Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal RAUT

Evaluation of the Level of Green building Criteria Implementation in the BSI Aceh Landmark Building Using the Greenship Method Alfajri, Muhammad Safrul; Fuady, Mirza; Irzaidi, Irzaidi
Jurnal RAUT VOLUME14, No 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/raut.v14i1.46001

Abstract

This study evaluates the implementation level of green building criteria in the BSI Aceh Landmark Building using the Greenship rating system for new buildings version 1.2, developed by the Green building Council Indonesia (GBCI). Amidst increasing concerns over climate change and environmental degradation, green buildings have emerged as a critical solution to reduce energy consumption and carbon emissions, especially in Indonesias construction sector. The research employs a qualitative descriptive approach, collecting data through field observations, document analysis, and interviews with building management and technical staff. The evaluation process involves a comprehensive checklist based on Greenship indicators, encompassing six categories and 46 criteria, with scoring to determine the buildings green rating from Bronze to Platinum. Findings reveal that the BSI Aceh Landmark Building meets all seven eligibility requirements, including land use, environmental management, disaster resilience, and accessibility for people with disabilities. The building demonstrates strong performance in site development, energy efficiency, and environmental management, though some challenges remain in documentation and the adoption of advanced technologies. This study provides practical recommendations for optimizing green building implementation in Aceh and contributes to the broader understanding of sustainable architecture in non-metropolitan areas, supporting the development of locally relevant green standards.
Penerapan Tema Healing Environment Pada Perancangan Rumah Sakit Onkologi di Banda Aceh Satari, Intania Nandipinta; Irzaidi, Irzaidi; Nizarli, Nizarli
Jurnal RAUT VOLUME13, No 1(2024): EDISI JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/raut.v13i1.39162

Abstract

Penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia dengan jumlah kematian 9,6 juta jiwa per tahun. Angka penyakit kanker di Indonesia mencapai 396,914 jiwa per 100.000 penduduk, dengan angka kematian mencapai 234,511 jiwa pada tahun 2021. Penderita penyakit kanker di Aceh saat ini terdapat 2.700 jiwa yang membutuhkan penanganan penyembuhan segera. Jumlah penderita kanker terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia, sehingga kebutuhan fasilitas rumah sakit kanker yang saat ini masih kurang di Indonesia. Kebijakan dari Kementrian Indonesia yang mengupayakan agar seluruh penduduk Indonesia mendapatkan akses layanan kanker secara merata di seluruh Indonesia. Rumah sakit Indonesia memiliki standar medis yang memadai, tetapi penyembuhan lingkungan masih kurang diperhatikan. Khususnya untuk penyakit kanker, yang merupakan penyakit yang pengobatan dan penyembuhannya memerlukan waktu yang cukup lama dan biasanya berdampak pada kondisi psikologis pasien. Proses penyembuhan yang tidak efektif dapat disebabkan oleh lingkungan penyembuhan yang tidak baik, yang menimbulkan stres pada pasien kanker, untuk itu tema yang diterapkan pada perancangan Rumah Sakit Onkologi ini adalah Healing Environment , dimana pendekatan tema ini berkaitan dengan sebuah arsitektur yang memprioritaskan kesejahteraan dan kesehatan individu dalam lingkungan binaan yang fokus pada menciptakan ruang yang mendorong penyembuhan fisik, mental, dan emosional, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.