti motivasi, kedisiplinan, dan pemanfaatan teknologi yang masih rendah masih sering ditemui. Kepala sekolah yang visioner dan komunikatif dapat mendorong peningkatan kinerja guru dan prestasi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Muhammadiyah 1 Majalaya dan SMP Pasundan Majalaya Kabupaten Bandung. Penelitian ini mengkaji tentang perencanaan (Plan), pelaksanaan (Do), pemeriksaan (Check), tindak lanjut (Act), serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan mencari solusi yang tepat. Metode yang digunakan adalah deskriptif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis studi kasus di kedua sekolah tersebut. Simplan umum Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah di kedua sekolah tersebut efektif dalam meningkatkan kinerja guru meskipun terdapat kendala yang dihadapi. Sementara itu, simpulan khusus penelitian ini meliputi Perencanaan (Plan) yang dilakukan secara kolaboratif dengan memperhatikan kebijakan nasional dan visi misi sekolah. Pelaksanaan (Do) meliputi sosialisasi, pelatihan, supervisi, dan pendampingan terstruktur. Pengecekan dilakukan melalui observasi, evaluasi, wawancara, dan umpan balik siswa. Tindak lanjut (Act) meliputi penyusunan IIP (Identifikasi Isu dan Permasalahan), pelatihan rutin, dan pengembangan karier guru. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, resistensi guru terhadap perubahan, dan perbedaan motivasi antarguru. Solusi yang diterapkan antara lain penguatan tim manajemen, pelatihan yang fleksibel, kerja sama eksternal, penghargaan bagi guru berprestasi, dan optimalisasi sarana untuk mendukung efektivitas program.